Fitur Spotify Prompted Playlist Kini Berfungsi untuk Siniar

Rahmat Jiwandono
Jumat 10 April 2026, 14:54 WIB
Spotify prompted palylist di siniar.

Spotify prompted palylist di siniar.

Techverse.asia - Fitur daftar putar berbasis permintaan (prompted laylist) di Spotify kini berfungsi untuk siniar (podcast), setelah fitur tersebut diluncurkan untuk musik awal tahun ini. Sesuai namanya, ini adalah fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga: ASUS VM640 AiO Dijual Seharga Rp16 Juta di Indonesia, Lihat Spesifikasinya

Fitur prompted playlist ini memungkinkan pengguna untuk menggunakan bahasa alami, atau permintaan, untuk mendeskripsikan apa yang mereka cari dalam sebuah playlist dan algoritma akan melakukan sisanya.

Perusahaan mulai menguji fitur daftar putar berbasis permintaan di Selandia Baru pada akhir tahun lalu dengan fokus pada pembuatan playlist berbasis musik. Kemudian, tahun ini, perusahaan meluncurkan fitur tersebut di wilayah geografis baru, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, dan Swedia.

Spotify prompted playlist yang hingga kini hanya tersedia dalam bahasa Inggris saja, masih dalam versi beta dan akan terus berkembang sebelum diluncurkan ke pasar lain.

Baca Juga: Spotify Merilis AI Playlist: Bisa Buat Daftar Putar Lagu Berdasarkan Perintah Teks

Platform streaming musik tersebut mengatakan bahwa fitur ini sangat cocok untuk podcast, karena pendengar dapat menggunakannya untuk menemukan acara favorit baru atau "menyelami lebih dalam suatu topik atau budaya." Spotify menambahkan bahwa algoritma menghasilkan playlist berdasarkan permintaan dan riwayat mendengarkan seseorang, serta "apa yang terjadi di dunia saat ini."

Spotify memberikan beberapa contoh jenis perintah yang dapat digunakan untuk membuat daftar putar siniar, termasuk pengguna yang meminta bot untuk membuat daftar putar "tentang sains dan inovasi" dan yang lain "dengan berita hiburan terbesar dari beberapa hari terakhir."

Kini fitur beta prompted playlist akan memungkinkan pengguna premium di semua pasar ini untuk membuat daftar putar yang dibantu oleh AI untuk podcast dalam bahasa Inggris.

Baca Juga: Apple Podcast Memperkenalkan Pengalaman Siniar Video

Pengguna dapat mengetuk "buat" dan memilih opsi "daftar putar yang diperintahkan" untuk memulai dan menambahkan perintah seperti "buat daftar putar podcast kejahatan nyata yang saya minati. Tambahkan serial berperingkat tinggi yang mungkin saya lewatkan, terutama yang penuh dengan kejutan dan perubahan alur cerita."

Pengguna juga dapat memilih frekuensi pembaruan daftar putar, dengan pilihan termasuk harian, mingguan (dengan pilihan hari), dan tidak diperbarui. Ketika episode tertentu ditambahkan ke daftar putar pengguna, akan ada catatan singkat yang menunjukkan mengapa episode tersebut disertakan dalam daftar putarnya.

“Penggemar siniar selalu mencari siniar hebat berikutnya untuk didengarkan. Fitur prompted playlist membuat penemuan terasa mudah dan personal. Bagi para kreator, fitur ini membuka peluang baru yang kuat untuk penemuan, menghadirkan katalog lama dan episode baru kepada audiens yang secara aktif memberi sinyal apa yang ingin mereka dengar,” ungkap Lizzy Hale, Kepala Editorial Podcast Global Spotify, dalam sebuah pernyataan resminya kami sadur, Jumat (10/4/2026).

Spotify mencatat bahwa lebih dari 34 juta siniar ditemukan untuk pertama kalinya setiap minggu di Spotify. Perusahaan ini berupaya membantu lebih banyak penemuan siniar dengan fitur baru berbasis kecerdasan buatan ini.

Baca Juga: Noice Hadirkan Beragam Podcast dan Audioseries Baru: Ada Raisa hingga Nagita Slavina

Dikatakannya bahwa pengguna mungkin akan melihat daftar putar terarah yang dibuat oleh tim budaya Spotify di layar beranda mereka, yang dapat dengan mudah disesuaikan dengan mengubah petunjuknya. Spotify juga telah melakukan penyesuaian pada pelantar ya agar lebih ramah siniar.

