Techverse.asia - Fitur daftar putar berbasis permintaan (prompted laylist) di Spotify kini berfungsi untuk siniar (podcast), setelah fitur tersebut diluncurkan untuk musik awal tahun ini. Sesuai namanya, ini adalah fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga: ASUS VM640 AiO Dijual Seharga Rp16 Juta di Indonesia, Lihat Spesifikasinya
Fitur prompted playlis tini memungkinkan pengguna untuk menggunakan bahasa alami, atau permintaan, untuk mendeskripsikan apa yang mereka cari dalam sebuah playlist dan algoritma akan melakukan sisanya.
Perusahaan mulai menguji fitur daftar putar berbasis permintaan di Selandia Baru pada akhir tahun lalu dengan fokus pada pembuatan playlist berbasis musik. Kemudian, tahun ini, perusahaan meluncurkan fitur tersebut di wilayah geografis baru, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, dan Swedia.
Spotify prompted playlist yang hingga kini hanya tersedia dalam bahasa Inggris saja, masih dalam versi beta dan akan terus berkembang sebelum diluncurkan ke pasar lain.
Baca Juga: Spotify Merilis AI Playlist: Bisa Buat Daftar Putar Lagu Berdasarkan Perintah Teks
Platform streaming musik tersebut mengatakan bahwa fitur ini sangat cocok untuk podcast, karena pendengar dapat menggunakannya untuk menemukan acara favorit baru atau "menyelami lebih dalam suatu topik atau budaya." Spotify menambahkan bahwa algoritma menghasilkan playlist berdasarkan permintaan dan riwayat mendengarkan seseorang, serta "apa yang terjadi di dunia saat ini."
Spotify memberikan beberapa contoh jenis perintah yang dapat digunakan untuk membuat daftar putar podcast, termasuk pengguna yang meminta bot untuk membuat daftar putar "tentang sains dan inovasi" dan yang lain "dengan berita hiburan terbesar dari beberapa hari terakhir."
Kini fitur beta prompted playlist akan memungkinkan pengguna premium di semua pasar ini untuk membuat daftar putar yang dibantu oleh AI untuk podcast dalam bahasa Inggris.
Baca Juga: Apple Podcast Memperkenalkan Pengalaman Siniar Video
Pengguna dapat mengetuk "buat" dan memilih opsi "daftar putar yang diperintahkan" untuk memulai dan menambahkan perintah seperti "buat daftar putar podcast kejahatan nyata yang saya minati. Tambahkan serial berperingkat tinggi yang mungkin saya lewatkan, terutama yang penuh dengan kejutan dan perubahan alur cerita."
Pengguna juga dapat memilih frekuensi pembaruan daftar putar, dengan pilihan termasuk harian, mingguan (dengan pilihan hari), dan tidak diperbarui. Ketika episode tertentu ditambahkan ke daftar putar pengguna, akan ada catatan singkat yang menunjukkan mengapa episode tersebut disertakan dalam daftar putarnya.
“Penggemar siniar selalu mencari siniar hebat berikutnya untuk didengarkan. Fitur prompted playlist membuat penemuan terasa mudah dan personal. Bagi para kreator, fitur ini membuka peluang baru yang kuat untuk penemuan, menghadirkan katalog lama dan episode baru kepada audiens yang secara aktif memberi sinyal apa yang ingin mereka dengar,” ungkap Lizzy Hale, Kepala Editorial Podcast Global Spotify, dalam sebuah pernyataan resminya kami sadur, Jumat (10/4/2026).
Spotify mencatat bahwa lebih dari 34 juta siniar ditemukan untuk pertama kalinya setiap minggu di Spotify. Perusahaan ini berupaya membantu lebih banyak penemuan siniar dengan fitur baru berbasis kecerdasan buatan ini.
Baca Juga: Noice Hadirkan Beragam Podcast dan Audioseries Baru: Ada Raisa hingga Nagita Slavina
Dikatakan bahwa pengguna mungkin akan melihat daftar putar terarah yang dibuat oleh tim budaya Spotify di layar beranda mereka, yang dapat dengan mudah disesuaikan dengan mengubah petunjuknya. Spotify juga telah melakukan penyesuaian pada platformnya agar lebih ramah podcast.
Awal tahun ini, mereka menurunkan kriteria monetisasi untuk podcast video. Berdasarkan aturan baru, para kreator perlu memiliki tiga podcast yang telah diterbitkan, dua ribu jam konsumsi selama 30 hari sebelumnya, dan setidaknya seribu pendengar aktif selama 30 hari terakhir.
Selama pengumuman pendapatan kuartal keempat (Q4) tahun 2025 pada Februari saat itu, Co-CEO Spotify Alex Norström mengatakan bahwa terdapat lebih dari 530 ribu podcast video di platform tersebut.
Baca Juga: Spotify Menambahkan Transkrip Otomatis ke Siniar dan Akan Kloning Suara Podcaster
















