Sora Kini Sudah Tersedia dan Bisa Diunduh di Android

Rahmat Jiwandono
Rabu 05 November 2025, 17:07 WIB
Aplikasi Sora hadir di Android. (Sumber: OpenAI)

Aplikasi Sora hadir di Android. (Sumber: OpenAI)

Techverse.asia - Sora kini sudah tersedia dan bisa diunduh untuk pengguna Android di Google Play Store. Aplikasi yang memungkinkan untuk membuat, berbagi, dan me-remix video hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan ini sekrang tersedia di Google Play Store di Amerika Serikat (AS), Kanada, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Sementara itu, Sora versi iOS dari aplikasi AI generatif teks-ke-video OpenAI telah tersedia di pasar tertentu dan memerlukan undangan, tetapi orang-orang masih sangat antusias untuk membuat video mereka sendiri; aplikasi ini dilaporkan mencapai lebih dari satu juta unduhan dalam waktu kurang dari lima hari.

Selain menyajikan umpan video hasil rekayasa AI seperti TikTok, Sora juga memungkinkan pengguna membuat konten AI yang dibintangi diri sendiri atau teman pengguna dengan fitur yang disebut cameo.

Baca Juga: Bing Kini Bisa Memakai Generator Video Sora Secara Gratis

Saat pertama kali menggunakan aplikasi tersebut, pengguna dapat mengizinkan teman-temannyaa (bahkan orang asing) untuk membuat gambar mereka.

Setiap kali seseorang menggunakan kemiripan atas seseorang dalam sebuah video, Sora akan menetapkannya sebagai 'pemilik bersama' klip itu, yang memungkinkan pengguna untuk menghapusnya nanti atau mencegah orang lain memodifikasi video lebih lanjut pada generasi berikutnya.

“Kami pikir aplikasi sosial yang dibangun di sekitar fitur 'cameo' ini adalah cara terbaik untuk merasakan keajaiban Sora 2,” lanjut bunyi keterangan tersebut.

Yang terakhir ini memanfaatkan fitur Remix Sora, yang memungkinkan pengguna untuk mengikuti video yang sedang tren dan menawarkan interpretasi mereka sendiri. Sora 2 juga dapat menghasilkan suara bersamaan dengan video, yang pertama untuk model dari OpenAI.

Baca Juga: OpenAI Akhirnya Merilis Sora, Harus Langganan ChatGPT Plus dan Pro

Kendati begitu, Sora tidak dapat menghasilkan video dari tokoh figur publik - kecuali mereka mengunggah foto mereka ke aplikasi dan memberikan izin kepada teman atau siapa pun untuk menggunakannya dalam kreasi mereka - dan perangkat lunak akan menolak untuk membuat konten pornografi.

Selama beberapa minggu terakhir, perusahaan ini juga tengah menghadapi masalah karena pengguna membuat klip yang tidak sopan terhadap Martin Luther King Jr. dan menuai kecaman dari pemerintah Jepang atas peniruan manga dan anime terkenal.

Perusahaan ini juga baru saja menanggapi reaksi keras seputar karakter berhak cipta, seperti SpongeBob dan Pikachu, dengan mengubah kebijakan aplikasi Sora dari pendekatan "opt-out" menjadi sistem "opt-in" bagi pemegang hak cipta.

Itu bukan satu-satunya masalah hukum yang dihindari Sora. OpenAI juga digugat oleh pembuat video selebritas Cameo atas klaim pelanggaran hak cipta, dan keesokan harinya, perusahaan tersebut merilis fitur-fitur tambahan ke aplikasi Sora.

Baca Juga: Edimakor V4.0.1: Alat Pembuatan Gambar dan Video Hasil AI Generatif

Fitur-fitur tersebut termasuk kameo karakter, yang memungkinkan pengguna membuat video yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan generatif yang menampilkan hewan peliharaan dan benda mati mereka.

Di fitur ini, OpenAI berencana untuk memberi pemegang hak kemampuan untuk 'memungut biaya tambahan untuk cameo karakter dan orang-orang yang mereka sukai.' Apa pun namanya nanti, beberapa bentuk lisensi persona tampaknya akan menjadi bagian dari rencana monetisasi OpenAI untuk Sora.

