Framework Laptop 12 Kini Ditenagai Prosesor Intel Core Series 3

Rahmat Jiwandono
Jumat 21 Agustus 2026, 12:53 WIB
Framework Laptop 12. (Sumber: null)

Framework Laptop 12. (Sumber: null)

Techverse.asia - Framework kembali menghadirkan pembaruan signifikan pada laptop modular andalannya. Kali ini giliran Framework Laptop 12, model 12 inci convertible yang sebelumnya diluncurkan pada 2025, mendapat penyegaran hardware besar-besaran.

Pembaruan ini menghadirkan prosesor Intel Core Series 3 (kode nama Wildcat Lake), dukungan Thunderbolt 4, Wi-Fi 7, opsi keyboard backlight, pembaca sidik jari, serta opsi pre-built dengan sistem operasi Linux Fedora. Framework Laptop 12 dikenal sebagai laptop 2-in-1 yang ringan, mudah diperbaiki, dan sangat modular.

Baca Juga: UGM x Indosat x Nvidia Hadirkan AI Technology Center

Desainnya tetap mempertahankan filosofi perbaikan dan upgrade yang menjadi ciri khas Framework: hampir semua komponen bisa diganti sendiri oleh pengguna. Dengan pembaruan kali ini, laptop berukuran 12,2 inci ini semakin menarik bagi mahasiswa, profesional yang butuh portabilitas, hingga penggemar Linux.

Layar tetap menggunakan panel touchscreen 12,2 inci beresolusi 1920x1200 dengan kecerahan lebih dari 400 nits. Layar ini mendukung stylus USI 2.0 dan engsel 360 derajat sehingga bisa digunakan dalam mode tablet.

Bobotnya sekitar 1,3 kg dengan ketebalan sekitar 18,45 mm, menjadikannya sangat portabel. Jantung dari pembaruan ini adalah prosesor Intel Core Series 3. Ada tiga pilihan prosesor yakni Core 3 304, Core 5 320, dan Core 7 350.

Framework mengklaim bahwa prosesor baru ini dirancang khusus untuk laptop entry-level berdaya rendah. Hasilnya, suhu lebih terkontrol, kipas lebih tenang, dan daya tahan baterai meningkat signifikan.

Baca Juga: Acer Rilis Laptop Swift AI Copilot Plus Baru, Pakai Cip Intel Core Ultra Series 3

Pada pengujian internal, model Core 5 320 mampu memberikan daya tahan baterai hingga 70 persen lebih lama saat streaming Netflix 4K dibandingkan versi Core i5-1334U generasi sebelumnya. Kapasitas baterai tetap 50 Wh, tetapi efisiensi prosesor membuat perbedaan yang terasa.

Memorinya mendukung DDR5 hingga 6400 MT/s dengan kapasitas maksimal 64 GB (satu slot SO-DIMM yang mudah di-upgrade). Penyimpanan menggunakan SSD M.2 2230 hingga 2 TB. Konektivitas juga naik kelas. Empat slot Expansion Card tetap ada, tetapi dua slot belakang kini mendukung Thunderbolt 4.

Ini memungkinkan koneksi ke dua layar eksternal 4K 60 Hz sekaligus atau bahkan eGPU. Dua slot depan kini USB 3.2 Gen 2, namun semua slot tetap mendukung pengisian daya. Modul Wi-Fi diganti menjadi Wi-Fi 7 (Intel BE213 yang bisa diganti) dengan dukungan Multi-Link Operation di band 2,4/5/6 GHz.

Baca Juga: Honor MagicBook Pro 14 Ditenagai Prosesor Intel Core Ultra Series 3

Fitur baru yang banyak diminta pengguna adalah keyboard backlight (dengan firmware open source) dan fingerprint reader yang terintegrasi di tombol power. Kedua fitur ini menjadi standar pada konfigurasi Core 5 dan Core 7 pre-built, sementara pada edisi DIY keyboard backlight tersedia sebagai opsi.

Sasis tersedia dalam beberapa pilihan warna: pre-built hanya hijau (Sage), sedangkan DIY Edition menawarkan hitam, abu-abu, lavender, pink (Bubblegum), dan hijau. Dari sisi sistem operasi, Framework mendengarkan data pengguna. Hampir 80 persen pemilik Laptop 12 generasi sebelumnya menjalankan Linux.

