Lazada Aplikasikan Beragam Fitur AI, Bantu Optimalkan Bisnis Daring

Rahmat Jiwandono
Senin 30 Juni 2025, 18:54 WIB
Pemaparan teknologi kecerdasan buatan yang terdapat di platform Lazada. (Sumber: Lazada)

Pemaparan teknologi kecerdasan buatan yang terdapat di platform Lazada. (Sumber: Lazada)

Techverse.asia - Lazada sudah mengadopsi teknologi kecerdasan buatan dan AI generatif pada platform lokapasarnya. Ini adalah langkah guna mendorong penerapan kecerdasan buatan para penjual daring di Indonesia ke dalam operasional bisnis dengan inovasi kelas dunia.

"Mengintegrasikan teknologi baru yang belum familiar tidak hanya soal waktu dan usaha saja, tapi juga memerlukan sumber daya yang tepat, panduan yang jelas, dan perencanaan yang matang supaya bisa sukses," ungkap CEO Lazada Group James Dong, Senin (30/6/2025).

Pada fase awal adopsi kecerdasan buatan, katanya, penjual di platform Lazada sekarang bisa memanfaatkan fitur Lazada Business Advisor untuk wawasan tren pasar dan analitik performa tokonya. Selain itu, AI Smart Listing yang membantu penjual membuat daftar produknya yang menarik dan dipersonalisasi.

Baca Juga: Android 16 Beta Telah Tersedia untuk Vivo X200 Pro dan iQOO 13

"Hal ini dibantu oleh kecerdasan buatan untuk menonjolkan fitur-fitur penting produk-prooduk mereka. Untuk penjual kategori fesyen pun dapat memakai model AI pada fitur ini untuk membuat produk jualannya tambah menarik," ujarnya.

Lebih lanjut untuk optimalisasi efisiensi operasional, termasuk Lazada IM Shop Assistant (LISA) yang mempercepat komunikasi dengan pelanggan, Lazada Sponsored Solutions yang menawarkan iklan berbasis kecerdasan buatan dengan target konsumen yang tepat.

Dalam hal terobosan bagi konsumen, Lazada memberi inovasi seperti AI Powered Skin Test yang menganalisis kondisi kulit memakai Augmented Reality (AR) untuk memberi rekomendasi produk lebih cepat. Dan fitur Virtual Try On untuk pengalaman menjajal produk secara virtual.

"Data yang dihasilkan ketika pelanggan mencoba fitur ini terkoneksi dengan chatbot AI Lizzie yang akan memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi. Semua fitur itu kami rancang untuk membantu para penjual meningkatkan peluang konversi ke penjualan supaya mereka mampu mengembangkan bisnisnya secara kompetitif dan efektif," ujarnya.

Baca Juga: Laporan Lazada: Kesenjangan Penerapan AI bagi Penjual Online di Indonesia Masih Tinggi

Sementara itu, untuk menjawab kesenjangan kecerdasan buatan di antara para pelaku usaha di e-commerce, Lazada bekerja sama dengan Kantar memfasilitasi penjual online lewat buku panduan kesiapan AI penjual online.

Dirancang untuk membantu penjual memaksimalkan kecanggihan kecerdasan buatan ke dalam bisnisnya, panduan ini mengategorikan penjual ke dalam tiga model kesiapan yang merepresentasikan berbagai tahapan adopsi dan kesiapan AI, yakni AI Adepts (pengguna lanjutan AI), AI Aspirants (pengguna parsial AI), dan AI Agnostics (pengguna minimal AI).

Berdasarkan tingkat kesiapan ini, Lazada merancang panduan strategis yang mampu membantu penjual di masing-masing tingkat untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam operasional bisnisnya.

Baca Juga: Bukan di Lokapasar, Orang Indonesia Ternyata Lebih Suka Belanja di Minimarket

Integrasi kecerdasan buatan sesuai dengan tingkat kesiapan ini dilakukan demi mendukung penjual dalam mengadopsi AI ke dalam operasional bisnis hingga bisa meraih kesuksesan di lanskap ekonomi digital yang terus berkembang.

"Kami sadar bahwa kecerdasan buatan akan menjadi bagian integral dari ekosistem lokapasar. Oleh karena itu, Lazada mengembangkan berbagai fitur AI untuk menjawab kebutuhan penjual, mulai dari membuat daftar produk, mengelola hubungan dengan pelanggan, hingga meningkatkan konvensi penjualan," imbuh Head of Business Growth and Operations Lazada Indonesia Amelia Tediarjo.

