Leica M EV1: Kamera M Pertama dengan Jendela Bidik Elektronik Terintegrasi

Rahmat Jiwandono
Jumat 24 Oktober 2025, 15:57 WIB
Leica M EV1. (Sumber: Leica)

Leica M EV1. (Sumber: Leica)

Techverse.asia - Dengan Leica M EV1 yang baru, Leica telah mencapai tonggak sejarah baru dalam sejarahnya dan memperkenalkan segmen baru pada Leica M-System. Kamera ini diluncurkan di Eropa dan pasar lainnya hari ini dengan harga 7.950 Euro atau setara dengan Rp153,25 juta.

Selain kamera M digital dan analog dengan rangefinder optik, perusahaan ini juga menyambut anggota baru dalam keluarga M, yaitu M Camera dengan jendela bidik elektronik atau eletric viewfinder (EVF) yang terintegrasi.

Leica M EV1 tersebut sejatinya didasarkan pada tipe M11-P yang telah dihadirkan pada 2023 lalu, tetapi ini menghilangkan fitur rangefinder tradisional dan menggantinya dengan jendela bidik elektronik 5,76 juta titik - sehingga jendela bidik di bagian depannya dihilangkan.

Baca Juga: Harga dan Spesifikasi Lengkap Kamera Leica SL3-S, Auto Fokusnya Kini Lebih Cepat

EVF beresolusi tinggi tersebut memberikan kualitas gambar yang cemerlang dengan kejernihan luar biasa dan rendering warna yang natural. Kalau diinginkan, data pencahayaan yang relevan – seperti kecepatan rana, ISO, dan nilai pencahayaan – dapat ditampilkan di sekitar gambar, yang tetap sepenuhnya tidak tercakup.

Peralihan otomatis antara jendela bidik dan panel sentuh juga didukung oleh sensor mata. Sementara, asisten fokus terintegrasi, yang sudah umum digunakan pada kamera Leica lainnya, sangat ramah pemakai. Fokus puncak menyorot bidang fokus aktif dengan lapisan berwarna, memungkinkan penyesuaian area fokus yang diinginkan secara presisi dan real-time.

Selain itu, zoom fokus menyederhanakan pemfokusan manual dengan menawarkan dua tingkat pembesaran yang dapat dipilih secara bebas, yang diaktifkan secara otomatis saat memutar cincin fokus atau secara manual melalui tombol fungsi.

Fitur ini berguna untuk mencapai fokus presisi saat menggunakan lensa cepat dengan kedalaman bidang yang dangkal atau saat bekerja dengan lensa makro.

Baca Juga: Ricoh GR IV Dipasarkan Seharga Rp24 Jutaan, Tersedia Mulai September 2025

Tuas di bagian depan kamera, yang digunakan pada M Camera rangefinder untuk melihat pratinjau bingkai garis terang, telah diberi fungsi yang bermanfaat pada Leica M EV1: kontrol ini dapat ditetapkan ke salah satu bantuan fokus atau zoom digital 1,3× atau 1,8×. Dengan sentuhan sederhana ke kanan atau kiri, bantuan fokus dapat diaktifkan atau dinonaktifkan dengan cepat dan nyaman sesuai kebutuhan.

Seperti disebutkan di atas karena M EV1 berbasis M11-P, ia memiliki prosesor yang sama yaitu sensor BSI-CMOS full-frame 60 megapiksel (MP), penyimpanan internal 64GB, dan dukungan untuk Content Credential. Dengan teknologi inovatif dari Content Authenticity Initiative (CAI) ini, tanda tangan digital ditambahkan ke gambar, yang memverifikasi keaslian dan proses pasca-pemrosesan dengan cara yang anti-rusak.

Sementara, tanpa rakitan rangefinder, dan dengan konstruksi aluminium seperti M11 hitam, M EV1 memiliki berat 484 gram tanpa lensa terpasang. Produk ini dibuat di Jerman menggunakan material berkualitas tinggi, mengusung bahasa desain khas M yang jelas dan berkelas. Lapisan kulit imitasinya yang bermotif berlian dan desain depan minimalis sengaja membedakannya dari kamera seri M rangefinder tradisional.

