Meta Resmi Beli Manus: Startup AI dengan Agen Otomatisasi

Rahmat Jiwandono
Jumat 02 Januari 2026, 17:46 WIB
Manus. (Sumber: manus)

Manus. (Sumber: manus)

Techverse.asia - Meta telah mengakuisisi usaha rintisan alias startup di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama Manus dengan kesepakatan senilai lebih dari US$2 miliar atau setara dengan Rp33,44 triliun.

Manus adalah startup AI yang berbasis di Singapura yang menjadi perbincangan di Silicon Valley sejak debutnya pada 2025 lalu dengan video demo yang menunjukkan agen kecerdasan buatan melakukan hal-hal seperti menyaring kandidat pekerjaan, merencanakan liburan, hingga menganalisis portofolio saham.

Baca Juga: LG Hadirkan 3 Monitor Gaming UltraGear Evo, Siap Mejeng di CES 2026

Sebelum diakuisisi oleh Meta, Manus sendiri telah memberhentikan sebagian besar karyawannya di Beijing, China, sebelum mereka memindahkan kantor pusatnya ke Singapura dalam upaya untuk berekspansi secara global.

"Bergabung dengan Meta memungkinkan kami untuk membangun fondasi yang lebih kuat dan berkelanjutan tanpa mengubah cara kerja Manus atau cara pengambilan keputusan," kata Chief Executive Officer (CEO) Manus Xiao Hong dalam siaran pers perusahaan kami sadur, Jumat (2/1/2026).

Manus mengklaim bahwa kinerjanya lebih baik daripada Deep Research milik OpenAI. Selain itu, dilaporkan bahwa ini adalah salah satu akuisisi terbesar yang melibatkan startup yang dibina di ekosistem AI asal Negeri Tirai Bambu.

Manus sendiri hadir pada Maret 2025, tak lama setelah startup AI China lainnya, DeepSeek, muncul. Perusahaan (yang saat itu bernama Butterfly Effect) awalnya mendeskripsikannya sebagai "agen kecerdasan buatan umum pertama" yang mampu melakukan tugas-tugas kompleks secara otonom, bukan hanya menghasilkan ide.

Baca Juga: Mengenal DeepSeek: Perusahaan AI yang Viral karena Mampu Saingi OpenAI

Manus dirancang untuk mengotomatiskan tugas-tugas tertentu, seperti riset pasar, pengkodean, analisis data penjualan, dan kloning serta pembuatan situs web. Mereka mengklaim bahwa Manus "sudah melayani kebutuhan sehari-hari jutaan pengguna dan bisnis" dan memiliki pendapatan rata-rata tahunan lebih dari US$100 juta hanya delapan bulan setelah peluncuran.

Pada April 2025, hanya beberapa minggu setelah peluncuran, perusahaan modal ventura Benchmark memimpin putaran pendanaan US$75 juta yang memberikan valuasi pasca-investasi kepada Manus sebesar US$500 juta dan membuat mitra umum Benchmark, Chetan Puttagunta, bergabung dengan dewan direksi perusahaan rintisan tersebut.

Menurut media Tiongkok, beberapa investor besar lainnya telah berinvestasi di Manus pada saat itu, termasuk Tencent, ZhenFund, dan HSG (sebelumnya dikenal sebagai Sequoia China) melalui putaran pendanaan senilai US$10 juta.

Baca Juga: OpenAI Mengakuisisi Rockset, Perpindahan Karyawan Dilakukan Secara Bertahap

Manus juga telah mengumumkan pada pertengahan Desember 2025 bahwa mereka telah berhasil mendapatkan jutaan pengguna dan menghasilkan pendapatan berulang tahunan lebih dari US$100 juta dari pelanggan bulanan dan tahunan untuk layanan keanggotaannya.

Sekitar waktu itulah Meta mulai bernegosiasi dengan Manus, menurut laporan The Wall Street Journal (WSJ), yang menyebutkan bahwa raksasa teknologi itu membayar sekitar Rp33 triliun lebih - valuasi yang dilaporkan dicari Manus untuk putaran pendanaan berikutnya.

Sementara itu, bagi CEO Meta Mark Zuckerberg, yang telah mempertaruhkan masa depan Meta pada teknologi kecerdasan buatan, Manus mewakili sesuatu yang baru yaitu produk AI yang benar-benar menghasilkan uang.

