Indosat x Nvidia Berambisi Beri Layanan AI hingga Pelosok Indonesia

Rahmat Jiwandono
Kamis 26 Maret 2026, 17:03 WIB
Nvidia. (Sumber: Nvidia)

Nvidia. (Sumber: Nvidia)

Techverse.asia - Indosat Ooredo Hutchsion memperluas akses Artificial Intelligence (AI) alias kecerdasan buatan di Indonesia. Langkah ini diperkenalkan bersama para pemimpin global dalam bidang kecerdasan buatan di gelaran GTC Nvidia 2026 di San Jose, California, Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Pemakai Garmin Bisa Tetap Terhubung dengan WhatsApp di Jam Tangan Pintarnya

Dalam kesempatan tersebut, perusahaan menyebut kolaborasinya dengan Nvidia guna mengembangkan kapabilitas kecerdasan buatan di Tanah Air dengan memanfaatkan model sumber terbuka (open-source) yang bernama Nemotron.

Upaya itu adalah bentuk nyata dari kepercayaan Indosat bahwa kecerdasan buatan harus inklusif dan tak boleh ada orang Indonesia yang tertinggal dalam masa depan AI bangsa.

Dengan menggabungkan model kecerdasan buatan yang mutakhir, infrastruktur nasional, dan pelantar digital yang gampang untuk diakses, perusahaan berusaha untuk menghadirkan manfaat dari AI lebih dekat ke kehidupan sehari-hari masyarakat - mulai dari ruang kelas, komunitas kreatif, hingga dunia usaha serta institusi publik di seluruh negeri.

Baca Juga: Komdigi x Indosat Resmi Melansir Pelantar Sahabat-AI, Penuh dengan Kearifan Lokal

Guna mendukung ambisi ini, perusahaan saat ini juga sedang membangun AI Grid yang terdistribusi, dengan memanfaatkan jaringan data center dan infrastruktur jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai fondasi ekosistem kecerdasan buatan skala nasional.

Lewat distribusi kemampuan komputasi AI di sejumlah titik, infrastruktur tersebut bakal menghadirkan akses kecerdasan buatan yang lebih dekat dengan para pengembang atau developer, pelaku usaha, dan komunitas di beragam daerah.

Pendekatan tersebut pun memungkinkan akses yang lebih cepat terhadap daya komputasi kecerdasan buatan sekaligus membuka peluang inovasi yang lebih luas, tak cuma di kota-kota besar saja.

Seiring dengan berkembangnya AI Grid itu, Indosat Ooredoo Hutchison pun berharap bisa mengakselerasi pengembangan solusi kecerdasan buatan lokal dan ikut memastikan manfaat AI bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Peramban Opera Sekarang Didukung Kecerdasan Buatan Anyar dari Google

Menurut President and Director CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, dia percaya bahwa masa depan kecerdasan buatan di Tanah Air harus bisa dinikmati oleh siapa saja, tak hanya oleh industri tertentu atau pun di kota-kota besar.

"Dengan menggabungkan teknologi kelas dunia seperti model Nemotron dari Nvidia, infrastruktur kecerdasan buatan nasional kami, serta pelantar seperti Sahabat-AI, kami mau membawa manfaat kecerdasan buatan lebih dekat ke kehidupan sehari-hari masyarakat di seluruh Indonesia," kata Sinha.

Di atas infrastruktur tersebut, sebagaimana diketahui bahwa perusahaannya telah melansir Sahabat-AI, sebuah pelantar kecerdasan buatan berbasis aplikasi yang dibuat untuk mendorong teknologi AI lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Sahabat-AI sudah tersedia di iOS serta Android, berfungsi sebagai aplikasi sekaligus pelantar terbuka yang memungkinkan individu maupun organisasi memanfaatkan pelbagai kapabilitas kecerdasan buatan.

Baca Juga: Greget Gunakan AI untuk Dukung Pelayanan, Indosat Ooredoo Hutchison Resmikan Digital Intelligence Operations Center

"Itu mencakup membantu menulis, riset, coding, pembuatan gambar, dan analisis yang lebih mendalam," terang dia.

