Lintasarta dan Starlink Perkuat Fondasi Konektivitas Digital Indonesia

Rahmat Jiwandono
Kamis 27 Agustus 2026, 10:53 WIB
Starlink (Sumber: Starlink)

Starlink (Sumber: Starlink)

Techverse.asia - Lintasarta, perusahaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)di Indonesia dan bagian dari Grup Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), terus memperkuat perannya sebagai Orkestrator Infrastruktur Industri Digital melalui keterlibatan strategis dengan Starlink, layanan internet satelit Low Earth Orbit (LEO) dari SpaceX.

Langkah ini dilakukan untuk mengeksplorasi berbagai peluang dalam memperkuat infrastruktur konektivitas digital di Indonesia.

Baca Juga: Amazon Terbangkan 27 Satelit Internet Project Kuiper, Menyaingi Starlink?

Pertemuan jajaran pimpinan Lintasarta dan Starlink pada Selasa malam (25/8/2026), yang berlangsung dalam rangkaian BATIC 2026 di Bali, menjadi momentum untuk membahas perkembangan kolaborasi sekaligus peluang pengembangan konektivitas berkapasitas tinggi.

Diskusi tersebut menyoroti bagaimana konektivitas satelit dan jaringan terestrial dapat saling melengkapi untuk menghadirkan konektivitas yang lebih fleksibel, tangguh, dan mudah dikembangkan sesuai dengan kebutuhan digital Indonesia yang terus meningkat.

President Director dan Chief Executive Officer (CEO) Lintasarta Armand Hermawan mengatakan bahwa pesatnya perkembangan teknologi digital dan AI mendorong kebutuhan konektivitas yang semakin besar, cepat, dan kompleks. Di era digital dan AI saat ini, konektivitas menjadi fondasi yang menghubungkan berbagai aktivitas bisnis.

Baca Juga: Fiber Star Jadi Reseller Resmi Starlink di Indonesia, Hadirkan Akses Internet via Satelit

“Karena itu, dibutuhkan infrastruktur yang tidak hanya memiliki jangkauan luas, tetapi juga tangguh dan mampu berkembang mengikuti kebutuhan. Kolaborasi dengan Starlink membuka peluang bagi kami untuk menghadirkan konektivitas yang lebih adaptif terhadap kebutuhan Indonesia yang terus berkembang” ujar Armand dalam keteragan tertulisnya yang kami terima, Kamis (26/8/2026).

Starlink memanfaatkan konstelasi satelit Low Earth Orbit (LEO) untuk menyediakan konektivitas internet berkecepatan tinggi dengan latensi rendah. Teknologi ini dapat melengkapi infrastruktur terestrial, khususnya di wilayah yang menghadapi tantangan geografis maupun keterbatasan infrastruktur konektivitas.

Bagi Lintasarta, kombinasi kedua teknologi tersebut memberikan pendekatan yang lebih fleksibel dalam membangun infrastruktur konektivitas. Integrasi konektivitas satelit dan terestrial dapat memperluas jangkauan, meningkatkan keandalan jaringan, serta memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam menjawab kebutuhan konektivitas digital Indonesia yang beragam.

Baca Juga: Harga Berlangganan Layanan Internet Starlink

Sejak memulai kolaborasi pada 2024, hubungan Lintasarta dan Starlink terus berkembang untuk mendukung kebutuhan konektivitas segmen enterprise di Indonesia. Kolaborasi ini terus diperkuat seiring kedua pihak mengeksplorasi berbagai peluang untuk mendukung kebutuhan konektivitas di berbagai wilayah Indonesia.

Lintasarta merupakan mitra penting bagi kami dalam mendukung kebutuhan konektivitas di Indonesia. Dengan menggabungkan teknologi Starlink dan kapabilitas infrastruktur Lintasarta, kami melihat peluang untuk menghadirkan konektivitas yang lebih kuat, fleksibel, dan scalable bagi pelanggan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem digital Indonesia,” terang Global Supply Manager Starlink Jonathan Harrison.

Starlink terus memperluas kehadirannya di Indonesia untuk mendukung kebutuhan konektivitas residensial, enterprise, dan wilayah terpencil. Teknologi LEO yang dimilikinya melengkapi infrastruktur telekomunikasi terestrial serta memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam menghadirkan konektivitas di berbagai kondisi geografis dan infrastruktur.

