Lintasarta Umumkan LAMPU: Pelantar Marketspace Bertenaga Kecerdasan Buatan

Rahmat Jiwandono
Senin 09 Februari 2026, 16:43 WIB
Platform Lampu. (Sumber: istimewa)

Platform Lampu. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Lintasarta, sebagai AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison Group, resmi memperkenalkan Lintasarta AI Marketspace Universer (LAMPU), sebuah pelantar digital terpadu yang menawarkan cara anyar dalam membeli serta mengadopsi solusi digital.

Baca Juga: Daftar Kota/Kabupaten yang Terkaver Jaringan XL Ultra 5G Plus

LAMPU menyatukan beragam kebutuhan solusi digital, mulai dari Software-as-a-Service (SaaS), compute service, cybersecurity services, connectivity services, data services, Application Programming Interface (API), model prediksi, kecerdasan buatan (AI), hingga analitik, yang dapat dipakai secara instan dalam satu ekosistem yang aman, berdaulat, dan sepenuhnya dibangun di atas infrastruktur milik perusahaan.

Pelantar tersebut bisa kamu akses lewat tautan lampu.ai dan dirancang sebagai market generasi anyar yang menawarkan pengalaman one stop solution, bagi perusahaan guna menemukan, mencoba, dan menerapkan solusi digital dengan mempermudah pengadaan solusi serta keperluan digital lewat satu pelantar yang terintegrasi.

"Dengan fondasi infrastruktur konektivitas, komputasi awan (cloud), dan keamanan siber kelas enterprise, kami hadir guna mendukung akselerasi transformasi digital lintas industri sekaligus memperkuat kedaulatan digital bangsa," ungkap Presiden Direktur dan CEO Lintasarta Bayu Hantasena.

Baca Juga: Selama Nataru, Indosat Terapkan Avolusi5G pada Jaringan 5G

Dikatakan dia, LAMPU mengubah cara perusahaan dalam menjalankan bisnis dengan menerapkan teknologi, lewat ekosistem digital yang menghadirkan akses cepat kepada inovasi yang mudah, aman, dan pastinya relevan.

"Dengan memanfaatkan kekuatan infrastruktur Lintasarta yang berdaulat, LAMPU menjadi wadah bagi pelaku usaha, penyedia solusi dan pengembang (developer) lokal untuk melakukan kolaborasi, mempercepat inovasi, dan memperluas skala bisnis dengan lebih efisien," ujarnya.

Itu adalah langkah strategi Lintasarta dalam mendorong ekosistem digital nasional yang tangguh, inklusif, dan punya daya saing tinggi. Sebagai marketspace digital yang terintegrasi penuh, LAMPU menyederhanakan proses adopsi teknologi, memungkinkan pelanggan untuk mengakses solusi digital berkinerja tinggi, latensi rendah, serta mekanisme keamanan yang prima.

"Kami menawarkan fleksbilitas lewat beragam model konsumsi, langganan, pay-as-you-go, dan enterprise licensing, sehingga perusahaan bisa memaksimalkan biaya sekaligus mempercepat time-to-value," ujarnya.

Baca Juga: Virtual Storage Platform One Kini Sudah Tersedia di Google Cloud Marketplace

Dengan semangat prinsip 'open-ecosystem', LAMPU membuka akses untuk mitra teknologi, usaha rintisan (startup), dan penyedia perangkat lunak (software) guna membawa solusi mereka ke pasar yang lebih luas.

Dengan konektor API, integrasi cloud-native, dan kemampuan direct-deployment yang ditawarkannya, pengembang hingga penyedia teknologi diharapkan bisa lebih fokus guna berinovasi dan membangun solusi berbasis AI, data analisis, dan layanan digital yang siap produksi.

"Ekosistem digital yang kuat memerlukan konektivitas yang andal, cloud yang aman, dan kemampuan cyber security yang matang. Semua ini menjadi inti dari kami, dan sekarang Lintasarta padukan dalam LAMPU untuk memastikan setiap perusahaan, mulai dari skala kecil hingga besar, bisa mengadopsi teknologi dengan kepercayaan, kemudahan serta kenyamanan penuh," katanya.

LAMPU merupakan sebuah pelantar yang terintegrasi yang lahir dari filosofi bahwa teknologi seharusnya menjadi enabler pertumbuhan. Untuk itu, akses terhadap teknologi menjadi kunci untuk menjangkau lebih banyak lagi pengguna.

