Meta akan Menutup Situs Web Messenger yang Berdiri Sendiri Mulai April 2026

Rahmat Jiwandono
Selasa 24 Februari 2026, 15:27 WIB
Messenger. (Sumber: Meta)

Messenger. (Sumber: Meta)

Techverse.asia - Meta akan menutup situs web Messenger mandiri, menurut halaman bantuan perusahaan. Mulai April 2026, situs web tersebut tidak akan lagi tersedia. Jika pengguna masih ingin mengirim dan menerima pesan di web, mereka dapat melakukannya saat masuk ke Facebook.

“Setelah messenger.com ditutup, kamu akan secara otomatis dialihkan untuk menggunakan facebook.com/messages untuk berkirim pesan di komputer. Kamu juga masih dapat melanjutkan percakapanmu di sana atau di aplikasi seluler Messenger,” demikian bunyi halaman bantuan tersebut kami kutip, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga: Samsung akan Rilis Ponsel Baru dan Penambahan Perplexity

Jika kamu menggunakan aplikasi Messenger tanpa akun Facebook, maka kamu hanya dapat melanjutkan percakapanmu di aplikasi seluler Messenger. Selain itu, pengguna juga dapat memulihkan riwayat obrolan mereka setelah beralih ke aplikasi dengan memasukkan nomor PIN.

Ini adalah PIN yang sama yang digunakan untuk membuat cadangan di Messenger. PIN tersebut dapat diatur ulang bagi mereka yang tidak memiliki cukup waktu untuk mengingat kode enam digit lainnya.

Banyak pengguna telah menyatakan ketidakpuasan atas keputusan untuk menutup situs web mandiri tersebut. Hal ini terutama berlaku bagi mereka yang telah menonaktifkan akun Facebook mereka tetapi terus menggunakan Messenger.

Baca Juga: Bye! Messenger Lite di Android Bakal Dimatikan

Langkah ini diambil beberapa bulan setelah Meta menutup aplikasi desktop Messenger yang berdiri sendiri untuk Windows dan Mac. Pada saat itu, Meta mengarahkan pengguna yang sudah ada ke Facebook untuk terus menggunakan layanan tersebut dan bukan ke situs web Messenger yang khusus.

Dengan kata lain, tanda-tanda penutupan kemungkinan sudah terlihat sejak Oktober.

Aplikasi perpesanan ini memiliki sejarah yang panjang dan penuh cerita. Messenger pertama kali diluncurkan sebagai "Facebook Chat" pada 2008 silam, dan Facebook (sekarang Meta) meluncurkan Facebook Messenger sebagai aplikasi yang berdiri sendiri pada 2011. Perusahaan pun telah lama mencoba menjadikan Messenger sebagai layanan yang terpisah dari Facebook.

Selama bertahun-tahun, raksasa teknologi ini mencoba untuk memposisikan Messenger sebagai layanannya sendiri di luar Facebook, dan pada 2014, jejaring sosial tersebut telah menghapus kemampuan perpesanan dari aplikasi seluler utamanya untuk mendorong orang-orang menggunakan aplikasi Messenger.

Baca Juga: Instagram Resmi Meluncurkan Aplikasinya di Amazon Fire TV, Bisa Nonton Reels

Namun demikian, perusahaan tersebut membalikkan keputusan ini tiga tahun yang lalu ketika mulai menggabungkan Messenger kembali ke dalam aplikasi Facebook, dan sekarang kita berada di titik ini.

Adapun pembaruan fitur yang dilakukan Meta kepada Messenger terakhir yakni dua tahun lalu. Salah satunya ialah peredam bising bertenaga kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI).

Layanan panggilan yang terintegrasi dengan platform Facebook ini menambahkan kemampuan panggilan telepon dan video, pesan suara, latar belakang video yang dihasilkan oleh AI generatif, dan mengintegrasikan Siri untuk perangkat iPhone atau iPad.

Fitur pesan suara untuk panggilan yang tidak terjawab sebenarnya baru untuk panggilan video dan audio. Messenger kini telah mendapatkan fitur panggilan video beresolusi tinggi atau High Definition (HD) dan kemampuan mengisolasi suara, yang keduanya dapat diaktifkan melalui menu pengaturan panggilan.