Karena itu, konfigurasi pre-built termurah kini dilengkapi Fedora 44 KDE Plasma secara default. Jika ingin Windows 11 Home, pengguna harus menambah biaya $100. Framework juga sudah menyiapkan dukungan untuk berbagai distro Linux lain agar siap saat perangkat dikirim.

Baca Juga: Samsung Hadirkan Galaxy Book 6 Enterprise Edition, Ditenagai Prosesor Intel Core Ultra dengan Intel vPro

Harga menjadi salah satu daya tarik utama. Edisi DIY (tanpa RAM dan storage) dimulai dari US$549 untuk Core 3 304. Pre-built dengan Linux Fedora dimulai dari U$699 (Core 3 304, 8 GB RAM, 512 GB SSD, warna hijau).

Untuk konfigurasi yang lebih tinggi, Core 5 pre-built (biasanya 16 GB RAM) harganya sekitar US$1.099 dan Core 7 pre-built (biasanya 32 GB RAM) sekitar US$1.399.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Tips21 Agustus 2026, 14:01 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

Telinga manusia jika tidak dijaga kebersihannya maka berpotensi terjadi gangguan pendengaran.
Ilustrasi bersihkan telinga pakai cotton bud. (Sumber: infosehatasia)
Techno21 Agustus 2026, 13:57 WIB

ChatGPT for Teens: Cegah Kecurangan dan Lindungi Mental Remaja

OpenAI akan berupaya memasukkan semua pengguna muda ke dalam pengalaman baru tersebut secara otomatis.
ChatGPT untuk pemakaian anak muda. (Sumber: OpenAI)
Startup21 Agustus 2026, 12:55 WIB

Hatch 2026 Cari 15 Startup Fase Awal untuk Perkuat Fondasi Bisnis

Program ini beri pendampingan intensif 12 minggu agar startup fokus pada pertumbuhan sehat, unit economics, dan bisnis berkelanjutan.
Hatch 2026. (Sumber: Komdigi)
Techno21 Agustus 2026, 12:53 WIB

Framework Laptop 12 Kini Ditenagai Prosesor Intel Core Series 3

Laptop termurah Framework baru saja mendapatkan peningkatan spesifikasi yang signifikan
Framework Laptop 12. (Sumber: null)
Lifestyle21 Agustus 2026, 12:50 WIB

Pengangguran Sarjana Terus Bertambah, Begini Penjelasan Pengamat

Menjawab tantangan pengangguran terdidik, pemerintah didorong memperkuat pusat pelatihan vokasi modern dibanding mendirikan kampus baru.
Ilustrasi orang berpendidikan tinggi yang jadi pengangguran. (Sumber: freepik)
Techno21 Agustus 2026, 09:40 WIB

UGM x Indosat x Nvidia Hadirkan AI Technology Center

Perkembangan AI saat ini mampu menyelesaikan persoalan dengan aturan yang kaku menuju persoalan yang semakin terbuka dan kompleks.
Peluncuran AI Technology Center di kampus UGM. (Sumber: UGM)
Automotive21 Agustus 2026, 09:35 WIB

BMW Passato Memulai Perjalanan Bersejarah Menuju SEMA Show 2026

Pengiriman armada ini membawa energi penuh dari peringatan kemerdekaan Indonesia.
BMW Passato. (Sumber: istimewa)
Techno21 Agustus 2026, 09:33 WIB

Apple Mengumumkan Perubahan untuk Aplikasi di Uni Eropa

Ini adalah perubahan terbaru yang didasarkan pada tantangan hukum di bawah Digital Markets Act.
Uni Eropa.
Startup20 Agustus 2026, 16:18 WIB

Pendanaan Anjlok, Gimana Kualitas 3.100 Perusahaan Rintisan di Indonesia?

Menperin soroti kesenjangan mutu ekosistem di tengah melonjaknya 3.100 startup aktif di Indonesia.
Agus Gumiwang Kartasasmita. (Sumber: Unpad)
Techno20 Agustus 2026, 16:18 WIB

AI Tak Lagi Cuma Mencatat, Comu Action Pro Ubah Obrolan Jadi Kerja Nyata

Rekan kerja berbasis AI seukuran saku yang mengubah percakapan sehari-hari menjadi email tindak lanjut, draf presentasi, dan daftar tindakan yang sudah rampung.
Comu Action Pro. (Sumber: Comu)