WhatsApp akan Segera Meluncurkan Integrasi Obrolan Pihak Ketiga di Eropa

Rahmat Jiwandono
Rabu 19 November 2025, 18:42 WIB
Integrasi WhatsApp dengan aplikasi perpesanan pihak ketiga di Eropa. (Sumber: Meta)

Integrasi WhatsApp dengan aplikasi perpesanan pihak ketiga di Eropa. (Sumber: Meta)

Techverse.asia - Meta sedang bersiap untuk meluncurkan integrasi obrolan pihak ketiga pada WhatsApp di Uni Eropa (UE). Bagi Meta, Undang-Undang Pasar Digital (DMA) Eropa mewajibkannya untuk memberi pengguna di Eropa opsi untuk mengobrol dengan orang-orang yang menggunakan layanan pesan pihak ketiga yang telah memilih untuk membuat aplikasi mereka interoperabel.

Baca Juga: Patuhi DMA, Apple Lakukan Perubahan pada 3 Perangkat Lunaknya

Dengan pengumuman ini, Meta menjelaskan bahwa BirdyChat dan Haiket adalah layanan aplikasi perpesan pihak ketiga pertama yang akan memiliki interoperabilitas dengan WhatsApp di Benua Biru. Meta juga telah berupaya untuk mengaktifkan obrolan pihak ketiga sejak 2023 lalu setelah aturan DMA blok tersebut mulai berlaku.

“Setelah uji coba skala kecil yang sukses selama beberapa bulan terakhir, opsi bagi pengguna WhatsApp untuk mengobrol dengan pengguna aplikasi pesan BirdyChat dan Haiket secara langsung melalui obrolan pihak ketiga akan segera diluncurkan di seluruh Eropa,” tulis Meta dalam sebuah postingan blognya kami sadur, Rabu (19/11/2025).

Hal ini menandai tonggak penting dalam kepatuhan Meta terhadap persyaratan interoperabilitas DMA Uni Eropa. Rupanya, Meta pun telah melakukan uji coba skala kecil selama beberapa bulan terakhir guna memastikan WhatsApp berfungsi dengan BirdyChat dan Haiket, dan integrasinya dengan layanan-layanan tersebut di seluruh Eropa akan segera diluncurkan.

Baca Juga: Google Luncurkan Gemini 3: Model AI Miliknya yang Diklaim 'Terpintar'

Pengguna di Eropa yang telah memilih integrasi pihak ketiga akan dapat berbagi pesan, gambar, pesan suara, video, dan berkas antar layanan perpesanan, baik di Android maupun iOS. Opsi untuk membuat grup dengan pengguna pihak ketiga akan diluncurkan setelah mitra Meta siap mendukungnya.

Bagi yang bertanya-tanya, layanan perpesanan apa pun yang bekerja sama dengan Meta harus memiliki tingkat enkripsi ujung ke ujung yang sama dengan WhatsApp berdasarkan aturan DMA. Meta juga telah memastikan bahwa pengguna akan memahami perbedaan antara obrolan di WhatsApp dan obrolan pihak ketiga.

Selama beberapa bulan mendatang, pengguna di Eropa akan mulai melihat notifikasi di tab pengaturan atau settings di WhatsApp yang akan menjelaskan proses untuk memilih terhubung dengan orang-orang di aplikasi pihak ketiga, dan memberi tahu mereka cara ikut serta dalam obrolan pihak ketiga.

Baca Juga: Dituduh Membuat Kecanduan, ByteDance Tarik Fitur Ini dari TikTok Lite di Uni Eropa

Tapi perlu diketahui bahwa integrasi pihak ketiga tidak akan berfungsi di desktop, web, atau tablet pintar. Di sisi lain, pengguna juga dapat memilih untuk tidak mengaktifkan fitur tersebut sama sekali atau menonaktifkannya kapan pun mereka mau.

Meta menyebutkan, kemitraannya dengan BirdyChat dan Haiket merupakan hasil kolaborasi selama tiga tahun dengan layanan perpesanan Eropa dan Komisi Eropa untuk mengembangkan solusi obrolan pihak ketiga yang memenuhi persyaratan DMA.

