OpenAI x Disney: Hadirkan Ratusan Karakter ke Sora dan ChatGPT

Rahmat Jiwandono
Senin 15 Desember 2025, 15:21 WIB
OpenAI dan Disney bekerja sama untuk menghadirkan karakter Disney ke Sora. (Sumber: OpenAI)

OpenAI dan Disney bekerja sama untuk menghadirkan karakter Disney ke Sora. (Sumber: OpenAI)

Techverse.asia - Walt Disney Company resmi mengumumkan telah menandatangani kemitraan tiga tahun dengan OpenAI yang akan menghadirkan karakter-karakter ikonik mereka ke generator video bertenaga kecerdasan buatan (AI) miliknya, Sora. Dengan demikian, Sora akan dapat membuat 'video sosial yang dipicu pengguna' yang menampilkan lebih dari 200 karakter dari Disney, Marvel, Pixar, hinggs Star Wars.

Baca Juga: TicNote Pods: Earbud Pencatat Catatan Bertenaga AI 4G Pertama di Dunia

Di antara karakter-karakter yang dapat digunakan penggemar dalam kreasi yang dihasilkan oleh Sora adalah Mickey Mouse, Minnie Mouse, Lilo, Stitch, Ariel, Belle, Beast, Cinderella, Baymax, Simba, dan Mufasa, serta karakter dari film dan waralaba termasuk Encanto, Frozen, Inside Out, Moana, Monsters Inc., Toy Story, Up, dan Zootopia.

Perjanjian kerja sama ini juga mencakup versi animasi dan ilustrasi karakter Marvel dan Lucasfilm seperti Black Panther, Captain America, Deadpool, Groot, Iron Man, Loki, Thor, Thanos, Darth Vader, Han Solo, Luke Skywalker, Leia, Mandalorian, Stormtrooper, dan Yoda.

Dengan adanya kesepakatan ini, pengguna OpenAI juga dapat meminta ChatGPT untuk menghasilkan gambar yang memanfaatkan kekayaan intelektual Disney, termasuk kostum, properti, kendaraan, dan lingkungan.

Baca Juga: Bing Kini Bisa Memakai Generator Video Sora Secara Gratis

Sementara itu, Disney akan menayangkan pilihan terkurasi video penggemar yang dihasilkan Sora di Disney Plus. Pengguna Sora dan ChatGPT dapat mulai menghasilkan gambar dan video dengan karakter Disney mulai awal tahun 2026.

“Disney adalah standar emas global untuk bercerita, dan kami senang bermitra untuk memungkinkan Sora dan ChatGPT Images memperluas cara orang menciptakan dan menikmati konten hebat,” jelas Chief Executive Officer (CEO) OpenAI Sam Altman lewat keterangan tertulisnya kami lansir, Senin (15/12/2025).

Contoh karakter Disney yang dihasilkan oleh video generator Sora.

Kata dia, perjanjian tersebut menunjukkan bagaimana perusahaan kecerdasan buatan dan para pemimpin kreatif dapat bekerja sama secara bertanggung jawab untuk mempromosikan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, menghargai pentingnya kreativitas, dan membantu karya-karya menjangkau khalayak baru yang luas.

Baca Juga: OpenAI Akhirnya Merilis Sora, Harus Langganan ChatGPT Plus dan Pro

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Disney pun akan melakukan investasi ekuitas sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp16,666 triliun di OpenAI, dan menerima waran untuk membeli ekuitas tambahan.

Perusahaan-perusahaan tersebut menyatakan bahwa investasi tersebut tunduk pada negosiasi perjanjian definitif, persetujuan perusahaan dan dewan direksi yang diperlukan, dan persyaratan penutupan yang lazim.

“Kemajuan pesat kecerdasan buatan menandai momen penting bagi industri kami, dan melalui kolaborasi dengan OpenAI ini, kami akan secara bijaksana dan bertanggung jawab memperluas jangkauan penceritaan kita melalui AI generatif, sambil menghormati dan melindungi para kreator dan karya-karya mereka,” tambah CEO Disney Bob Iger atas kerja sama tersebut.

Baca Juga: Biaya Berlangganan Tambah Mahal, Disney+ Juga Melarang Berbagi Akun

Bersamaan dengan perjanjian lisensi, Disney juga akan menjadi 'pelanggan utama' OpenAI, menggunakan antarmuka pemrograman aplikasi (API) perusahaan AI tersebut untuk membangun produk, alat, dan pengalaman baru, termasuk untuk Disney Plus. Disney juga akan menerapkan ChatGPT untuk digunakan oleh karyawannya.

Di Disney Plus, pengguna dapat menonton pilihan video yang dikurasi yang dihasilkan oleh Sora. OpenAI dan Disney juga akan berkolaborasi untuk menggunakan model OpenAI untuk memberdayakan pengalaman baru bagi pelanggan Disney Plus, mendorong cara-cara inovatif dan kreatif untuk terhubung dengan cerita dan karakter Disney.

Tapi, perlu dicatat bahwa Disney telah menggugat platform (pelantar) AI generatif Midjourney karena mengabaikan permintaan untuk berhenti melanggar hak kekayaan intelektualnya. Disney juga mengirimkan surat peringatan kepada Character.AI, mendesak perusahaan chatbot tersebut untuk menghapus karakter Disney dari antara jutaan pendamping kecerdasan buatan di pelantarnya.

Baca Juga: Disney Jajaki Pasar India, Buka Opsi Joint Venture Bisnis

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)