Akibat Hal Ini TikTok Kena Denda Rp15 Miliar di Indonesia

Rahmat Jiwandono
Rabu 01 Oktober 2025, 17:06 WIB
TikTok. (Sumber: Unsplash)

TikTok. (Sumber: Unsplash)

Techverse.asia - TikTok dijatuhi denda senilai Rp15 miliar oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Indonesia lantaran perusahaan tersebut terlambat dalam melaporkan akuisisi mayoritas saham dari Tokopedia.

Putusan tersebut disampaikan oleh Rhido Jusmadi bersama dua anggota yaitu M. Noor Rofieq dan M. Fanshurullah Asa dalam sidang Majelis Komisi di Kantor Pusat KPPU Jakarta, Senin (29/9/2025).

Sebagai informasi, TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd pada tahun lalu telah merampungkan akuisisi terhadap Tokopedia, perusahaan rintisan yang bergerak di bidang lokapasar elektronik, dengan nilai investasi sebesar US$1,5 miliar atau sekitar Rp23,25 triliun saat itu.

Baca Juga: Honor Magic 8 Bakal Punya Tombol AI Baru, Ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5

Dengan demikian, TikTok pun menguasai 75,01 persen saham Tokopedia, sedangkan sisanya 24,99 persen masih dikendalikan oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Akuisisi itu dilakukan agar TikTok Shop bisa masuk kembali ke pasar Indonesia setelah sempat dilarang karena menggabungkan media sosial dan lokapasar jadi satu.

Proses akuisisi tersebut selesai pada Januari 2024 dan efektif secara hukum di bulan yang sama, padahal batas waktu penyampaian notifikasi ke KPPU selambat-lambatnya pada 19 Maret 2024. Namun, lewat tenggat waktu ini, TikTok pun tak kunjung memberi notifikasi ke KPPU terkait dengan akuisisinya pada Tokopedia.

Pemberitahuan yang diterima oleh KPPU adalah proses ambil alih Tokopedia oleh TikTok, tapi perusahaan itu bukan dari entitas pengambilalih yang resmi. "Selayaknya pemberitahuan yang dilakukan oleh TikTok Nusantara (SG) Pte Ltd, perusahaan yang didirikan khusus guna menyelesaikan transaksi pengambilalihan Tokopedia," tulis KPPU lewat keterangan tertulisnya kami sadur, Rabu (1/10/2025).

Baca Juga: Capai Kesepakatan dengan Grup GoTo, TikTok Shop Fix Gabung Tokopedia?

Sampai batas waktu yang telah ditentukan oleh KPU itu, TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd. tak melakukan notifikasi ke KPPU. Sehingga pada 7 Agustus 2024, KPPU telah membatalkan notifikasi yang dilakukan oleh perusahaan milik ByteDance itu dan mulai menggelar penyelidikan dugaan keterlambatan notifikasi atas TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd sejak 8 Agustus 2024.

Mengacu pada jumlah hari keterlambatan notifikasi terhitung sejak tanggal kewajiban notifikasi hingga dengan tanggal dimulainya penyelidikan, TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd pun diduga telah terlambat melakukan notifikasi selama 88 hari kerja.

KPPU menegaskan bahwa setiap pengambilalihan saham wajib untuk dilaporkan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. TikTok disebut sebagai special purpose vehicle (SPV) yang dibentuk khusus atas transaksi tersebut. Pemakaian SPV berpotensi untuk disalahgunakan agar terhindar dari kewajiban hukum.

Walau KPPU sebelumnya telah menyetujui akusisi TikTok atas Tokopedia secara bersyarat dan menilai tak ada dampak negatif terhadap persaingan usaha, kelalaian administratif tetap dikategorikan sebagai sebuah pelanggaran. Jadi, persetujuan bersyarat tak menghapus kewajiban administratif.

Baca Juga: TikTok Memikat Para Penulis Lagu dengan Fitur Promosi Baru

"(Namun) notifikasi harus tetap disampaikan tepat waktu oleh badan usaha pengambilalih," lanjut bunyi putusan KPPU itu.

Dalam sidang tersebut, TikTok Nusantara (SG) Pte Ltd tak menampik akan adanya keterlambatan penyampaian notifikasi kepada KPPU, tak menolak temuan yang sudah ada, bersikap kooperatif sepanjang pemeriksaan, hingga tak ada riwayat pelanggaran sebelumnya. Faktor-faktor inilah yang menjadi pertimbangan yang meringankan.

Atas dasar putusan itu, KPPU memberi denda sebesar Rp15 miliar atas TikTok Nusantara (SG) Pte Ltd yang wajib guna disetorkan ke kas negara dalam waktu 30 hari usai putusan berkekuatan hukum tetap.

"Kami menegaskan kembali komitmen dalam menjaga kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban pelaporan penggabungan, peleburan, hingga pengambilalihan saham. KPPU menilai kepatuhan administratif adalah fondasi penting guna memastikan terciptanya persaingan usaha yang sehat di Indonesia," kata KPPU.

Baca Juga: KPPU Naikkan Proses Penyelidikan Monopoli Shopee ke Tahap Pemeriksaan

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)