Toleransi Konsumen Indonesia Rendah Terhadap Hambatan Pendaftaran untuk Suatu Layanan

Rahmat Jiwandono
Jumat 02 Januari 2026, 20:10 WIB
Twilio mengeluarkan hasil studi berjudul Decoding Digital Patience. (Sumber: twilio)

Twilio mengeluarkan hasil studi berjudul Decoding Digital Patience. (Sumber: twilio)

Techverse.asia - Twilio mengeluarkan studi terbarunya yakni "Decoding Digital Patience: Are Asia Pacific's Digital Users Losing Their Cool" yang mengungkapkan bahwa konsumen di Indonesia punya tingkat kesabaran digital paling tinggi yang positif terkait dengan kecerdasan buatan (AI) dalam layanan pelanggan.

Vice President APJ Communications Twilio Robert Woolfrey menyampaikan, Indonesia secara konsisten tampil sebagai salah satu pasar digital paling terhubung di dunia, ada di posisi atas secara global untuk adopsi seluler dan media sosial.

"Dari konsumen di Indonesia, merek menerima hadiah berupa kesabaran serta keterbukaan terhadap teknologi baru seperti AI. Tapi konsumen juga punya tuntutan yang klir atas keamanan dan pengalaman awal yang seamless, sebagai fondasi yang enggak bisa ditawar guna membangun kepercayaan," ujar Woolfrey.

Konsumen Tanah Air adalah yang paling sabar 58% di kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ) dalam hal interaksi dengan merek lewat saluran digital maupun saluran otomatis. Sedangkan, Filipina ada di posisi selanjutnya, dengan 76% konsumen yang menunjukkan kesabaran dalam interaksi digital.

Baca Juga: Twilio x Chelsea Guna Memperkuat Strategi Fan Engagement

Statistik itu sangat bertolak belakang dengan temuan di Australia, Hong Kong, India, dan Jepang, yang mana tingkat kesabaran berkisar antara 60-65%, apalagi kalau dibandingkan dengan Singapura dengan konsumen yang disebut dalam laporan tersebut paling enggak sabaran 59%.

Tingkat toleransi yang tinggi tersebut disumbangkan oleh konsumen berusia muda, utamanya Generasi Z yang lebih sabar dalam mengakses layanan pelanggan berbasis digital atau otomatis 73%, dibanding dengan Generasi X dan Baby Boomers dengan 64%.

"Kesenjangan antargenerasi ini menegaskan tingkat keakraban serta penerimaan yang lebih tinggi di kalangan konsumen usia muda terhadap layanan serba digital," ujarnya.

Walau secara umum masyarakat kita sabar, namun tingkat toleransi konsumen kita juga bersifat kontekstual, meningkat tajam guna masalah-masalah kompleks dengan risiko tinggi, namun cepat menurun untuk kerumitan layanan yang rutin. Kala menemui persoalan yang rumit atau krusial seperti layanan kesehatan, tingkat kesabarannya sangat tinggi.

Baca Juga: Twilio Perluas Akses ke Rich Communication Services, Tersedia bagi Pengguna 2 Layanan Ini

Tercatat sebesar 81% konsumen masih tetap mampu sabar saat mengajukan pertanyaan lanjutan setelah berkonsultasi dengan dokter, mencerminkan pemahaman bahwa masalah kesehatan butuh respons yang mendalam dan cermat. Sebaliknya, toleransi konsumen Indonesia bakal anjlok ketika menemui masalah yang mendesak terkait teknologi dan ritel.

"Hanya 63% menyatakan bakal tetap sabar, sedikit lebih rendah dari tingkat kesabaran konsumen di Filipina yakni 66%, yang tersabar saat menghubungi layanan pelanggan buat melaporkan bahwa barang penting gagal dikirim tepat waktu," ujarnya.

Kendati demikian, konsumen Indonesia masih termasuk yang paling sabar di kawasan APJ. Bandingkan dengan 59% konsumen APJ yang telah berupaya keras untuk tetap sabar dalam situasi yang sama. Di pasar yang sudah sangat matang seperti Singapura dan Jepang, tingkat kesabaran bahkan merosot ke angka 52% dan 51%.

Baca Juga: Dewan Direksi Warner Bros Discovery Siap Tolak Tawaran Terbaru Paramount

Pola yang serupa ditemukan kala konsumen harus mengadukan gangguan layanan teknologi atau telekomunikasi. Tingkat kesabaran dalam situasi tersebut mencapai 69% di antara konsumen Indonesia - ini jauh lebih tinggi ketimbang Jepang dengan 51% dan Singapura 64%, bahkan juga masih lebih tinggi dari rata-rata kawasan yaitu sebesar 62%.