Baca Juga: Lintasarta Dorong Investasi Infrastruktur AI untuk Indonesia

Penguatan kolaborasi dengan Starlink merupakan bagian dari perjalanan Beyond Infrastructure Lintasarta, yang mendorong evolusi perusahaan dari layanan konektivitas menuju pembangunan fondasi digital yang lebih terintegrasi.

Melalui Intelligent Core, Lintasarta mengintegrasikan empat kapabilitas utama, yaitu Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C), ke dalam sebuah fondasi digital terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan transformasi digital pelanggan.

Melalui kerja sama strategis ini, Lintasarta terus memperkuat perannya sebagai Orkestrator Infrastruktur Industri Digital dengan menghubungkan connectivity, cloud, cybersecurity, collboration-AI, dan berbagai mitra ekosistem untuk membangun fondasi digital yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Baca Juga: Apple Meluncurkan Mac Studio Baru dengan Chip M5 Max dan M5 Ultra

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno27 Agustus 2026, 11:33 WIB

Melanggar Data Privasi Anak, TikTok Bayar Rp6,2 Triliun ke Pemerintah Amerika Serikat

Kesepakatan TikTok-ByteDance dengan Departemen Kehakiman AS menandai titik balik penting dalam penegakan privasi anak di era platform digital global.
TikTok. (Sumber: freepik)
Techno27 Agustus 2026, 10:53 WIB

Lintasarta dan Starlink Perkuat Fondasi Konektivitas Digital Indonesia

Solusi konektivitas terintegrasi ini siap mendukung transformasi digital dan ekosistem AI enterprise di seluruh penjuru negeri.
Starlink (Sumber: Starlink)
Techno27 Agustus 2026, 10:52 WIB

Apple Meluncurkan Mac Studio Baru dengan Chip M5 Max dan M5 Ultra

Desktop terbaik untuk AI pada perangkat dan alur kerja profesional paling ekstrem.
Mac Studio yang kini dibekali prosesor M5 Max dan M5 Ultra. (Sumber: Apple)
Automotive26 Agustus 2026, 14:11 WIB

Spek Lengkap dan Harga Changan Nevo Q05, Ada Model Max dan Pro

Kendaraan elektrik ini diklaim memiliki daya jelajah hingga 462 km.
Changan Nevo Q05. (Sumber: Changan)
Techno26 Agustus 2026, 14:04 WIB

PlayStation Pulse Elevate: Speaker Nirkabel yang Bikin Main Gim Lebih Imersif

Speaker Nirkabel Pulse Elevate PlayStation Siap Hadir, Bawa Audio Immersive ke Meja Kerja Gamer.
Pulse Elevate. (Sumber: null)
Lifestyle26 Agustus 2026, 13:12 WIB

Beri Penghormatan untuk Billie Jean King, Adidas Kembali Hadirkan Blue Suede Shoe

Dirancang ulang sebagai siluet gaya hidup, sepatu ini menampilkan detail yang menghormati King dan pertandingan bersejarah tersebut.
Blue Suede Shoe x Billie Jean King. (Sumber: Adidas)
Techno26 Agustus 2026, 13:08 WIB

Apple Mac Mini Kini Ditenagai Prosesor M6 dan M5 Ultra, Berapa Harganya?

Mac mini menghadirkan performa AI hingga 4x lebih cepat, grafis dan penyimpanan hingga 2x lebih cepat, serta konektivitas yang ditingkatkan.
Mac Mini dengan prosesor M6 dan M5 Ultra baru. (Sumber: Apple)
Lifestyle26 Agustus 2026, 11:15 WIB

Marvel Resmi Jadwalkan Film X-Men Baru, Tayang Mei 2028 dengan Pemain Baru

Marvel Studios resmi umumkan film X-Men reboot yang dibintangi pemain baru dan musuh Mr. Sinister!
Marvel Studios resmi umumkan deretan pemeran utama film X-Men terbaru di D23. (Sumber: Disney)
Techno26 Agustus 2026, 11:14 WIB

X Ganti Sistem Bagi Hasil Kreator, Clickbait dan Konten Daur Ulang Ditinggalkan

X resmi ganti sistem bagi hasil ke Original Content Rewards per September 2026.
Aplikasi X/Twitter. (Sumber: Getty Images)
Automotive26 Agustus 2026, 08:29 WIB

Hot Wheels Convention Car 2026 Real Scale Terungkap

Ini merupakan edisi Hot Wheels terbatas yang bakal jadi buruan di IMX 2026.
Skala asli Hot Wheels Convention Car 2026. (Sumber: istimewa)