Techverse.asia - Platform media sosial X (sebelumnya Twitter) resmi mengumumkan perubahan besar dalam cara mereka memberikan penghasilan kepada para kreator. Program berbagi pendapatan (revenue sharing) yang selama ini berjalan akan dihentikan sepenuhnya dan digantikan dengan skema baru bernama Original Content Rewards.
Perubahan ini mulai berlaku secara penuh pada 8 September 2026, menandai babak baru dalam kebijakan monetisasi yang lebih ketat dan berfokus pada orisinalitas. Menurut pengumuman resmi dari akun @XCreators, program lama dianggap sudah “tidak selaras” dengan tujuan platform.
Banyak kreator yang memanfaatkan celah sistem dengan membuat konten engagement bait, memposting ulang materi orang lain, atau sekadar meminta like, repost, dan reply demi meningkatkan angka interaksi.
Allegra Jacchia, senior product manager Creators, menyatakan bahwa program baru dirancang khusus untuk menghargai mereka yang membawa ide orisinal, keahlian, laporan, kreativitas, dan perspektif unik ke platform, bukan mereka yang mahir “mengakali sistem”.
Persyaratan untuk mengikuti Original Content Rewards cukup ketat. Kreator harus berlangganan X Premium, Premium+, atau Premium Business. Mereka juga wajib memiliki minimal 500 pengikut terverifikasi serta mengumpulkan setidaknya 500 ribu tayangan di Home Timeline dari pengguna terverifikasi dalam 90 hari terakhir.
Baca Juga: Apple Perkenalkan Chipset M6 dan M5 Ultra, Lompatan Besar dalam Kinerja dan Komputasi AI
Tayangan dari balasan, iklan berbayar, atau yang dihasilkan secara artifisial tidak dihitung. Selain itu, peserta harus berusia minimal 18 tahun dan tinggal di negara yang mendukung program ini.
Apa saja yang dianggap sebagai konten asli? X menjelaskan bahwa konten orisinal mencakup laporan atau analisis yang dibuat sendiri, foto dan video yang diambil langsung oleh pemilik akun, grafis, ilustrasi, serta meme yang dirancang sendiri.
Komentar atau reaksi terhadap isu tertentu masih boleh, asalkan memberikan nilai tambah yang berarti, bukan sekadar mengulang informasi yang sudah beredar. Sebaliknya, konten yang hanya menyalin postingan orang lain, mengunggah ulang video yang diunduh dari akun lain, atau melakukan edit ringan tanpa transformasi bermakna tidak akan memenuhi syarat.
Program baru ini juga menarget praktik-praktik yang sebelumnya merajalela. Kreator yang terus-menerus mendorong pengguna untuk memberikan like, repost, reply, bookmark, atau follow semata-mata demi meningkatkan engagement berisiko kehilangan hak mendapatkan imbalan.
Baca Juga: Cara Cek Informasi Lengkap Pengguna Akun X/Twitter
Postingan yang mendapat Community Notes karena dinilai menyesatkan atau tidak akurat juga tidak memenuhi syarat. Bahkan, konten yang fokus mengajarkan cara memaksimalkan pembayaran di bawah program ini pun dikecualikan.
Bagi peserta program revenue sharing yang sudah ada, mereka masih bisa memperoleh penghasilan hingga 7 September 2026. Pembayaran sisa akan dilakukan pada 14 Agustus, 28 Agustus, dan sekitar 11 September.
Mulai 8 September, mereka yang memenuhi syarat dapat mendaftar ulang ke program baru melalui Creator Studio. Proses peninjauan biasanya memakan waktu hingga tiga hari kerja. Jika ditolak, kreator boleh mengajukan banding sekali, lalu harus menunggu 90 hari sebelum bisa mendaftar lagi.
Perubahan ini bukanlah yang pertama kali dilakukan X. Dalam beberapa tahun terakhir, platform yang kini berada di bawah naungan Elon Musk telah beberapa kali merevisi sistem pembayaran kreator. Salah satunya adalah upaya mengurangi pembayaran kepada akun aggregator dan clickbait pada April 2026, serta penyesuaian bobot engagement berdasarkan wilayah lokal untuk mencegah praktik berpura-pura menjadi warga negara tertentu.
Baca Juga: Goda Kreator Youtube dan TikTok, Facebook Menghadirkan Program Monetisasi Baru
Namun, upaya-upaya sebelumnya sering menuai kritik dan bahkan sempat dibatalkan sebagian karena reaksi keras dari para kreator. Dengan Original Content Rewards, X berharap dapat mendorong ekosistem yang lebih sehat. Kreator didorong untuk menghasilkan karya yang benar-benar baru dan bermanfaat, bukan sekadar mengejar angka.
Jacchia menegaskan bahwa X akan terus menyempurnakan program ini, memperbaiki model penilaian, dan menaikkan standar seiring berjalannya waktu. Sementara itu, bagi para kreator di Indonesia dan negara lain yang mendukung program ini, perubahan tersebut membawa tantangan sekaligus peluang.
Mereka yang selama ini mengandalkan konten daur ulang atau strategi engagement bait harus segera beradaptasi. Sebaliknya, kreator yang sudah terbiasa menghasilkan laporan mendalam, analisis orisinal, video dokumentasi sendiri, atau karya kreatif visual berpeluang mendapatkan imbalan yang lebih adil dan berkelanjutan.












