Apple Mengumumkan Perubahan untuk Aplikasi di Uni Eropa

Rahmat Jiwandono
Jumat 21 Agustus 2026, 09:33 WIB
Uni Eropa.

Uni Eropa.

Techverse.asia - Apple telah mengumumkan perubahan pada ketentuan bisnisnya untuk aplikasi di Uni Eropa (UE), menyusul kerja sama erat dengan Komisi Eropa. Perubahan ini menyelesaikan perbedaan pendapat antara Apple dan Komisi terkait ketentuan bisnis dan distribusi alternatif.

Perubahan ini juga mengurangi kompleksitas dengan mengalihkan seluruh pengembang yang mendistribusikan aplikasi di Uni Eropa ke satu rangkaian ketentuan bisnis yang seragam. Pengembang dapat menyetujui ketentuan baru ini mulai hari ini, dan perubahan tersebut akan berlaku efektif pada 1 Oktober 2026.

Berdasarkan model baru ini, Apple akan mengenakan komisi atas penjualan barang dan layanan digital. Core Technology Fee (biaya teknologi inti) - yaitu biaya per instalasi bagi pengembang yang mencapai skala sangat besar - akan digantikan oleh Core Technology Commission (Komisi Teknologi Inti), yakni komisi sederhana sebesar lima persen atas transaksi digital dalam aplikasi yang didistribusikan di luar App Store.

Ketentuan baru ini juga menghapuskan biaya akuisisi awal dan biaya layanan toko. Selain itu, Apple menyesuaikan besaran komisi untuk App Store, pembayaran aplikasi alternatif, dan aplikasi yang didistribusikan secara alternatif.

Baca Juga: AI Tak Lagi Cuma Mencatat, Comu Action Pro Ubah Obrolan Jadi Kerja Nyata

Setiap komisi ini mencerminkan berbagai cara Apple menciptakan nilai bagi aplikasi pengembang, baik saat mereka menggunakan App Store maupun Apple In-App Purchase. Berdasarkan ketentuan baru tersebut:

Untuk aplikasi App Store yang menggunakan Apple In-App Purchase, komisinya adalah 26 persen. Bagi sebagian besar pengembang - termasuk mereka yang tergabung dalam App Store Small Business Program, Mini Apps Partner Program, atau Video Partner Program, serta untuk langganan yang diperbarui secara otomatis setelah tahun pertama - komisinya adalah 15 persen.

Untuk aplikasi App Store yang menggunakan pemrosesan pembayaran alternatif, komisinya adalah 20 persen. Pengembang dalam program-program yang disebutkan di atas akan dikenakan tarif lebih rendah, yaitu 10 persen.

Untuk aplikasi App Store yang mengarahkan pengguna ke luar aplikasi guna menyelesaikan pembelian, komisinya adalah 15 persen. Pengembang dalam program-program yang disebutkan di atas akan dikenakan tarif lebih rendah, yaitu 10 persen.

Baca Juga: Meta AI Akhirnya Tersedia di Uni Eropa tetapi Kemampuannya Terbatas

Untuk aplikasi yang didistribusikan melalui pasar aplikasi alternatif atau web, Apple akan mengenakan Core Technology Commission sebesar lima persen. Apple In-App Purchase merupakan cara paling aman dan tepercaya bagi pengguna untuk membeli serta mengunduh aplikasi, sekaligus melakukan pembayaran yang lancar dan aman di dalam aplikasi tersebut.

Berdasarkan ketentuan yang diperbarui ini, pengembang kini dapat menawarkan Apple In-App Purchase bersamaan dengan opsi pembayaran alternatif - sesuatu yang sebelumnya tidak diizinkan di UE. Hal ini tunduk pada persyaratan penyajian informasi yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang konsisten dan transparan bagi pengguna.

Demi memberikan konsistensi dan kejelasan bagi pengguna, pengembang yang mendistribusikan aplikasi di Uni Eropa akan memilih opsi pembayaran mereka - Apple In-App Purchase, pemrosesan pembayaran alternatif di dalam aplikasi, tautan keluar ke situs web, atau kombinasinya - dan wajib mempertahankan opsi tersebut selama 12 bulan.

App Store dirancang sebagai tempat yang aman dan tepercaya bagi semua orang, khususnya anak-anak. Apple telah bekerja sama dengan Komisi untuk menerapkan langkah-langkah keselamatan anak terkait pembayaran alternatif, serupa dengan langkah-langkah yang telah diterapkan di pasar lain.

