Pemakai Garmin Bisa Tetap Terhubung dengan WhatsApp di Jam Tangan Pintarnya

Rahmat Jiwandono
Kamis 26 Maret 2026, 15:30 WIB
Aplikasi WhatsApp kini tersedia di jam tangan pintar Garmin. (Sumber: Meta)

Aplikasi WhatsApp kini tersedia di jam tangan pintar Garmin. (Sumber: Meta)

Techverse.asia - Garmin baru-baru ini resmi mengumumkan bahwa aplikasi perpesanan WhatsApp kini sudah bisa diunduh (download) dan dipasang pada beberapa model jam tangan pintar perusahaan yang kompatibel. WhatsApp sekarang tersedia secara gratis lewat Connect IQ Store.

Smartwatch Garmin yang bisa dipasangi aplikasi WhatsApp antara lain Fenix 8, Fenix 8 Pro, Fenix E, Forerunner 570, Forerunner 970, Venu 4, Venu X1, Vivoactive 6, Enduro 3, Tactix 8, dan Quatix 8. Dengan demikian, pemakainya dapat berkomunikasi secara cepat dengan yang lain.

Kehadiran WhatsApp tersebut memungkinkan pemakai untuk membaca, membalas, hingga memberikan reaksi pada pesan langsung dari pergelangan tangan mereka tanpa harus mengeluarkan ponsel pintarnya dari saku mereka.

"Kerja sama kami dengan Garmin menunjukkan kekuatan ekosistem Garmin Connect IQ yang terus berkembang," ungkap Marcomm Senior Manager Garmin Indonesia Chandrawidhi Desideriani kami sadur pada Kamis (26/3/2026).

Baca Juga: Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Tersedia Awal April 2026, Dibekali Awesome Intelligence

Menurut dia, dengan menghadirkan salah satu aplikasi perpesanan paling terkenal di dunia ke dalam jajaran jam tangan pintar Garmin, memberi cara yang lebih praktis untuk pemakai supaya tetap terhubung, baik saat sedang menjelajah, berlari, atau pun ketika lagi beraktivitas.

"Dengan integrasi tersebut maka pemakai bisa tetap mengikuti percakapan penting dengan keluarga, teman, maupun rekan kerja saat olahraga, bepergian, dan menjalani aktivitas sehari-hari, tanpa harus terus-menerus memeriksa ponsel pintarnya," katanya.

Lewat aplikasi WhatsApp di Garmin, pemakai bisa melihat pesan paling baru yang masuk dan percakapan secara ringkas, membaca dan membalas pesan menggunakan keyboard bawaan jam tangan pintar tersebut, bahkan kirim emoji dan reaksi dengan cepat.

Tak cuma itu saja, pemakai juga dapat melihat riwayat obrolan sampai sepuluh pesan terakhir di layar, dan menerima notifikasi panggilan WhatsApp yang masuk dengan pilihan untuk menolak panggilan telepon langsung dari smartwatch.

Baca Juga: Garmin Luncurkan Tactix 8 Cerakote Edition, Smartwatch Taktis Premium

"Melalui integrasi aplikasi WhatsApp di smartwatch Garmin, kini pemakai bisa menikmati berbagai kemudahan tanpa harus menyetop aktivitas, dengan fitur-fitur unggulan," imbuhnya.

Bagi pemakai jam tangan pintar Garmin yang disebutkan di atas bisa download aplikasi WhatsApp di Garmin Connect IQ Store, yang tersedia di Apple App Store dan Google Play Store. Pelantar ini juga memungkinkan untuk mempersonalisasi gawai mereka dengan sejumlah aplikasi tambahan, layanan streaming musik, dan watch face.

Layaknya pada pelantar WhatsApp lainnya, semua pesan dan panggilan telepon tentunya tetap dilindungi oleh enkripsi ujung-ke-ujung, sehingga cuma pengirim pesan dan penerima yang dapat mengakses isi percakapan tersebut.

"Kami membantu banyak orang supaya tetap terhubung di pelantar mana pun. Kami bangga dapat menghadirkan WhatsApp ke jam tangan pintar Garmin, jadi akan semakin lebih banyak lagi orang dapat menjaga percakapan mereka langsung dari pergelangan tangannya," ujar Direktur Manajemen Produk Meta Nikhil Joshi.

Baca Juga: WhatsApp akan Segera Meluncurkan Integrasi Obrolan Pihak Ketiga di Eropa

Kehadiran WhatsApp di jam tangan pintar Garmin juga tambah relevan bagi pemakai di Indonesia. Pasalnya, berdasarkan laporan Digital 2026: Indonesia dari We Are Social dan Meltwater menunjukkan bahwa tingginya intensitas penggunaan media sosial di Tanah Air.