Baca Juga: Kian Meningkat, Kawasan Indo-Pasifik Hadapi Risiko Kecerdasan Buatan

Lebih lanjut, sensor itu didukung Triple Resolution Technology, yang dikagumi karena rendering warnanya yang presisi, resolusi detail yang mengesankan, rentang dinamis yang tinggi, dan perilaku noise yang apik. Gambarnya pun dapat disimpan dalam format DNG atau JPEG dengan resolusi 60, 36, atau 18MP.

Dengan prosesor Maestro III memproses data gambar dengan resolusi tertinggi dengan cepat dan menyimpannya di memori internal atau kartu microSD. Berkat konektivitas tanpa batas melalui Bluetooth, Wi-Fi, atau kabel, kamera ini dapat dihubungkan dengan cepat dan mudah menggunakan aplikasi Leica FOTOS.

Gambar-gambarnya juga dapat dikirim ke ponsel pintar dengan hemat energi di latar belakang menggunakan teknologi Bluetooth Low Energy.

Baca Juga: Canon EOS C50 Baru: Kamera Sinema Sensor CMOS Full-Frame 7K

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno13 Maret 2026, 17:33 WIB

X Memperbarui Creator Subscriptions dengan Sejumlah Fitur Anyar

Ini adalah bagian dari upaya monetisasi yang lebih luas yang disebut 'Creator Subscriptions 2.0.'
Aplikasi X/Twitter. (Sumber: Getty Images)
Techno13 Maret 2026, 17:13 WIB

Realme Perkenalkan Ramadan Campaign 2026 Lewat TVC

Kompetisi #MakeSorryReal, mendorong anak muda membagikan momen permintaan maaf dengan hadiah ratusan juta rupiah.
Hadiah yang bisa kamu menangkan dari program TV Commercial. (Sumber: Realme)
Techno13 Maret 2026, 16:53 WIB

Roblox Tambahkan Fitur Penyaring Obrolan Berbasis AI untuk Kata-kata Terlarang

Fitur ini akan mengganti dan mengedit bahasa yang tidak diizinkan berdasarkan kebijakan Roblox.
Roblox sensor omongan yang tak pantas di kolom chat. (Sumber: Roblox)
Techno13 Maret 2026, 16:28 WIB

Kamera GoPro Generasi Berikutnya akan Ditenagai Prosesor GP3, Mendukung AI

Menetapkan standar kualitas gambar baru dalam pengambilan gambar cahaya rendah, waktu pengoperasian, dan kinerja termal.
Contoh hasil jepretan gambar GoPro yang ditenagai cip GP3. (Sumber: GoPro)
Techno13 Maret 2026, 14:36 WIB

Damac Digital Hadirkan Data Center di Tengah Kota Jakarta

Fasilitas ini akan memperkokoh infrastruktur digital di Indonesia.
Damac Digital. (Sumber: istimewa)
Techno13 Maret 2026, 14:25 WIB

Laporan Coursera: Perempuan Selesaikan Kursus AI Generatif Lebih Tinggi Ketimbang Pria

Temuan ini menyoroti ketekunan yang tinggi di kalangan peserta didik perempuan.
Ilustrasi AI generatif.
Techno13 Maret 2026, 14:11 WIB

Colorful Hadirkan Seri iGame GeForce RTX 50 Ultra

Ada dua kartu grafis yang ditawarkan.
Colorful iGame GeForce RTX 50 Ultra Series. (Sumber: Colorful)
Techno13 Maret 2026, 13:52 WIB

2 Headphone Live Terbaru JBL Menawarkan Masa Baterai hingga 80 Jam

Suara lebih jernih. Peredam kebisingan yang lebih cerdas. Dirancang untuk tampil beda.
JBL Live Series. (Sumber: Harman)
Lifestyle12 Maret 2026, 20:38 WIB

Rooster Fighter Bakal Tayang di Crunchyroll Mulai 15 Maret 2026

Anime ini dipastikan tayang di Asia Tenggara dan India.
Anime Rooster Fighter. (Sumber: Crunchyroll)
Techno12 Maret 2026, 20:23 WIB

Honor Robot Phone akan Didukung Sistem Pencitraan oleh ARRI

Intip sekilas bocoran Robot Phone: spesies smartphone baru.
Honor Robot Phone. (Sumber: Honor)