Cara Cek Informasi Lengkap Pengguna Akun X/Twitter

Rahmat Jiwandono
Jumat 05 Desember 2025, 18:29 WIB
Ilustrasi X/Twitter. (Sumber: Unsplash)

Ilustrasi X/Twitter. (Sumber: Unsplash)

Techverse.asia - X/Twitter belum lama ini telah meluncurkan fitur baru bernama "Tentang akun ini (about this account)" yang kalau diklik akan menampilkan lebih banyak informasi tentang akun pengguna.

Baca Juga: Spotify Wrapped 2025 Tambahkan Selusin Fitur Baru, Apa Saja?

Tak hanya menampilkan informasi tentang akun tersebut, namun juga termasuk lokasinya, berapa kali akun tersebut mengubah nama penggunanya, tanggal awal bergabung, hingga bagaimana pengguna mengunduh aplikasi X.

Informasi baru ini dihadirkan dengan tujuan untuk mengurangi interaksi yang tidak autentik di pelantar atau platform, di mana bot sering kali berpura-pura menjadi manusia - sebuah masalah yang bisa semakin sulit diatasi di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Media sosial milik Elon Musk untuk menghadirkan fitur ini sebenarnya pertama kali diumumkan pada Oktober 2025, ketika Kepala Produk di X, Nikita Bier menyebut merema bereksperimen dengan menampilkan informasi ini di profil, dimulai dengan akunnya sendiri dan profil karyawan X.

Idenya adalah, dengan mengungkap detail ini, maka pengguna X akan dapat membuat keputusan yang lebih tepat tentang apakah mereka berinteraksi dengan akun yang autentik atau apakah akun tersebut bot atau pelaku kejahatan yang ingin menyebarkan perselisihan atau misinformasi.

Baca Juga: Berkonflik dengan Uni Eropa, Mantan Karyawan Twitter Peringatkan Elon Musk

Misalnya, jika informasi di bio akun X mengklaim pengguna berasal dari negara bagian di Amerika Serikat (AS), tetapi informasi akun mereka menunjukkan bahwa mereka berbasis di luar negeri, pengguna patut curiga mereka punya agenda lain. Sejak fitur itu tersedia, semakin banyak orang yang melihat fitur about this account di banyak profil orang.

Untuk dapat melihat informasi akun kamu maupun oramg lain di web atau di aplikasi seluler X/Twitter, caranya klik tanggal "Bergabung (joined)" di profilmu.

Dari sini, kamu selanjutnya akan diarahkan ke halaman yang menampilkan tanggal kapan bergabung dengan Twitter/X, lokasi akun, berapa banyak perubahan nama pengguna yang telah dilakukan dan kapan terakhir kali, serta bagaimana seseorang terhubung ke X - misalnya melalui App Store atau Google Play Store.

Selain itu, pengguna yang mengakses X/Twitter melalui VPN mungkin memiliki pernyataan di profil mereka yang berbunyi, "Negara atau wilayah mungkin tidak akurat." Bier pun sebelumnya pernah mengatakan bakal ada "tombol privasi" yang akan disorot di profil pengguna jika mereka memilih untuk mengaktifkannya.

Baca Juga: X Gunakan Grok AI untuk Merangkum Berita dan Menempatkannya di Stories

Secara khusus, X memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan apakah fitur tersebut menampilkan negara mereka atau hanya menampilkan wilayah geografis mereka.

Awalnya, ini akan menjadi opsi di wilayah di mana kebebasan berbicara dapat dikenakan sanksi, tetapi ditemukan bahwa bahkan pengguna di AS dapat memilih untuk mengatur profil mereka agar menampilkan negara atau wilayah/benua mereka.

Untuk melakukan perubahan, kamu dapat mengakses pengaturan "Tentang akun Anda" di bawah pengaturan "Privasi dan Keamanan" aplikasi X.

X sejatinya bukanlah pelantar media sosial pertama yang menyediakan tingkat transparansi ini kepada pengguna. Ia cuma mengikuti jejak platform lainnya, seperti yang telah terlihat pada transparansi halaman Facebook dan akun tentang ini milik Instagram yang serupa.

Baca Juga: Alamat Web Twitter Sekarang Resmi Menjadi X.com

Meski demikian, terdapat hal ganjil pada fitur tersebut, misal akun X/Twitter milik Edward Snowden yang sama sekali tidak menampilkan detail yang disebutkan di atas. Saat mengklik 'about this account' pada profilnya, hanya muncul tanggal dia bergaung dan kapan akunnya mendapat centang biru.

Tidak ada keterangan tentang lokasinya serta informasi terhubungnya melalui web, bukan Google Play Store atau App Store. Menurut penjelasan dari chatbot Grok, informasi tersebut tak tersedia karena 'alasan tertentu' mengingat faktor keamanan Snowden.

Informasi, Edward Joseph Snowden, lahir pada 21 Juni 1983 di North Carolina, AS, adalah mantan kontraktor intelijen dan whistleblower Badan Keamanan Nasional (NSA) AS yang membocorkan dokumen rahasia yang mengungkapkan keberadaan program pengawasan global.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)