Hal ini sangat relevan mengingat para investor semakin khawatir tentang pengeluaran infrastruktur Meta sebesar US$60 miliar, dan pengeluaran industri teknologi yang lebih luas yang didukung utang untuk pembangunan pusat data.

Meta menyatakan bahwa akan tetap menjalankan Manus secara independen dan mengintegrasikan agen AI startup tersebut ke dalam Facebook, Instagram, dan WhatsApp, di mana chatbot Meta sendiri, Meta AI, yang sudah tersedia untuk pengguna.

Baca Juga: WhatsApp akan Segera Meluncurkan Integrasi Obrolan Pihak Ketiga di Eropa

Akusisi ini tidak sampai satu bulan usai Meta membeli startup Limitless, pembuat 'Pendant' (liontin) bertenaga kecerdasan buatan, untuk mengerjakan pengembangan perangkat keras (hardware) konsumen bagi perusahaan tersebut.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Travel11 Juli 2026, 10:25 WIB

Traveloka x Marriott International Kasih Pilihan Menginap di Hotel-hotel Mewah

Wisatawan dapat memilih hotel-hotel fancy yang dikelola Marriott Group di kawasan Asia Tenggara.
Traveloka.
Techno10 Juli 2026, 21:30 WIB

Sony Luncurkan 3 Tipe TV Bravia Baru di Indonesia, Ini Keunggulannya

Sony menghadirkan TV Bravia True RGB pertamanya dengan teknologi RGB LED yang dikendalikan secara independen.
Sony Bravia 9 II. (Sumber: Sony)
Techno10 Juli 2026, 20:45 WIB

Canva Sambut Hari Keterampilan Pemuda Sedunia dengan Berbagai Inisiatif Berbasis Komunitas untuk Memberdayakan Generasi Muda Indonesia

Memberdayakan Generasi Muda Indonesia untuk Mengubah Ide Menjadi Peluang.
Roadshow program Canva Nyatain. (Sumber: Canva)
Techno10 Juli 2026, 14:19 WIB

Dorongan Instagram untuk Orisinalitas Bukti Tim Multi-Akun Butuh Alur Kerja Lebih Baik

GeeLark adalah platform telepon berbasis cloud yang dirancang untuk operasi seluler asli.
Platform Geelark. (Sumber: dok. geelark)
Techno10 Juli 2026, 13:57 WIB

Samsung Bespoke AI Washer Dryer Dibekali Teknologi AI Ecobubble

Samsung Luncurkan Mesin Cuci Pengering AI Baru yang Dirancang Khusus untuk Mengurangi Penggunaan Energi Sekaligus Memberikan Perawatan Kain yang Lebih Cerdas.
Samsung Bespoke AI Washer Dryer. (Sumber: null)
Automotive10 Juli 2026, 13:14 WIB

Honda Rebel 1100 Kini Hadir dalam Warna Matte Beta Silver Metallic

AHM memberikan penyegaran pada big bike New Rebel 1100 melalui pilihan warna terbaru.
New Honda Rebel 1100 Matte Beta Silver Metallic. (Sumber: null)
Automotive10 Juli 2026, 13:11 WIB

United E-Motor C2000 Hadir dalam Warna Merah Putih

Motor ini dapat menempuh jarak hingga 185 kilometer.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming menaiki United E-Motor C2000. (Sumber: ist)
Lifestyle09 Juli 2026, 22:02 WIB

Trailer Baru Dune: Part Three, Villeneuve Janjikan Banyak Aksi Menegangkan

Film ini baru akan tayang secara global akhir tahun 2026.
Trailer Dune: Part Three. (Sumber: Warner Bros)
Lifestyle09 Juli 2026, 21:39 WIB

Limp Bizkit Gelar Konser di Malaysia pada 9 Desember 2026, Berapa Harga Tiketnya?

Malaysia jadi satu-satunya negara di Asia yang mereka sambangi dalam rangkaian tur globalnya.
Limp Bizkit.
Lifestyle09 Juli 2026, 21:10 WIB

Rekomendasi Anime Olahraga yang Cocok Ditonton Selama Piala Dunia 2026

Jadi sebelum menunggu kick-off dimulai, kamu bisa nonton salah satu anime ini.
Blue Lock. (Sumber: Crunchyroll)