Awal tahun ini, mereka menurunkan kriteria monetisasi untuk podcast video. Berdasarkan aturan baru, para kreator perlu memiliki tiga podcast yang telah diterbitkan, dua ribu jam konsumsi selama 30 hari sebelumnya, dan setidaknya seribu pendengar aktif selama 30 hari terakhir.

Selama pengumuman pendapatan kuartal keempat (Q4) tahun 2025 pada Februari saat itu, Co-CEO Spotify Alex Norström mengatakan bahwa terdapat lebih dari 530 ribu podcast video di pelantar tersebut.

Baca Juga: Spotify Menambahkan Transkrip Otomatis ke Siniar dan Akan Kloning Suara Podcaster

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle14 Juli 2026, 16:02 WIB

Oreo x BTS Umumkan Limited Edition Oreo dan BTS Cookies

Cita rasa biskuit ini diilhami dari kuliner jajanan jalanan hotteok di Korea Selatan.
Oreo x BTS. (Sumber: istimewa)
Techno14 Juli 2026, 15:59 WIB

Baru Seumur Jagung, Meta Hapus Fitur Muse Image, Ada Apa?

Meta menonaktifkan fitur yang memungkinkan pengguna untuk menghasilkan gambar AI dari akun Instagram publik mana pun.
Fitur Muse Image. (Sumber: Meta)
Automotive14 Juli 2026, 12:20 WIB

Honda Modif Contest 2026 Lombakan Beragam Kelas Modifikasi Sepeda Motor

AHM Hadirkan Wadah Kreativitas Modifikator Tanah Air
Ilustrasi HMC 2026. (Sumber: AHM)
Techno14 Juli 2026, 12:16 WIB

ASUS ROG Gjallar: Soundbar Khusus untuk Main Gim, Harga Mulai dari Rp7 Jutaan

Soundbar gaming premium dan ringkas ini memiliki fitur suara surround Dolby Atmos 2.1.2, mikrofon AEC internal, dan kontrol lintas platform yang intuitif.
ASUS ROG Gjallar. (Sumber: null)
Startup14 Juli 2026, 10:53 WIB

AI Agentic Tumbuh Pesat, Digital Trust Menjadi Fondasi di Sektor Keuangan

Seiring berkembangnya pemanfaatan AI dan semakin terhubungnya layanan keuangan digital, kebutuhan akan fondasi kepercayaan yang kuat akan menjadi semakin penting.
Ilustrasi AI Agentic.
Techno14 Juli 2026, 09:09 WIB

Nubia Hadirkan Neo 5 GT Special Edition, Bawa Sistem Pendingin Aqua Core

Ponsel gaming ini hadir dengan Sistem Pendingin Aktif Ganda Cair dan Udara Pertama dan Satu-Satunya di Kelasnya.
Nubia Neo 5 GT Special Edition. (Sumber: ZTE)
Startup13 Juli 2026, 19:05 WIB

Danamon Dorong Perusahaan Rintisan Indonesia Masuk Jaringan Investor Jepang

Ini terungkap dalam gelaran Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026.
Danamon berpartisipasi di gelaran Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026. (Sumber: danamon)
Startup13 Juli 2026, 18:29 WIB

Xendit x Dragonpay Bangun Jaringan Pembayaran Terpadu di Filipina

Xendit memperkuat jaringan pembayarannya di Asia Tenggara dengan platform pembayaran Filipina, Dragonpay.
Pendiri Dragonpay Robertson Chiang (kiri) dan Chief Revenue Officer Xendit Nazim Ali. (Sumber: null)
Techno13 Juli 2026, 18:29 WIB

Baseus Picogo Air Desainnya Sangat Ramping, Bank Daya Seharga Rp1 Jutaan

Ini adalah tambahan paling tipis untuk seri Baseus Picogo.
Baseus Picogo Air. (Sumber: Baseus)
Techno13 Juli 2026, 18:27 WIB

Nothing Phone 4B Diniagakan di Inggris, Punya 3 Varian Warna

Pelajar selengkapnya mengenai spesifikasi ponsel yang tampilannya merupakan gabungan dari Phone 4A dan Phone 4A Pro.
Nothing Phone 4B. (Sumber: Nothing)