Techverse.asia - Google telah menghadirkan fungsionalitas baru yang dibantu Gemini untuk pencarian dan aplikasi terjemahannya (Google Translate). Google menyatakan, kecerdasan buatannya kini dapat memberikan terjemahan teks yang lebih alami dan akurat untuk frasa yang memiliki 'makna yang lebih bernuansa.'
Baca Juga: Huawei Hadirkan MatePad 11.5 S, Profil Ramping dan Fitur-fitur Canggih
Dengan demikian, Google Translate kini akan mempertimbangkan istilah slang dan ungkapan sehari-hari daripada memberikan terjemahan langsung yang terkadang kurang membantu.
Misalnya, jika kamu mencoba menerjemahkan idiom bahasa Inggris seperti "stealing my thunder," maka kamu sekarang akan mendapatkan terjemahan yang lebih akurat daripada terjemahan kata demi kata secara harfiah, karena Gemini akan menganalisis konteks untuk menangkap arti sebenarnya dari idiom tersebut.
Pembaruan terbaru pada fitur terjemahan teks ini diluncurkan pertama kali di Amerika Serikat (AS) dan India, menerjemahkan antara bahasa Inggris dan hampir 20 bahasa lainnya, termasuk Jerman, Spanyol, China, dan Arab. Fitur ini berfungsi di aplikasi Google Translate untuk iOS dan Android serta di web.
Selain itu, fitur terjemahan suara ke suara Gemini juga telah diperbarui, sehingga sekarang kamu dapat mendengar terjemahan waktu nyata di headphonemu, seperti fitur yang ada pada Apple AirPods Pro 3.
Baca Juga: Google Luncurkan Gemini 3: Model AI Miliknya yang Diklaim 'Terpintar'
Pengalaman terjemahan waktu nyata melalui headphone yang baru ini mempertahankan nada, penekanan, dan irama setiap pembicara, sehingga lebih mudah untuk mengikuti percakapan dan mengetahui siapa yang mengatakan apa. Kemampuan baru ini pada dasarnya mengubah setiap pasang headphone menjadi perangkat terjemahan satu arah waktu nyata.
“Baik saat mencoba melakukan percakapan dalam bahasa lain, mendengarkan pidato atau kuliah saat berada di luar negeri, atau menonton acara TV atau film dalam bahasa lain, kamu sekarang dapat memasang headphonemu, membuka aplikasi Translate, mengetuk ‘terjemahan langsung’ dan mendengar terjemahan waktu nyata dalam bahasa pilihanmu,” ujar Google VP Product Management, Search Verticals Rose Yao.
Versi beta sedang diluncurkan sekarang di aplikasi Google Translate di Android di AS, Meksiko, dan India. Fitur ini berfungsi dengan semua pasang headphone dan mendukung lebih dari 70 bahasa. Perusahaan berencana untuk menghadirkan kemampuan ini ke iOS dan lebih banyak negara pada 2026.
Baca Juga: Perkenalkan! Netray Translate, Laman Penerjemah Karya Anak Bangsa
Terakhir, Google menambahkan lebih banyak alat ke alat pembelajaran bahasa bertenaga AI yang berpotensi menyaingi Duolingo, yang diperkenalkan ke aplikasi Translate pada Agustus 2025. Seperti Duolingo, Google Translate sekarang akan dapat melacak berapa hari berturut-turut kamu mencoba mempelajari bahasa baru, sehingga kamu dapat memeriksa kemajuanmu dari waktu ke waktu.
Apakah fitur ini akan terus-menerus mengingatkanmu seperti burung hantu Duolingo yang terkenal karena bermalas-malasan masih belum jelas. Fitur umpan balik juga telah ditingkatkan, sehingga kamu akan menerima lebih banyak kiat bermanfaat tentang caramu mengucapkan kata atau frasa.
Google juga memperluas alat pembelajaran bahasanya ke hampir 20 negara baru, termasuk Jerman, India, Swedia, dan Taiwan. Penutur bahasa Inggris sekarang dapat berlatih bahasa Jerman, sementara penutur bahasa Bengali, Mandarin Cina, Belanda, Jerman, Hindi, Italia, Rumania, dan Swedia dapat berlatih bahasa Inggris.
Baca Juga: AirPods Pro 3 Punya Fitur Sensor Detak Jantung dan Terjemahan Langsung
Setelah beberapa waktu tidak menunjukkan banyak perhatian, Google telah sibuk menambahkan fitur baru ke Translate baru-baru ini. Selain fitur latihan bahasa yang baru, pembaruan di bulan lalu menambahkan kemampuan untuk memilih antara terjemahan "Cepat" dan "Lanjutan" yang memungkinkan untuk memprioritaskan kecepatan saat terburu-buru atau menerima terjemahan yang lebih akurat menggunakan Gemini.














