Techverse.asia - Spotify bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan pendengar siniar atau podcast dengan memperluas program verifikasinya ke podcast dan menegaskan bahwa penggunaan dari Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk "meniru" podcaster lain tidak diperbolehkan.
Baca Juga: Ugreen Umumkan Bank Daya Nexode dan MagFlow Air Edition yang Sangat Tipis
Kebijakan Spotify selalu melarang peniruan identitas tanpa izin. Kini, mereka menegaskan kembali kebijakan tersebut dalam konteks kecerdasan buatan untuk membantu memastikan para kreator tetap memegang kendali atas identitas mereka dan pendengar dapat berinteraksi dengan konten yang mereka ketahui asli.
Spotify saat ini sudah menawarkan cara kepada kreator untuk melaporkan penggunaan suara atau identitas mereka tanpa izin. "Spotify akan menghapus acara podcast dan konten yang meniru penampilan kreator atau pembawa acara lain tanpa izin, baik itu menggunakan kloning suara AI atau metode lainnya," kata perusahaan dalam sebuah postingan blog kami sadur, Kamis (21/5/2026)
Selain itu, perusahaan juga telah resmi memperkenalkan lencana Verified by Spotify untuk acara siniar guna membantu mengautentikasi identitas dan penampilan kreator. Ini merupakan perluasan dari program Verified by Spotify yang baru-baru ini diluncurkan untuk musik.
Baca Juga: Merambah Kategori Kebugaran, Spotify x Peloton Sediakan 1.400 Video Latihan
Lencana Verified by Spotify tersebut disertai dengan ikon centang hijau muda, sehingga podcast asli jauh lebih mudah dikenali saat menjelajahinya. Lencana dan ikon ini akan muncul di halaman acara dan dalam pencarian.
Lencana baru ini akan mulai muncul di beberapa acara pilihan mulai 19 Mei 2026, dan akan terus diluncurkan dalam beberapa bulan mendatang.
Proses verifikasi mempertimbangkan siniar itu sendiri, tetapi juga pendengarnya. Siniar yang dihasilkan oleh AI cenderung menarik pendengar yang digerakkan oleh bot. Spotify mencari "aktivitas pendengar yang berkelanjutan, dengan keterlibatan audiens yang konsisten dari waktu ke waktu."
Untuk bisa memenuhi syarat mendapatkan lencana terverifikasi, sebuah siniar setidaknya harus memenuhi standar Spotify untuk keaslian dan kepercayaan. Seiring perluasan program ini, Spotify mengatakan akan fokus pada acara yang "dapat diotentikasi dengan yakin" berdasarkan kombinasi beberapa faktor
Baca Juga: Fitur Obrolan di Roblox Kini Harus Lakukan Verifikasi Usia
Faktor-faktor yang dimaksud tersebut meliputi aktivitas pendengar yang berkelanjutan, dengan keterlibatan audiens yang konsisten dari waktu ke waktu; kepatuhan yang baik terhadap kebijakan platform Spotify, memastikan konten sesuai dengan aturannya; dan keaslian audiens yang terverifikasi, termasuk perlindungan terhadap pendengar yang curang atau didorong oleh bot.
Spotify mengatakan bahwa ini adalah langkah pertama dalam serangkaian langkah yang mereka ambil untuk mendukung ekosistem podcast yang lebih tepercaya. Perubahan ini terjadi seiring dengan terus meningkatnya jumlah pendengar podcast di Spotify: Hingga akhir kuartal pertama tahun 2026, sekitar tujuh juta judul podcast tersedia di platform tersebut.
Ini bukan pertama kalinya Spotify harus mengeluarkan lencana verifikasi untuk mengarahkan pendengar agar menghindari konten buatan AI yang buruk. Platform ini baru-baru ini melakukan hal yang sama dengan musik.
Baca Juga: Fitur Spotify Prompted Playlist Kini Berfungsi untuk Siniar
Artis yang terverifikasi mendapatkan lencana dan ikon centang hijau yang sama. Lagu-lagu yang dihasilkan dari kecerdasan buatan dilaporkan mencakup sekitar 44 persen dari semua lagu yang baru diunggah, jadi alat ini benar-benar diperlukan.
Sebelumnya diberitakan, Spotify telah meluncurkan program verifikasi baru untuk memerangi spam, akun palsu, dan kecerdasan buatan (AI). Hal ini karena artis dan lagu yang dihasilkan oleh AI membanjiri platform streaming musik.
Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan asal Swedia ini telah mengonfirmasi bahwa ada orang sungguhan di balik musik dan profil tersebut, serta untuk membantu pendengar lebih mudah mengidentifikasi artis manusia yang autentik.
Baca Juga: Apple Podcast Memperkenalkan Pengalaman Siniar Video
















