Pembaruan Youtube Shorts Kini Membuatnya Lebih Mirip dengan TikTok

Rahmat Jiwandono
Senin 06 Juli 2026, 14:56 WIB
Youtube Shorts.

Youtube Shorts.

Techverse.asia - Youtube telah resmi meluncurkan serangkaian perubahan pada Shorts, termasuk metode baru yang memungkinkan pengguna untuk mempersingkat durasi video pendek, penghapusan dislike, mode layar bersih, dan pemutaran dengan kecepatan ganda.

Youtube sendiri telah mulai menyembunyikan jumlah dislike beberapa tahun yang lalu, tetapi sekarang telah menghapus tombol tersebut sepenuhnya di Shorts.

"Sebagai gantinya, kami akan mengandalkan kontrol yang lebih tepat, 'Tidak Tertarik' dan 'Jangan rekomendasikan saluran ini,' untuk menyesuaikan feed (umpan) kamu dengan lebih akurat dan menyajikan konten yang akan kamu sukai," kata tim tersebut dalam sebuah postingan blog dilihat Techverse.asia.

Baca Juga: Amazfit Helio Strap Pro: Membawa Kecerdasan Pergerakan yang Dipakai di Tubuh ke Hyrox

Demikian pula, alih-alih mengklik tombol jempol jika mereka menyukai video, pengguna sekarang akan memiliki akses ke emoji hati.

Youtube juga memperkenalkan mode Clear Screen baru, yang dirancang untuk sementara menyembunyikan semua ikon dan teks dari tampilan pemutaran pengguna, memberi pengguna tampilan konten yang bersih tanpa gangguan yang mengambang.

Youtube mengatakan bahwa antarmuka terkadang terasa seperti 'noda di kaca depan' sehingga kamu sekarang memiliki opsi untuk mematikannya sepenuhnya di menu pengaturan tiga titik.

Dengan demikian, Shorts menjadi lebih mirip TikTok, yang telah memiliki fitur serupa bernama clear mode selama bertahun-tahun - fitur yang juga menghapus teks, ikon, dan nama pengguna dari layar mereka.

Baca Juga: Harga Langganan Youtube Premium dan Music Jadi Lebih Mahal, Berapa?

Platform milik Google ini turut mengumumkan bahwa Shorts kini hadir dengan pengaturan yang memungkinkan pengguna untuk menggandakan kecepatan pemutaran. Kamu dapat mempercepat video dengan menekan dan menahan tepi layar dan mengangkat jarimu saat ingin kembali ke kecepatan normal.

Kamu pun dapat mengunci kecepatan pada dua kali lipat dengan menekan pemutar dan menggeser ke bawah. Perubahan lainnya memungkinkan kamu untuk membisukan suara dengan mengetuk video dan memilih tombol “bisukan”.

Tujuan membuat pengalaman yang sudah singkat menjadi lebih singkat adalah untuk memungkinkan pengguna menyerap informasi lebih cepat atau menemukan bagian favorit mereka lebih cepat. Youtube menyebutnya sebagai 'fitur yang paling banyak diminta' untuk Shorts.

Baca Juga: Perangi Spam, Youtube Bakal Matikan Link di Shorts

Semua perubahan ini telah dilakukan untuk menciptakan pengalaman Shorts yang lebih intuitif lagi. Pengaturan baru ini sekarang diluncurkan di sebagian besar wilayah, tetapi mungkin akan diluncurkan secara bertahap ke beberapa negara lainnya.

Untuk diketahui, fitur Youtube Shorts baru diluncurkan enam tahun yang lalu tetapi sejak itu telah menjadi raksasa dengan 200 miliar penayangan harian pada tahun lalu, hampir sama dengan pesaingnya yakni Instagram Reels.

Sementara itu, sebuah laporan awal tahun ini menunjukkan bahwa Shorts semakin banyak ditonton di layar TV pemirsa dan sebanyak dua miliar jam konten tersebut dikonsumsi setiap bulannya.

Adapun pembaruan terakhir yang dihadirkan oleh Google ke Shorts tepat satu tahun yang lalu, yang mana memberi kreator Shorts akses ke fitur-fitur AI generatif baru, termasuk alat AI gambar-ke-video dan efek AI baru.