Masyarakat Indonesia banyak menghabiskan rata-rata 21 jam 50 menit per minggu di media sosial, termasuk nonton video daring atau setara dengan lebih dari tiga jam setiap hari. Aktivitas digital ini tersebar di sekitar 7,7 persen pelantar berbeda setiap bulan.

Laporan itu juga menunjukkan bahwa di tengah berjubelnya pelantar yang dipakai, WhatsApp tetap mendominasi sebagai aplikasi perpesanan yang paling kerap dipakai sekaligus disukai oleh warga Indonesia, dengan sembilan dari sepuluh pengguna internet aktif menggunakan aplikasi tersebut setiap bulannya.

Data global dari World Population Review juga menunjukkan bahwa 112 juta masyarakat Indonesia menggunakan WhatsApp pada 2024, meningkat signifikan dibandingkan 84,8 juta pengguna pada 2021.

Baca Juga: Apple Watch SE 3 Tampil dengan Layar Selalu Aktif, Cek Spek dan Harganya

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Tips21 Agustus 2026, 14:01 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

Telinga manusia jika tidak dijaga kebersihannya maka berpotensi terjadi gangguan pendengaran.
Ilustrasi bersihkan telinga pakai cotton bud. (Sumber: infosehatasia)
Techno21 Agustus 2026, 13:57 WIB

ChatGPT for Teens: Cegah Kecurangan dan Lindungi Mental Remaja

OpenAI akan berupaya memasukkan semua pengguna muda ke dalam pengalaman baru tersebut secara otomatis.
ChatGPT untuk pemakaian anak muda. (Sumber: OpenAI)
Startup21 Agustus 2026, 12:55 WIB

Hatch 2026 Cari 15 Startup Fase Awal untuk Perkuat Fondasi Bisnis

Program ini beri pendampingan intensif 12 minggu agar startup fokus pada pertumbuhan sehat, unit economics, dan bisnis berkelanjutan.
Hatch 2026. (Sumber: Komdigi)
Techno21 Agustus 2026, 12:53 WIB

Framework Laptop 12 Kini Ditenagai Prosesor Intel Core Series 3

Laptop termurah Framework baru saja mendapatkan peningkatan spesifikasi yang signifikan
Framework Laptop 12. (Sumber: null)
Lifestyle21 Agustus 2026, 12:50 WIB

Pengangguran Sarjana Terus Bertambah, Begini Penjelasan Pengamat

Menjawab tantangan pengangguran terdidik, pemerintah didorong memperkuat pusat pelatihan vokasi modern dibanding mendirikan kampus baru.
Ilustrasi orang berpendidikan tinggi yang jadi pengangguran. (Sumber: freepik)
Techno21 Agustus 2026, 09:40 WIB

UGM x Indosat x Nvidia Hadirkan AI Technology Center

Perkembangan AI saat ini mampu menyelesaikan persoalan dengan aturan yang kaku menuju persoalan yang semakin terbuka dan kompleks.
Peluncuran AI Technology Center di kampus UGM. (Sumber: UGM)
Automotive21 Agustus 2026, 09:35 WIB

BMW Passato Memulai Perjalanan Bersejarah Menuju SEMA Show 2026

Pengiriman armada ini membawa energi penuh dari peringatan kemerdekaan Indonesia.
BMW Passato. (Sumber: istimewa)
Techno21 Agustus 2026, 09:33 WIB

Apple Mengumumkan Perubahan untuk Aplikasi di Uni Eropa

Ini adalah perubahan terbaru yang didasarkan pada tantangan hukum di bawah Digital Markets Act.
Uni Eropa.
Startup20 Agustus 2026, 16:18 WIB

Pendanaan Anjlok, Gimana Kualitas 3.100 Perusahaan Rintisan di Indonesia?

Menperin soroti kesenjangan mutu ekosistem di tengah melonjaknya 3.100 startup aktif di Indonesia.
Agus Gumiwang Kartasasmita. (Sumber: Unpad)
Techno20 Agustus 2026, 16:18 WIB

AI Tak Lagi Cuma Mencatat, Comu Action Pro Ubah Obrolan Jadi Kerja Nyata

Rekan kerja berbasis AI seukuran saku yang mengubah percakapan sehari-hari menjadi email tindak lanjut, draf presentasi, dan daftar tindakan yang sudah rampung.
Comu Action Pro. (Sumber: Comu)