Dikembangkan dengan semangat 'Si Paling Indonesia', pelantar itu dirancang guna memahami cara masyarakat kita dalam berkomunikasi dengan baik, termasuk pemakaian bahasa daerah dan konteks budaya lokal, sehingga menghadirkan pengalaman kecerdasan buatan yang lebih alami dan relevan.

Pada akhir Februari 2026, perusahaan bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah resmi meluncurkan Sahabat-AI. Ini adalah pelantar kecerdasan buatan berbasis aplikasi yang menandai langkah penting Indonesia menuju ke ekosistem AI yang berdaulat, inklusif, dan berakar pada keperluan lokal.

Pelantar ini menawarkan kemampuan multi-model dan multi-modal yang memungkinkan pengguna beralih secara mulus dari teks ke gambar, teks ke video, bantuan coding, pencarian pintar, dan analisis secara mendalam mengenai satu antarmuka terpadu.

Baca Juga: OpenAI Resmi Mengakuisisi Roi: Aplikasi Investasi Pribadi Berbasis Kecerdasan Buatan

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Travel26 Maret 2026, 18:31 WIB

Kawasan Malioboro Dibanjiri Wisatawan Selama Libur Lebaran 2026

Malioboro termasuk salah satu ikon pariwisata Kota Yogyakarta.
Kawasan Malioboro, Kota Jogja, dipadati wisatawan selama Lebaran 2026. (Sumber: istimewa)
Techno26 Maret 2026, 17:49 WIB

Beats Berkolaborasi dengan Nike untuk Powerbeats Pro 2 Edisi Khusus

Edisi Khusus Nike memberikan sentuhan desain yang terinspirasi dari sepatu pada earphone tersebut.
Beats x Nike Powerbeats Pro 2. (Sumber: Apple)
Startup26 Maret 2026, 17:21 WIB

Ekspansi ke Taiwan, Grab akan Beli Foodpanda Senilai Rp10 Triliun Lebih

Grab untuk membeli Foodpanda yang saat ini beroperasi di Taiwan dari Delivery Hero.
Foodpanda.
Techno26 Maret 2026, 17:03 WIB

Indosat x Nvidia Berambisi Beri Layanan AI hingga Pelosok Indonesia

Keduanya ingin membuat teknologi kecerdasan buatan dapat diakses oleh banyak orang.
Nvidia. (Sumber: Nvidia)
Automotive26 Maret 2026, 16:09 WIB

Xiaomi SU7 Generasi Baru Resmi Meluncur, Ini Harga dan Perubahannya

Menghadirkan desain dan pengalaman berkendara yang lebih baik, kecerdasan yang lebih canggih, dan keselamatan yang lebih kuat.
Xiaomi SU7 generasi terbaru. (Sumber: Xiaomi)
Techno26 Maret 2026, 15:30 WIB

Pemakai Garmin Bisa Tetap Terhubung dengan WhatsApp di Jam Tangan Pintarnya

WhatsApp menjadi aplikasi chatting pihak ketiga pertama dan satu-satunya yang tersedia di smartwatch Garmin.
Aplikasi WhatsApp kini tersedia di jam tangan pintar Garmin. (Sumber: Meta)
Lifestyle26 Maret 2026, 14:09 WIB

Tumi Rilis Mediterranean Escape untuk Musim Semi 2026

Koleksi ini memperkenalkan berbagai warna baru yang ekspresif, desain yang terinspirasi dari destinasi, dan mencerminkan semangat liburan.
Tumi Mediterranean Escape tersedia tiga warna. (Sumber: istimewa)
Techno26 Maret 2026, 13:20 WIB

Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Tersedia Awal April 2026, Dibekali Awesome Intelligence

Dua handset tersebut menyajikan desain yang bergaya dan kamera mumpuni.
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G. (Sumber: Samsung)
Techno24 Maret 2026, 18:51 WIB

Apple WWDC26 akan Menyoroti Kemajuan Kecerdasan Buatan

Acara WWDC 2026 Apple dijadwalkan pada 8-12 Juni.
WWDC 2026. (Sumber: Apple)
Startup24 Maret 2026, 18:39 WIB

Cerita Tessa Wijaya dari Xendit Membangun Infrastruktur Pembayaran Global

Usaha rintisan di sektor teknologi finansial ini sudah merambah sampai ke Amerika Latin.
Pendiri startup Xendit Tessa Wijaya. (Sumber: AC Ventures)