Techverse.asia - Indosat Ooredoo Hutchison melakukan ekspansi jaringan 5G berbasis Avolusi5G pada momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ekspansi ini guna memastikan konektivitas yang lebih stabil, cepat, dan aman di tengah meningkatnya mobilitas serta aktivitas digital masyarakat.
EVP Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison Chandra Pradyot Singh menyampaikan, pada periode Nataru, konektivitas bukan hanya tentang kecepatan, namun juga stabilitas dan rasa aman.
"Melalui Avolusi5G, kami memastikan jaringan Indosat tetap andal, adaptif, dan relevan guna menjawab keperluan masyarakat yang kian digital, utamanya di kawasan Jakarta Raya dengan tingkat aktivitas yang sangat tinggi," ungkapnya.
Menurutnya, sebagai pusat aktivitas ekonomi dan digital nasional, Jakarta Raya punya karakter lalu lintas data yang padat, dinamis, dan terus berkembang.
Baca Juga: Google Translate Ditambahkan Gemini, Bisa Terjemahkan Idiom dan Real-time
Untuk itu, Indosat enggak hanya menambah kapasitas jaringan, namun juga menerapkan pendekatan berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkan jaringan beradaptasi secara waktu nyata terhadap kondisi lapangan, termasuk lonjakan trafik musiman selama Nataru.
"Lewat Avolusi5G, teknologi yang mengintegrasikan kecerdasan buatan langsung di dalam jaringan, Indosat mampu memaksimalkan performa jaringan secara otomatis; mulai dari pola mobilitas, distribusi kapasitas secara dinamis, hingga pengelolaan kepadatan pengguna, sehingga kualitas layanan tetap terjaga di beragam kondisi pemakaian," katanya.
Di kawasan seputaran Jakarta, yang mencakup wilayah DKI Jakarta sampai ke Bekasi dan Karawang, ekspansi jaringan 5G Indosat saat ini sudah menjangkau 32 kecamatan atau sekitar 26 persen dari total kecamatan di wilayah seputaran Jakarta dengan cakupan 5G mencapai 34 persen.
"Cakupan itu difokuskan pada kawasan pusat bisnis, area perkantoran, pusat komersial, dan koridor mobilitas utama yang punya kepadatan gedung tinggi dan trafik data yang intens," ujar dia.
Baca Juga: Motorola G86 Power 5G Dijual di Indonesia, Ini Harga dan Speknya
Penguatan jaringan 5G di seputaran Jakarta diarahkan guna memastikan performanya tetap stabil dan konsisten di lingkungan perkotaan yang kompleks, utamanya ketika jam sibuk dan periode puncak Nataru, kala aktivitas komunikasi, transaksi digital, dan konsumsi konten kian meningkat signifikan.
Ke depan, ekspansi jaringan 5G di Jabodetabek bakal terus diperluas secara bertahap untuk memperkuat pengalaman konektivitas di pusat-pusat aktivitas kota. Avolusi5G menghadirkan lompatan signifikan dibandingkan dengan jaringan 5G, baik dari segi kecepatan maupun latensi.
Berdasarkan data Indosat, rerata kecepatan unduh jaringan 4G ada di kisaran 33 Mbps, sedangkan jaringan 5G mampu mencapai 67 Mbps, atau setara dengan dua kali lebih cepat. Pada kondisi optimal, kecepatan download 5G bahkan dapat mencapai 200 Mbps sampai 400 Mbps.
Sementara itu, untuk kecepatan unggah alias upload, jaringan 5G mencatat performa hingga 31 Mbps, dan jauh atas 4G yang berada di kisaran 16 Mbps, sehingga menghadirkan pengalaman digital yang lebih responsif untuk pelbagai kegiatan sehari-hari.
Baca Juga: Indosat Punya Paket Bundling IM3 Platinum dengan iPhone 16
"Keunggulan dari Avolusi5G enggak cuma pada kecepatannya saja, tapi dengan pemrosesan langsung di jaringan (on-network processing), teknologi ini sanggup menyesuaikan performa jaringan secara waktu nyata sesuai dengan keperluan pengguna, tanpa butuh aplikasi tambahan atau perangkat khusus," ujarnya.
Sebagai bagian dari kesiapan Nataru, Indosat Ooredoo Hutchison juga memastikan pelanggan dapat langsung menikmati manfaat jaringan 5G melalui ketersediaan paket yang relevan yakni IM3 Freedom 5G 13GB masa aktif 30 hari seharga Rp40 ribu dan 20GB masa aktif tujuh hari seharga Rp33 ribu.
Sementara untuk Tri Happy 5G bisa memilih paket 14GB masa aktif 30 hari seharga Rp40 ribu atau 18GB masa aktif tujuh hari seharga Rp30 ribu untuk mendukung komunikasi, hiburan, dan produktivitas selama libur akhir tahun.
Baca Juga: XL Axiata Resmi Jalin Kerja Sama dengan Cisco: Siapkan Jaringan 5G dan Cloud

