Ketika Meta merilis detail yang merinci bagaimana WhatsApp akan bekerja dengan aplikasi perpesanan lain, perusahaan tersebut mengatakan bahwa pengguna akan dapat membuat obrolan grup dengan teman-teman mereka di aplikasi mitranya.

Baca Juga: WhatsApp akan Batasi Jumlah Pesan yang Dikirim Jika Diabaikan oleh Penerima

Fitur tersebut tidak akan tersedia saat peluncuran, dan akan hadir nanti ketika mitra Meta siap mendukung kemampuannya. Meta juga mengatakan akan terus memperluas interoperabilitas WhatsApp dengan lebih banyak aplikasi, sebagaimana diwajibkan dalam DMA.

Pada September 2024, Meta membagikan tampilan obrolan pihak ketiga di WhatsApp, dengan menyebutkan bahwa pengguna dapat mengatur folder khusus untuk pesan pihak ketiga atau memilih kotak masuk gabungan. Di saat itu bahwa mereka akan memberi tahu pengguna setiap kali ada aplikasi perpesanan pihak ketiga baru yang tersedia.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno08 Juni 2026, 18:16 WIB

Motorola Menghadirkan Moto Buds 2, Punya Fitur Peredam Kebisingan Lingkungan

Produk ini menawarkan audio berkualitas tinggi.
Motorola Moto Buds 2. (Sumber: Motorola)
Startup08 Juni 2026, 17:58 WIB

JumpStart Tambah Pendanaan Seri C, Akselerasi Ekspansi Mesin Penjual di Indonesia

Meski demikian, nominal pendanaan tersebut tak diungkap ke publik.
Vending machine milik JumpStart. (Sumber: dok. jumpstart)
Startup08 Juni 2026, 17:24 WIB

Floq Kantongi Pendanaan Senilai Rp203 Miliar, Menambah Daftar Pelantar Penukaran Kripto

Pendanaan ini akan dialokasikan untuk beberapa hal yang berkaitan dengan ekspansi perusahaan.
Floq. (Sumber: ist)
Techno08 Juni 2026, 15:41 WIB

Harga dan Spek Lengkap Shokz OpenDots Air, Bobotnya Hanya 6,3 Gram

Model unggulan OpenDots Air ini dipasarkan di segmen earbud kelas menengah.
Shokz OpenDots Air. (Sumber: Shokz)
Techno08 Juni 2026, 15:20 WIB

ASUS Luncurkan TUF Gaming 16 2026, Cek Spesifikasinya

Laptop gaming dengan gaya TUF Gaming klasik dan performa bertenaga tinggi.
ASUS TUF Gaming 16.
Automotive08 Juni 2026, 15:07 WIB

Jetour T1 Resmi Diniagakan di Indonesia, Ada 2 Pilihan Varian

Kendaraan ini memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen Indonesia untuk model EV atau ICE.
Jetour T1. (Sumber: Jetour)
Automotive08 Juni 2026, 14:20 WIB

Hot Wheels Legends Tour akan Hadir Kembali di IMX 2026

Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) adalah pameran otomotif dan lifestyle di Indonesia.
Hot Wheels Legends Tour ke Indonesia. (Sumber: NMAA)
Techno08 Juni 2026, 13:48 WIB

Amazfit Cheetah 2 Ultra Dirancang Guna Menaklukkan Jalur Pegunungan Terberat

Smartwatch ini menggabungkan masa pakai baterai yang lama, navigasi presisi, dan wawasan pelatihan lanjutan untuk menempuh jarak lebih jauh.
Amazfit Cheetah 2 Ultra. (Sumber: amazfit)
Techno05 Juni 2026, 20:43 WIB

Lintasarta Dorong Investasi Infrastruktur AI untuk Indonesia

Sejak 1988, Lintasarta merupakan penyedia komunikasi data, internet dan IT Services untuk berbagai sektor industri.
Lintasarta. (Sumber: Ist)
Techno05 Juni 2026, 18:25 WIB

Acer Swift Spin 14 AI Ditenagai Prosesor Snapdragon X2 Series

Laptop konvertibel baru dari Acer yang menawarkan penggunaan serbaguna di lingkungan apa pun.
Acer Swift Spin 14 AI. (Sumber: Acer)