Baca Juga: Enggak Mau Kalah dengan TikTok, Youtube Shorts Mendapatkan Alat Kreasi Baru

Fitur gambar-ke-video memungkinkan pengguna mengubah gambar dari rol kamera mereka menjadi video berdurasi enam detik. Pengguna akan melihat pilihan saran yang relevan dengan foto yang mereka unggah.

Youtube mengatakan bahwa fitur ini dapat digunakan untuk menambahkan gerakan pada foto lanskap, menganimasikan foto sehari-hari, atau menghidupkan foto grup. Alat ini didukung oleh Veo 2. Google Veo 2 juga mendukung alat efek generatif baru untuk video berdurasi pendek.

Mereka juga menggunakan tanda air SynthID dan label transparan untuk menunjukkan bahwa kreasi ini dihasilkan dengan AI pada konten yang dihasilkan di Shorts.

Baca Juga: TikTok Pro Events: Aplikasi Mandiri Khusus untuk Piala Dunia 2026

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Tips21 Agustus 2026, 14:01 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

Telinga manusia jika tidak dijaga kebersihannya maka berpotensi terjadi gangguan pendengaran.
Ilustrasi bersihkan telinga pakai cotton bud. (Sumber: infosehatasia)
Techno21 Agustus 2026, 13:57 WIB

ChatGPT for Teens: Cegah Kecurangan dan Lindungi Mental Remaja

OpenAI akan berupaya memasukkan semua pengguna muda ke dalam pengalaman baru tersebut secara otomatis.
ChatGPT untuk pemakaian anak muda. (Sumber: OpenAI)
Startup21 Agustus 2026, 12:55 WIB

Hatch 2026 Cari 15 Startup Fase Awal untuk Perkuat Fondasi Bisnis

Program ini beri pendampingan intensif 12 minggu agar startup fokus pada pertumbuhan sehat, unit economics, dan bisnis berkelanjutan.
Hatch 2026. (Sumber: Komdigi)
Techno21 Agustus 2026, 12:53 WIB

Framework Laptop 12 Kini Ditenagai Prosesor Intel Core Series 3

Laptop termurah Framework baru saja mendapatkan peningkatan spesifikasi yang signifikan
Framework Laptop 12. (Sumber: null)
Lifestyle21 Agustus 2026, 12:50 WIB

Pengangguran Sarjana Terus Bertambah, Begini Penjelasan Pengamat

Menjawab tantangan pengangguran terdidik, pemerintah didorong memperkuat pusat pelatihan vokasi modern dibanding mendirikan kampus baru.
Ilustrasi orang berpendidikan tinggi yang jadi pengangguran. (Sumber: freepik)
Techno21 Agustus 2026, 09:40 WIB

UGM x Indosat x Nvidia Hadirkan AI Technology Center

Perkembangan AI saat ini mampu menyelesaikan persoalan dengan aturan yang kaku menuju persoalan yang semakin terbuka dan kompleks.
Peluncuran AI Technology Center di kampus UGM. (Sumber: UGM)
Automotive21 Agustus 2026, 09:35 WIB

BMW Passato Memulai Perjalanan Bersejarah Menuju SEMA Show 2026

Pengiriman armada ini membawa energi penuh dari peringatan kemerdekaan Indonesia.
BMW Passato. (Sumber: istimewa)
Techno21 Agustus 2026, 09:33 WIB

Apple Mengumumkan Perubahan untuk Aplikasi di Uni Eropa

Ini adalah perubahan terbaru yang didasarkan pada tantangan hukum di bawah Digital Markets Act.
Uni Eropa.
Startup20 Agustus 2026, 16:18 WIB

Pendanaan Anjlok, Gimana Kualitas 3.100 Perusahaan Rintisan di Indonesia?

Menperin soroti kesenjangan mutu ekosistem di tengah melonjaknya 3.100 startup aktif di Indonesia.
Agus Gumiwang Kartasasmita. (Sumber: Unpad)
Techno20 Agustus 2026, 16:18 WIB

AI Tak Lagi Cuma Mencatat, Comu Action Pro Ubah Obrolan Jadi Kerja Nyata

Rekan kerja berbasis AI seukuran saku yang mengubah percakapan sehari-hari menjadi email tindak lanjut, draf presentasi, dan daftar tindakan yang sudah rampung.
Comu Action Pro. (Sumber: Comu)