Menurut Amelia, fitur-fitur ini dapat dengan mudah diakses bagi penjual di Lazada untuk memaksimalkan performa dan efisiensi bisnis dalam ekosistem Lazada.

Baca Juga: Laporan Lazada: 88% Konsumen Beli Barang Berdasarkan Rekomendasi AI

Bersama Kantar, mereka juga merilis riset yang berjudul 'Menjembatani Kesenjangan AI: Persepsi dan Tren Adopsi Penjual Online di Asia Tenggara', hasil kolaborasi Lazada dan Kantar pada 2025 menemukan bahwa penjual di Indonesia menyambut keberadaan AI secara positif, dengan 91% dari responden lebih siap mengadopsi AI dalam kehidupan pribadi mereka, lebih tinggi dibandingkan pembeli sebesar 78%.

Indonesia sendiri juga menyimpan potensi besar untuk menjadi negara adidaya AI di Asia Tenggara. Saat ini, sudah 29% penjual online di Indonesia yang mahir mengintegrasikan AI di berbagai aspek operasional bisnis.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive31 Juli 2026, 16:28 WIB

GIIAS 2026: Wuling Aira Ev Resmi Meluncur, Ada Model Standar Range dan Long Range

Mobil listrik yang memadukan artistik, inovatif, ramah, dan aman.
Wuling Aira ev. (Sumber: Wuling)
Lifestyle31 Juli 2026, 16:27 WIB

Pitaka Luncurkan Jajaran Casing untuk Ponsel Lipat Baru Samsung

Engsel modular, layar, dan pelindung belakang yang dirancang untuk memberikan kepercayaan diri kepada pengguna ponsel lipat.
Aksesori casing Pitaka untuk foldable phone Galaxy Z Fold 8 & Flip 8 Series. (Sumber: dok. pitaka)
Techno31 Juli 2026, 13:46 WIB

Gemini Notebook Hadir di Samsung Galaxy Z Fold 8 Series dan Flip 8

Ponsel lipat baru Samsung hadir dengan Gemini Notebook yang sudah terpasang.
Gemini Notebook di perangkat lipat Galaxy Z Fold 8 Series dan Z Flip 8. (Sumber: Samsung)
Automotive31 Juli 2026, 13:37 WIB

KIA Seltos Terbaru Punya 3 Model, Berapa Harganya?

Mobil ini resmi dipamerkan di gelaran GIIAS 2026.
All New KIA Seltos dipamerkan di GIIAS 2026. (Sumber: KIA)
Automotive31 Juli 2026, 10:46 WIB

Scomadi Technica 200W Frank Sanderson Edition II Dibanderol Seharga Rp121 Juta

Frank Sanderson Edition II diprediksi akan menjadi salah satu model Scomadi yang paling diminati oleh kolektor dan pecinta skuter premium di Indonesia maupun pasar internasional.
Scomadi Turismo Technica 200w Frank Sanderson Edition II. (Sumber: Scomadi)
Lifestyle31 Juli 2026, 10:44 WIB

Adidas Jadi Apparel Resmi untuk Tim Nasional di Ajang Esports Nation Cup

Lebih dari 100 negara dan wilayah akan mengenakan jersey tim nasional rancangan adidas di ajang Esports Nations Cup (ENC).
Adidas jadi sponsor untuk jersey timnas di ENC 2026. (Sumber: Esports Foundation)
Techno31 Juli 2026, 09:24 WIB

Alibaba Cloud Sebut Perusahaan di Asia Semakin Cepat Adopsi AI

Namun demikian membutuhkan solusi AI menyeluruh yang aman.
Hasil riset Alibaba Cloud. (Sumber: alibaba)
Automotive31 Juli 2026, 09:22 WIB

Honda NX500 Resmi Hadir di Indonesia, Begini Harga dan Spek Lengkapnya

Big bike adventure touring Honda terbaru di Indonesia.
Honda NX500 warna Graphite Black. (Sumber: Astra Honda Motor)
Hobby30 Juli 2026, 20:48 WIB

Gypsum Jadi Media Lukis untuk Salurkan Kreativitas Anak-anak

Ide ini dipelopori oleh anak muda asal Kotagede, Kota Yogyakarta.
Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)
Techno30 Juli 2026, 15:32 WIB

WhatsApp Tambahkan Banyak Fitur Baru, Apa Saja?

WhatsApp menambahkan peningkatan Apple CarPlay dan Android Auto, pendaftaran iPad, dan banyak lagi.
Fitur-fitur baru WhatsApp. (Sumber: Meta)