Pengguna TikTok akan Segera Bisa Kirim Gambar dan Pesan Suara Melalui DM

Rahmat Jiwandono
Rabu 03 September 2025, 17:56 WIB
Pesan langsung di TikTok akan memungkinkan kirim gambar ataupun pesan suara. (Sumber: TikTok)

Pesan langsung di TikTok akan memungkinkan kirim gambar ataupun pesan suara. (Sumber: TikTok)

Techverse.asia - TikTok melangkah lebih jauh untuk menjadi lebih dari sekadar pelantar untuk menggulir video pendek tanpa batas. Ya, media sosial milik ByteDance ini kini resmi memberi pengguna cara baru untuk berinteraksi dengan orang lain melalui pesan langsung (Direct Message/DM).

Pengguna kini bisa mengirim pesan suara alias voice note dan berbagi hingga sembilan gambar atau video dalam obrolan satu lawan satu dan grup di pelantar tersebut. Menurut juru bicara TikTok Jashel Jones, fitur anyar ini akan diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang.

"Pesan langsung hanya tersedia untuk akun yang berusia 16 tahun ke atas, yang berarti fitur-fitur ini hanya tersedia untuk akun tersebut," kata Jones kami kutip, Rabu (3/9/2025).

Baca Juga: POCO C85 Ditenagai MediaTek Helio G81-Ultra dan Baterai Jumbo

Dengan fitur-fitur baru ini, katanya, TikTok memposisikan dirinya lebih dari sekadar platform hiburan, dan bertujuan untuk menjadi tempat di mana pengguna berinteraksi secara teratur, lebih dari sekadar saling mengirim video TikTok.

Di sisi lain, kemampuan baru tersebut membuat pengalaman berkirim pesan TikTok lebih selaras dengan aplikasi dan layanan sosial populer lainnya.

Seiring meningkatnya popularitas pesan suara, TikTok akan mengikuti tren ini tetapi membatasi durasi pesan suaranya menjadi satu menit. Peluncuran fitur ini hadir karena layanan seperti WhatsApp, Instagram, dan Apple Messages yang telah menawarkan kemampuan untuk mengirim voice note kepada orang lain melalui DM.

Baca Juga: Fitur Pesan Langsung Kini Ada di Spotify

Dengan begitu, masuk akal bagi TikTok untuk menambahkan pesan suara ke pesan langsungnya, terutama karena semakin banyak orang, terutama Generasi Z, yang menggunakan format ini untuk berkomunikasi.

Sementara itu, untuk gambar dan video, pengguna dapat mengirim hingga sembilan gambar atau video, yang diambil dari aplikasi kamera atau galeri perangkat mereka untuk dibagikan kepada orang lain, melalui DM atau obrolan grup. Mereka juga dapat memilih untuk menyunting konten sebelum mengirimkannya.

Laporan tersebut menambahkan bahwa masih akan ada batasan dengan fitur obrolan baru ini, termasuk tidak dapat mengirim gambar atau video sebagai pesan pertama kepada pengguna lain.

Misalnya, jika seseorang mengirim pesan kepada kamu untuk pertama kalinya, mereka tidak dapat mengirim foto atau video yang mereka ambil sendiri; mereka hanya dapat membagikan konten yang sudah ada di TikTok.

Baca Juga: TikTok Memikat Para Penulis Lagu dengan Fitur Promosi Baru

Selain itu, ketika seseorang memilih untuk mengirim foto atau video, TikTok akan mengingatkan mereka untuk melindungi privasi dan memperhatikan kepada siapa mereka mengirim konten tersebut.

Pembatasan baru ini melengkapi aturan TikTok yang saat ini hanya mengizinkan pengguna terdaftar berusia minimal 16 tahun untuk menggunakan fitur pesannya.

TikTok juga memberi pengguna berusia di atas 18 tahun kemampuan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur yang sudah ada yang secara otomatis mendeteksi dan memblokir gambar telanjang dalam obrolan untuk pengguna berusia antara 16 dan 18 tahun.

Hal ini berarti pengirim akan diblokir dari mengirim gambar telanjang, dan penerima tidak akan melihat gambar tersebut sama sekali. TikTok memandang fitur-fitur baru ini sebagai cara bagi pengguna untuk mengekspresikan diri dan terhubung dengan orang lain dengan cara yang sudah biasa mereka lakukan.

Baca Juga: IAS Luncurkan Pengukuran Atensi Sosial Berbasis AI Pertama di Snapchat

Langkah ini diambil seiring TikTok mengembangkan produk pesannya. Tahun lalu, platform tersebut telah meluncurkan obrolan grup, yang memberi pengguna kemampuan untuk mengobrol dengan hingga 32 orang sekaligus.

TikTok sendiri juga baru-baru ini menambah Creator Chat Rooms, sebuah ruang khusus bagi para kreator dan pengikut mereka untuk terhubung dan berinteraksi satu sama lain. Sejatinya, aplikasi perpesanan lain seperti Messenger dan Snapchat sudah memungkinkan penggunanya untuk mengirim catatan suara atau media, tetapi TikTok perlahan mengejar pesaingnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)