Android 16 Dapat Banyak Fitur Aksesibilitas Baru, Apa Saja?

Rahmat Jiwandono
Selasa 09 Desember 2025, 17:16 WIB
Pembaruan pada Android 16. (Sumber: Google)

Pembaruan pada Android 16. (Sumber: Google)

Techverse.asia - Google telah merilis serangkaian pembaruan Android 16, beserta fitur-fitur umum dan aksesibilitas Android baru. Dibandingkan dengan peluncuran utama Android 16 pada Juni 2025, rilis yang baru tersebut merupakan pembaruan minor yang memperluas fitur notifikasi, ikon, layar panggilan, dan lain-lain.

Peluncuran fitur-fitur Android 16 baru, yang pertama kali hadir di perangkat Google Pixel, menandai babak baru dalam penyampaian pembaruan Android, seiring perusahaan beralih dari pembaruan tahunan tunggal ke rilis yang lebih sering.

Android 16 menambahkan ringkasan notifikasi bertenaga AI yang meringkas pesan panjang dan obrolan grup menjadi ikhtisar singkat yang mudah dibaca. Pengatur notifikasi baru akan secara otomatis mengelompokkan dan menonaktifkan notifikasi berprioritas rendah, seperti promosi, berita, dan peringatan sosial.

Baca Juga: Saingi Netflix, Paramount Ajukan Tawaran untuk WBD Sebesar US$108 Miliar

Pembaruan ini juga menghadirkan lebih banyak cara untuk menyesuaikan perangkat, dengan pengguna mendapatkan akses ke bentuk ikon kustom, ikon bertema, dan opsi untuk menggelapkan aplikasi terang secara otomatis. Tema gelap yang lebih canggih kini tersedia untuk perangkat yang menjalankan Android 16.

Tema itu akan secara otomatis menggelapkan sebagian besar aplikasi, bahkan ketika aplikasi tersebut tidak memiliki mode gelap bawaannya. Eksklusif untuk Android 16, pengguna kini dapat memilih antara 'standar' dan 'diperluas' saat mengatur tema gelap.

Terdapat pula opsi kontrol orang tua baru di setelan Android yang memungkinkan untuk mengatur batas waktu penggunaan layar, membuat jadwal waktu henti, mengontrol penggunaan aplikasi, dan lainnya untuk anak-anak mereka.

Google juga merilis beberapa fitur Android baru yang tidak khusus untuk Android 16. Fitur beta baru yang disebut "call reason" memungkinkan pengguna untuk menandai panggilan ke kontak yang tersimpan sebagai mendesak.

Baca Juga: Google Meluncurkan Android 15 untuk Pengembang, Ini 5 Fitur Paling Menonjol

Penerima akan melihat ini di layar panggilan masuk mereka dan tahu bahwa panggilan tersebut sensitif terhadap waktu. Jika mereka melewatkan panggilan, catatan "mendesak" akan tetap ada di riwayat panggilan mereka.

Google juga meluncurkan teks ekspresif yang menampilkan emosi penuh dari ucapan dengan tag seperti [sedih] atau [gembira], baik itu pesan video maupun postingan di media sosial. Ini akan memungkinkan pengguna untuk mendapatkan konteks lengkap dari apa yang sedang dibicarakan saat suara dimatikan.

Raksasa teknologi ini juga mempermudah pengguna untuk menemukan dan keluar dari obrolan grup yang tidak diinginkan. Jika nomor tak dikenal mengundang pengguna ke grup, mereka akan mendapatkan peringatan yang menampilkan informasi penting tentang grup tersebut.

Pengguna kemudian dapat dengan cepat memilih untuk membalas, meninggalkan obrolan, atau memblokir dan melaporkan nomor tersebut. Selain itu, tab yang disematkan di peramban Chrome kini berfungsi sama seperti di desktop, yang berarti halaman yang disematkan tetap tersimpan di bagian depan browser, memungkinkan pengguna melanjutkan dari tempat terakhir mereka berhenti.

Baca Juga: Google Luncurkan Gemini 3: Model AI Miliknya yang Diklaim 'Terpintar'

Google juga memperbarui Circle to Search, fitur yang memungkinkan untuk mencari dari mana saja di handset mereka dengan menggunakan gestur seperti melingkari, menyorot, mencoret-coret, atau mengetuk. Pengguna kini dapat menganalisis pesan yang mencurigakan dengan fitur ini - setelah memulai Circle to Search, ikhtisar AI akan muncul yang menunjukkan apakah pesan tersebut kemungkinan penipuan.

Untuk pembaruan aksesibilitas, Google meningkatkan fitur Guided Frame di aplikasi kamera Pixel. Sebelumnya, fitur ini hanya memberi tahu pengguna tentang hal-hal seperti wajah dalam bingkai. Fitur ini mungkin membantu pengguna tunanetra mengambil foto di aplikasi kamera Pixel.

Akses suara juga sekarang lebih mudah digunakan dengan cara yang sepenuhnya bebas genggam. Alih-alih harus mengetuk layar ponsel secara fisik untuk mulai menggunakan fitur ini, pengguna kini dapat mengatakan "Hai Google, mulai akses suara" untuk mendapatkan kendali bebas genggam. Fitur ini perlu diaktifkan terlebih dahulu agar berfungsi.

Baca Juga: Google Pixel 8 Memiliki Layar Actua OLED, Lebih Cerah Dibanding Pixel 7

Perusahaan juga meluncurkan Fast Pair untuk alat bantu dengar, dimulai dengan alat bantu dengar dari Demant, perusahaan Denmark yang memiliki beberapa merek alat bantu dengar terkemuka, termasuk Oticon, Sonic, dan Bernafon.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)