"Angka-angka tersebut menyoroti istimewanya tingkat kesabaran masyarakat Indonesia, bahkan walau di sejumlah situasi yang melibatkan transaksi penting dan mendesak tersebut tampak terjadi penurunan kesabaran," imbuhnya.

Namun, studi Twilio tersebut juga mengungkapkan bahwa konsumen di dalam negeri punya toleransi yang lebih rendah tentang hambatan di tahap awal atau pendaftaran untuk suatu layanan.

Lebih dari separuh (53%) konsumen Indonesia – tertinggi di APJ – mengaku akan mempertimbangkan ulang apakah mereka benar-benar butuh atau menginginkan suatu aplikasi atau layanan jika proses pendaftarannya terlalu panjang atau berbelit-belit.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno06 Maret 2026, 17:48 WIB

Vivo Unjuk Gigi Kecanggihan Kamera X300 Ultra di MWC 2026

Mengubah Kreasi Profesional dengan Kemampuan Video Mutakhir.
Vivo X300 Ultra memamerkan kemampuan pembuatan video sinematik. (Sumber: Vivo)
Automotive06 Maret 2026, 17:37 WIB

Harley Davidson Hadirkan 4 Moge Tipe Sport-Touring Baru di Asia Tenggara

Pengumuman balap Bagger World Cup bersama Niti Racing Indonesia, dan pengalaman penggemar yang mendalam.
Managing Director, Asia Emerging Markets and India di Harley Davidson Mark O'Flaherty. (Sumber: istimewa)
Automotive06 Maret 2026, 17:16 WIB

Indian Motorcycle Chief Vintage 2026 Beri Penghormatan untuk Moge Klasik Amerika

Chief Vintage 2026 Mengingatkan Kembali Gaya dan Keahlian Era Keemasan Sepeda Motor Amerika Serikat.
Indian Motorcycle hadirkan Indian Chief Vintage 2026. (Sumber: Indian Motorcycle)
Techno06 Maret 2026, 16:08 WIB

Nubia Neo 5 GT Dipamerkan di MWC 2026, Tersertifikasi untuk Gameplay 120FPS

Perangkat ini memiliki tiga varian warna.
Nubia Neo 5 GT. (Sumber: ZTE)
Techno06 Maret 2026, 15:47 WIB

Tecno Pova Curve 2 5G Disematkan Baterai Jumbo dengan Desain Tipis

Produk ini menggabungkan performa yang andal, masa pakai baterai yang lebih lama, dan bentuk yang ramping.
Tecno Pova Curve 2 5G (Sumber: Tecno)
Automotive06 Maret 2026, 15:21 WIB

Ducati DesertX Diperbarui Pakai Mesin V2 dan Rangka Monokok

Generasi kedua motor petualangan enduro Ducati yang telah sepenuhnya didesain ulang.
Ducati DesertX ditenagai dengan mesin V2. (Sumber: Ducati.)
Automotive06 Maret 2026, 14:43 WIB

Yamaha Fazzio Hybrid Warna Starry Night Dibanderol Rp25 Jutaan, Jumlah Terbatas

Warna Special Edition Fazzio Hybrid Starry Night Siap Jadi Spotlight Utama Anak Muda Skena.
Yamaha Fazzio Hybrid dengan warna Starry Night. (Sumber: Yamaha)
Techno06 Maret 2026, 13:52 WIB

Realme 16 5G Memiliki Selfie Mirror, Jadi Ponsel Pintar Pertama di Industri

Hadir melengkapi Realme 16 Series 5G dengan desain baru yang lebih segar dan kemampuan kamera AI Portrait Master.
Realme 16 5G. (Sumber: Realme)
Lifestyle05 Maret 2026, 20:47 WIB

Shopee Gelar Kampanye Big Ramadan Sale 2026 Selama 40 Hari

Dalam kampanye ini perusahaan juga mengintegrasikan pembayaran digital melalui Shopee Pay.
Shopee Pay. (Sumber: Shopee)
Lifestyle05 Maret 2026, 20:21 WIB

TikTok, TikTok Shop, dan Tokopedia Selenggarakan Kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026

Peran affiliate turut mendongkrak penjualan barnag-barang di pelantar lokapasar ini.
TikTok, TikTok Shop, dan Tokopedia menyelenggarakan program Ramadan Ekstra Seru 2026. (Sumber: istimewa)