Alat penyunting video dasar juga sedang dikembangkan OpenAI, termasuk kemampuan untuk menggabungkan beberapa klip. Sora juga berencana untuk membantu pengguna menyesuaikan linimasa media sosial mereka, dengan berfokus pada konten dari individu-individu tertentu, alih-alih audiens yang besar.

Seperti diketahui, pada akhir September kemarin, OpenAI telah menghadirkan Sora di iOS, sebuah generator audio dan video. OpenAI telah membagikan contoh-contoh video maupun audio yang mengesankan. Klip publiknya mampu menggambarkan permainan voli pantai, trik skateboard, rutinitas senam, hingga lompatan meriam dari papan loncat, di antara yang lainnya.

Baca Juga: Kingston Fury Rilis SSD Renegade G5 dengan Kapasitas Jumbo

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup09 Maret 2026, 20:16 WIB

Bagaimana Para Perempuan Pendiri Startup Mendorong Pertumbuhan yang Menguntungkan

Usaha rintisan di Asia Tenggara yang didirikan oleh perempuan yaitu Astro, Durianpay, Xendit, hingga Supermom.
Ilustrasi pemimpin startup perempuan. (Sumber: istimewa)
Techno09 Maret 2026, 19:53 WIB

Nothing Luncurkan Phone 4A dan Phone 4A Pro, Desainnya Tampil Berbeda

Desain unibody logam baru menempatkan transparansi Nothing klasik hanya pada modul kamera.
Nothing Phone 4A Pro. (Sumber: Nothing)
Automotive09 Maret 2026, 16:19 WIB

Polytron Sukses Jual Ratusan Unit Mobil Listrik Sepanjang 2025

Penjualan Mobil Listrik disebut Polytron sukses melampui Merek Jepang dan Korea Selatan.
Polytron G3 Plus. (Sumber: Polytron)
Techno09 Maret 2026, 15:45 WIB

Tecno Hadirkan Camon 50 Series, Debut dengan Teknologi TGuard

Seri ini Mendefinisikan Ulang Pencitraan Profesional Melalui Kekuatan AI Praktis.
Tecno Camon 50 Series. (Sumber: dok. tecno)
Hobby09 Maret 2026, 15:22 WIB

Praregistrasi Ragnarok Zero: Global Resmi Dibuka, Dapat Lisensi dari Gravity

Ragnarok model ini akan sangat mendekati versi asli dari Ragnarok Online yang rilis di era 2000an awal.
Ragnarok Zero Global. (Sumber: Gravity Game United)
Techno09 Maret 2026, 14:11 WIB

Spek dan Harga Xiaomi Watch 5, Tahan Selama 18 Hari dalam Mode Hemat Daya

Xiaomi Watch 5: Pengalaman Unggulan yang Didukung oleh Wear OS by Google.
Xiaomi Watch 5. (Sumber: Xiaomi)
Lifestyle09 Maret 2026, 13:44 WIB

Blibli Kini Resmi Hadir di Youtube Shopping

Belanja Makin Praktis untuk Pelanggan, Konten Makin Cuan bagi Kreator.
logo blibli (Sumber: blibli.com)
Techno09 Maret 2026, 13:32 WIB

Komdigi Batasi Akses ke Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Aturan ini akan mulai berlaku pada 28 Maret 2026 dan ini daftar media sosial yang dibatasi aksesnya buat anak-anak.
Ilustrasi sosial media. (Sumber: freepik)
Techno06 Maret 2026, 17:48 WIB

Vivo Unjuk Gigi Kecanggihan Kamera X300 Ultra di MWC 2026

Mengubah kreasi profesional dengan kemampuan video mutakhir.
Vivo X300 Ultra memamerkan kemampuan pembuatan video sinematik. (Sumber: Vivo)
Automotive06 Maret 2026, 17:37 WIB

Harley Davidson Hadirkan 4 Moge Tipe Sport-Touring Baru di Asia Tenggara

Pengumuman balap Bagger World Cup bersama Niti Racing Indonesia, dan pengalaman penggemar yang mendalam.
Managing Director, Asia Emerging Markets and India di Harley Davidson Mark O'Flaherty. (Sumber: istimewa)