Techverse.asia - Trailer lain untuk film Dune yang terakhir karya Denis Villeneuve telah resmi dirilis pada Kamis (9/7/2026), yang menandai tampilan terbaru dan terlengkap dari babak terakhir yang sangat dinantikan dalam trilogi fiksi ilmiahnya.
Sutradara yang dinominasikan Oscar dan bintangnya meluncurkan cuplikan baru dari film epik Warner Bros dan Legendary Pictures di hadapan para penggemar Dune dan pers di Los Angeles, Amerika Serikat.
Baca Juga: Robert Pattinson Diincar untuk Peran di Dune: Part Three, Perankan Scytale?
Acara penggemar IMAX global ini disiarkan secara simultan di kota-kota besar di seluruh dunia, antara lain Chicago, Dallas (AS), Toronto, Montreal (Kanada), London (Inggris), Berlin (Jerman), Mexico City (Meksiko), dan Abu Dhabi (Dubai). Trailer dan cuplikan yang lebih panjang dari film tersebut akan ditayangkan sebelum pemutaran IMAX 70 mm The Odyssey.
Paul Atreides yang diperankan oleh Timothée Chalamet kembali, setelah naik ke posisi kaisar yang sama sekali tidak dipilih, dan menghadapi pemberontakan di antara keluarga-keluarga besar, sambil menghadapi kenyataan bahwa ia telah melihat visi tentang apa yang akan terjadi jika ia melanjutkan perang sucinya.
Sementara itu, ia harus menghadapi pernikahan politiknya dengan Putri Irulan (Florence Pugh) di samping ketegangan dengan Chani (Zendaya). Film ini juga menampilkan kembalinya Rebecca Ferguson sebagai Lady Jessica, Jason Momoa sebagai Duncan Idaho, dengan pendatang baru Robert Pattinson dan Anya Taylor-Joy (setelah penampilan singkatnya di Bagian Kedua) juga ikut bergabung.
Baca Juga: Limp Bizkit Gelar Konser di Malaysia pada 9 Desember 2026, Berapa Harga Tiketnya?
Sekilas juga terlihat Alia Atreides yang diperankan Anya Taylor-Joy, berlumuran darah dan berteriak, serta anak kembar Paul dan Chani, yang digendong oleh orang tua mereka. Klip tersebut berakhir dengan Chani memanggil cacing pasir.
Villeneuve sebelumnya menggambarkan film ini sebagai pergeseran tone dari film-film sebelumnya, mencatat bahwa sementara film pertama lebih kontemplatif dan film kedua berfungsi sebagai film perang, film ketiga lebih penuh aksi dan menegangkan.
Ia juga menyebut “Dune: Part Three” sebagai film yang paling personal dari trilogi tersebut, menekankan inti emosional hubungan Paul dan Chani saat berkembang di bawah tekanan politik dan pribadi yang semakin meningkat.
Dan Paul Atreides tentu tampak lebih terguncang, kurang lantang daripada di film-film sebelumnya, setelah melepaskan gelombang pertumpahan darah antar galaksi. “Maafkan aku atas semua yang telah ku lakukan,” kata Paul di akhir cuplikan trailer baru tersebut.
Baca Juga: Dune: Part Two Raup Pendapatan Rp7 Triliun Lebih Secara Global
Sebelumnya pada Maret kemarin, perusahaan juga telah merilis trailer film Dune: Part Three. Saat trailer dimulai, kita melihat Paul Atreides (Timothée Chalamet) bersama kekasihnya dari suku Fremen, Chani (Zendaya), yang menolaknya di akhir film Dune: Part Two sebelum menghilang ke padang pasir.
Setelah hanya melihat sekilas dirinya di film sebelumnya, kita akhirnya juga mendapatkan pandangan pertama pada saudara perempuan Paul, yaitu Alia (Anya Taylor-Joy), perempuan menyeramkan yang oleh Bene Gesserit disebut sebagai 'kekejian'.
Kita juga melihat kembalinya pendekar pedang House Atreides, Duncan Idaho (Jason Momoa), yang tewas di film pertama, dan kita melihat malapetaka Paul dalam wujud karakter baru Scytale (Robert Pattinson), seorang pembunuh yang mampu berubah bentuk dan menjadi ujung tombak plot kompleks untuk menghancurkan House Atreides untuk selamanya.
Baca Juga: Trailer The Odyssey Mengungkap Cuplikan Baru tentang Cyclops dan Robert Pattinson
Mengenai perilisan trailer itu, Chalamet menyatakan bahwa film ini tidak akan ada tanpa maestro sinema, Denis Villeneuve. “Denis selalu berkata, ‘hidup sinema.’ Dan dengan film ketiga ini, saya pikir dia telah melakukan hal itu: sebuah tindakan sinema sejati. Saya tidak sendirian dalam mengucapkan terima kasih kepada Denis atas dedikasinya dalam menghidupkan film-film Dune dan sekarang trilogi Dune,” katanya.