Baca Juga: Kian Meningkat, Kawasan Indo-Pasifik Hadapi Risiko Kecerdasan Buatan

LAMPU menyatukan pelbagai solusi digital dalam satu lingkungan yang terstandarisasi, terkurasi, dan bisa diskalakan, sehingga memungkinkan organisasi untuk membuka potensi baru dalam operasi, kolaborasi, dan pengambilan keputusan yang berbasis data.

Di sisi lain, Lintasarta juga memperkuat pembangunan AI Ecosystem sebagai bagian dari kontribusi terhadap transformasi digital Indonesia.

Melalui LAMPU, Lintasarta memperkenalkan akses terhadap model AI, dataset lokal, solusi AI yang industry-ready, untuk memperkuat kolaborasi dengan institusi akademik dan startup AI nasional, yang semuanya bertujuan memperluas partisipasi serta mempercepat kesiapan AI Ecosystem nasional.

Baca Juga: Alibaba Hadirkan Qwen3, Serangkaian Model Penalaran Kecerdasan Buatan 'Hibrida'

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno09 Februari 2026, 20:44 WIB

Lindungi dari Serangan Siber, WhatsApp Rilis Fitur Pengaturan Akun Ketat

Aplikasi ini memperkenalkan mode keamanan tingkat lanjut untuk melindungi dari peretas.
Ilustrasi fitur keamanan di WhatsApp. (Sumber: Meta)
Automotive09 Februari 2026, 20:27 WIB

Suzuki DR-Z4SM Mejeng di IIMS 2026, Begini Spesifikasi Mesinnya

Belum jelas apakah motor ini akan benar-benar dijual di Indonesia.
Suzuki DR-Z4SM. (Sumber: Suzuki)
Techno09 Februari 2026, 19:42 WIB

Crunchyroll Menaikkan Harga untuk Semua Paket Streaming Anime

Namun, paket termurah akan mendapatkan fasilitas baru.
Crunchyroll.
Automotive09 Februari 2026, 18:53 WIB

Royal Enfield Bear 650 Diniagakan di Indonesia, Tawakan 5 Opsi Warna

Motor ini dipajang di pameran otomotif IIMS 2026, Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, DKI Jakarta.
Royal Enfield Bear 650. (Sumber: Royal Enfield)
Techno09 Februari 2026, 16:43 WIB

Lintasarta Umumkan LAMPU: Pelantar Marketspace Bertenaga Kecerdasan Buatan

LAMPU merupakan manifestasi dari empat “C” yang merupakan pilar strategis Lintasarta yaitu Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration.
Platform Lampu. (Sumber: istimewa)
Automotive09 Februari 2026, 15:54 WIB

Yamaha Aerox Alpha Punya Baju Baru, Ada 6 Varian

MAXi Yamaha terus menghadirkan berbagai kejutan spesial pada awal tahun ini.
Wajah baru Yamaha Aerox Alpha di IIMS 2026. (Sumber: Yamaha)
Techno09 Februari 2026, 15:02 WIB

Daftar Kota/Kabupaten yang Terkaver Jaringan XL Ultra 5G Plus

XLSmart resmi Hadirkan 5G Blanket Pertama yang Tercepat.
Ilustrasi jaringan 5G. (Sumber: Samsung)
Automotive09 Februari 2026, 14:12 WIB

Astra Honda Motor Hadirkan Pengalaman Mobilitas Lengkap di IIMS 2026

Partisipasi AHM di IIMS 2026 merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Booth Astra Honda Motor di IIMS 2026. (Sumber: istimewa)
Automotive06 Februari 2026, 21:18 WIB

New Mazda CX-60 Sport Pakai Pelek 20 Inci, Dibanderol Senilai Rp718 Jutaan

Mengawali tahun dengan optimisme, Mazda mengusung tema “Vibrance in Every Move”.
New Mazda CX-60 Sport hadir di IIMS 2026. (Sumber: Mazda)
Automotive06 Februari 2026, 19:27 WIB

Hyundai All New Santa FE XRT Meluncur di IIMS 2026, Lihat Harga dan Speknya

Hyundai turut melansir New Creta Alpha di IIMS 2026.
Hyundai All New Santa FE XRT (kiri) dipamerkan di IIMS 2026, JIExpo Kemayoran, Jakarta. (Sumber: Hyundai)