Baca Juga: Apple Beri Banyak Pembaruan pada Creator Studio, Cek Selengkapnya

Aplikasi dalam kategori anak-anak di App Store tidak akan menyertakan tautan ke situs web untuk menyelesaikan transaksi, guna mengurangi risiko penipuan atau scam yang menyasar anak-anak.

Bagi pengguna berusia di bawah 18 tahun, semua aplikasi dari App Store yang menggunakan pemrosesan pembayaran alternatif atau menyertakan tautan keluar ke situs web untuk transaksi wajib dilengkapi dengan fitur verifikasi orang tua; fitur ini mengharuskan pengguna di bawah umur untuk melibatkan orang tua atau wali mereka sebelum melakukan pembelian.

Bagi pengguna berusia di bawah 13 tahun, aplikasi dari App Store tidak diperbolehkan menyertakan tautan keluar ke situs web untuk transaksi, guna melindungi mereka dari risiko penipuan yang menyasar anak-anak yang lebih muda.

Di negara-negara anggota UE yang mewajibkan persetujuan orang tua untuk tindakan digital yang melibatkan anak-anak berusia di atas 13 tahun, langkah-langkah perlindungan ini akan disesuaikan dengan ketentuan tersebut.

Baca Juga: Apple Intelligence akan Diluncurkan di Uni Eropa Mulai April 2025

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Tips21 Agustus 2026, 14:01 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

Telinga manusia jika tidak dijaga kebersihannya maka berpotensi terjadi gangguan pendengaran.
Ilustrasi bersihkan telinga pakai cotton bud. (Sumber: infosehatasia)
Techno21 Agustus 2026, 13:57 WIB

ChatGPT for Teens: Cegah Kecurangan dan Lindungi Mental Remaja

OpenAI akan berupaya memasukkan semua pengguna muda ke dalam pengalaman baru tersebut secara otomatis.
ChatGPT untuk pemakaian anak muda. (Sumber: OpenAI)
Startup21 Agustus 2026, 12:55 WIB

Hatch 2026 Cari 15 Startup Fase Awal untuk Perkuat Fondasi Bisnis

Program ini beri pendampingan intensif 12 minggu agar startup fokus pada pertumbuhan sehat, unit economics, dan bisnis berkelanjutan.
Hatch 2026. (Sumber: Komdigi)
Techno21 Agustus 2026, 12:53 WIB

Framework Laptop 12 Kini Ditenagai Prosesor Intel Core Series 3

Laptop termurah Framework baru saja mendapatkan peningkatan spesifikasi yang signifikan
Framework Laptop 12. (Sumber: null)
Lifestyle21 Agustus 2026, 12:50 WIB

Pengangguran Sarjana Terus Bertambah, Begini Penjelasan Pengamat

Menjawab tantangan pengangguran terdidik, pemerintah didorong memperkuat pusat pelatihan vokasi modern dibanding mendirikan kampus baru.
Ilustrasi orang berpendidikan tinggi yang jadi pengangguran. (Sumber: freepik)
Techno21 Agustus 2026, 09:40 WIB

UGM x Indosat x Nvidia Hadirkan AI Technology Center

Perkembangan AI saat ini mampu menyelesaikan persoalan dengan aturan yang kaku menuju persoalan yang semakin terbuka dan kompleks.
Peluncuran AI Technology Center di kampus UGM. (Sumber: UGM)
Automotive21 Agustus 2026, 09:35 WIB

BMW Passato Memulai Perjalanan Bersejarah Menuju SEMA Show 2026

Pengiriman armada ini membawa energi penuh dari peringatan kemerdekaan Indonesia.
BMW Passato. (Sumber: istimewa)
Techno21 Agustus 2026, 09:33 WIB

Apple Mengumumkan Perubahan untuk Aplikasi di Uni Eropa

Ini adalah perubahan terbaru yang didasarkan pada tantangan hukum di bawah Digital Markets Act.
Uni Eropa.
Startup20 Agustus 2026, 16:18 WIB

Pendanaan Anjlok, Gimana Kualitas 3.100 Perusahaan Rintisan di Indonesia?

Menperin soroti kesenjangan mutu ekosistem di tengah melonjaknya 3.100 startup aktif di Indonesia.
Agus Gumiwang Kartasasmita. (Sumber: Unpad)
Techno20 Agustus 2026, 16:18 WIB

AI Tak Lagi Cuma Mencatat, Comu Action Pro Ubah Obrolan Jadi Kerja Nyata

Rekan kerja berbasis AI seukuran saku yang mengubah percakapan sehari-hari menjadi email tindak lanjut, draf presentasi, dan daftar tindakan yang sudah rampung.
Comu Action Pro. (Sumber: Comu)