Baca Juga: Meta Hadirkan 14 Gim Gratis di Messenger, Bisa Mabar Saat Melakukan Panggilan Video

Panggilan video HD itu dapat diaktifkan secara default pada Wi-Fi, tetapi juga dapat diaktifkan untuk panggilan menggunakan paket data seluler di ponsel pintar di menu pengaturan panggilan. Pemakai aplikasi Messenger juga akan menemukan opsi untuk menyesuaikan peredam bising atau mengganti keluaran audio panggilannya.

Messenger sekarang telah memungkinkan untuk meninggalkan pesan suara audio atau video saat kontak sedang tidak tersedia, seperti pesan suara digital. Apabila seseorang tidak menjawab panggilan, maka pemakai dapat mengetuk tombol "rekam pesan" baru yang ada di sisi kanan bawah layar untuk meninggalkan pesan video atau audio jika orang yang mereka hubungi tidak mengangkat panggilannya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Travel14 April 2026, 17:43 WIB

Kenali Proses Pembuatan Camilan Tradisional Tape Singkong Khas Watugedug Bantul

Cara memasaknya sangat jauh dari peralatan modern dan menggunakan alat sederhana dan tradisional.
Proses pembuatan dan pengolahan tape singkong di Watugedug, Pajangan, Bantul. (Sumber: istimewa)
Techno14 April 2026, 17:23 WIB

ChatGPT Menawarkan Paket Pro Baru Seharga Rp1,7 Juta per Bulan

Tingkat paket baru ini menawarkan penggunaan fitur Codex yang lebih banyak dibandingkan paket ChatGPT Plus.
ChatGPT Pro. (Sumber: OpenAI)
Automotive14 April 2026, 16:56 WIB

Suzuki Burgman Street Meluncur di India, Ini Ubahan Barunya

Motor ini dijual mulai dari Rp18 jutaan di India.
Suzuki Burgman Street. (Sumber: Suzuki)
Techno14 April 2026, 16:33 WIB

Huawei Pura X Max Bakal Debut di China pada 20 April 2026, Desain dan Warnanya Terungkap

Pura X Max akan diluncurkan dengan rasio aspek 'paspor' yang mirip dengan iPhone lipat yang dikabarkan.
Bocoran tampilan Huawei Pura X Max.
Startup14 April 2026, 15:19 WIB

BSA Logistics Indonesia: Emiten Waresix yang Sukses Melantai di Bursa Saham

Langkah ini tergolong langka bagi startup di sektor logistik yang mampu mencatatkan saham di BEI.
Waresix. (Sumber: istimewa)
Techno14 April 2026, 14:34 WIB

Alibaba Wan2.7 Bantu Tingkatkan Kapabilitas AI dari Gambar hingga Produksi Video

Dari pembuatan gambar yang presisi hingga produksi video setara sutradara, Wan2.7 menghadirkan alur kerja kreatif end-to-end.
Wan2.7 Video. (Sumber: alibaba)
Lifestyle14 April 2026, 14:25 WIB

Fifty Fifty Mengkaver Lagu Wish You Were Here Karya Pink Floyd

Untuk pertama kalinya ada grup K-pop perempuan yang membawakan lagu barat.
Fifty Fifty.
Techno14 April 2026, 14:04 WIB

Vivo Y31d Pro Hadir dengan Baterai Jumbo dan Daya Tahan Ekstrem

Simak lebih mendalam mengenai spesifikasi dan harga ponsel kelas menengah ini.
Vivo Y31d Pro. (Sumber: Vivo)
Travel13 April 2026, 18:17 WIB

Mencicipi Kuliner Wedang Tahu Bu Kardi di Yogyakarta, Harganya Murah

Untuk satu porsi minuman kembang tahu dijual cuma Rp7.000 saja.
Ilustrasi wedang kembang tahu. (Sumber: istimewa)
Techno13 April 2026, 17:20 WIB

Uji Verifikasi Produksi iPhone Fold Terkendala, Baru Bisa Rilis Tahun Depan?

Perangkat yang telah lama ditunggu-tunggu ini bisa hadir pada September 2026 atau paling lambat awal 2027.
Bocoran desain tampak belakang iPhone Fold.