Google Hadirkan Nano Banana Pro, Model Generasi Gambar Terbarunya

Rahmat Jiwandono
Kamis 04 Desember 2025, 15:58 WIB
Google Nano Banana Pro. (Sumber: Google)

Google Nano Banana Pro. (Sumber: Google)

Techverse.asia - Google sedang memperbarui model pembuatan gambarnya dengan fitur pengeditan baru, resolusi yang lebih tinggi, rendering teks yang lebih akurat, dan kemampuan untuk menelusuri web. Disebut Nano Banana Pro, model baru ini dibangun di atas model bahasa besar (LLM) terbaru Google, Gemini 3, yang rilis pada awal November lalu.

Perusahaan menjanjikan bahwa ini merupakan peningkatan dari versi perangkat lunak sebelumnya dalam hampir semua hal. Google menyebutnya dengan "mengubah visi pengguna menjadi desain berkualitas studio dengan kontrol yang belum pernah ada sebelumnya, rendering teks yang sempurna, dan pengetahuan dunia yang lebih baik."

Google Nano Banana Pro menyempurnakan pendahulunya, Nano Banana, dengan kemampuan untuk membuat gambar yang lebih detail dan teks yang akurat, serta menghasilkan teks dalam berbagai gaya, font, dan bahasa. Model ini juga memiliki kemampuan pencarian web, sehingga dapat melakukan hal-hal seperti memintanya untuk mencari resep dan membuat kartu flash.

Baca Juga: Anthropic Rilis Opus 4.5 dengan Integrasi Chrome dan Excel Baru

Nano Banana Pro ditujukan untuk memberi para profesional kontrol lebih besar atas gambar, dan memungkinkan pengguna mengontrol aspek-aspek seperti sudut kamera, pencahayaan pemandangan, kedalaman bidang, fokus, dan gradasi warna. Dibandingkan dengan batas resolusi Nano Banana sebesar 1024 x 1024 piksel, pengguna dapat menghasilkan gambar 2K atau 4K dengan Nano Banana Pro.

Meskipun Nano Banana Pro dapat menghasilkan gambar dengan kualitas lebih tinggi, ia lebih lambat dan lebih mahal daripada model aslinya, yang harganya US$0,039 per gambar 1024 piksel. Sebagai perbandingan, model baru ini berharga US$0,139 untuk setiap gambar 1080 piksel atau 2K, dan US$0,24 untuk setiap gambar 4K.

Di sisi lain, bagian rendering teks tampaknya telah mengalami peningkatan besar, karena Nano Banana Pro dapat membuat infografis dan diagram yang kaya konteks. Perangkat lunak ini dapat melakukan render teks yang terbaca di atas gambar yang sudah ada, menjadikannya pilihan yang baik untuk menghasilkan poster dan hal-hal semacam itu. Fitur ini tersedia dalam berbagai bahasa.

Baca Juga: Google Veo 3.1 Lebih Baik dalam Menghasilkan Video dari Gambar

Google juga mengatakan dapat memadukan beberapa elemen menjadi satu komposisi, dengan kemampuan untuk menggunakan hingga 14 gambar sekaligus. Ini juga dapat mempertahankan konsistensi dan kemiripan hingga lima orang. Perusahaan telah merilis aplikasi demo tempat yang dapat mencoba beberapa kemampuan ini.

Gambar yang dibuat dengan Nano Banana Pro akan memiliki metadata C2PA yang tertanam. Ini, pada waktunya, akan memudahkan untuk mendeteksi AI generatif atau deepfake di dunia.

Nano Banana Pro sedang diluncurkan di banyak perangkat AI Google yang sudah ada. Aplikasi Gemini sekarang akan menggunakan model baru untuk menghasilkan gambar secara default, meskipun pengguna pada tingkat langganan gratis akan dapat menggunakan model tersebut untuk menghasilkan sejumlah gambar terbatas, setelah itu mereka akan di-default ke model Nano Banana asli.

Baca Juga: Edimakor V4.0.1: Alat Pembuatan Gambar dan Video Hasil AI Generatif

Bagi pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra akan mendapatkan ambang batas generasi yang lebih tinggi, meskipun perusahaan tidak mengungkapkan batas pastinya. Pelanggan ini juga akan mendapatkan akses ke model tersebut di dalam NotebookLM.

Google juga menyediakan model ini dalam mode pencarian melalui AI untuk pelanggan AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat (AS). Untuk pelanggan Google Ultra dapat mengakses model ini melalui alat video perusahaan, Flow, dan juga tersedia bagi pelanggan Workspace di Google Slides dan Vids.

Sementara, para pengembang dapat menggunakan Nano Banana Pro melalui API Gemini, Google AI Studio, dan IDE baru perusahaan, Antigravity. Perusahaan juga menambahkan SynthID, teknologinya untuk memberi tanda air dan mendeteksi gambar yang dihasilkan AI, ke dalam aplikasi Gemini.

Baca Juga: xAI Hadirkan Grok 2 dan Grok-2 Mini, Mampu Membuat Gambar di X

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle15 Januari 2026, 18:24 WIB

Trailer One Piece Season 2: Kemunculan Nico Robin dan Kebangkitan Baroque Works

Seri ini akan tayang dalam dua bulan lagi.
Nico Robin dalam One Piece Live Action yang akan tayang di Netflix. (Sumber: Netflix)
Techno15 Januari 2026, 18:04 WIB

Netflix Mempersiapkan Tawaran Tunai Sepenuhnya untuk Studio Warner Bros Discovery

Perubahan tawaran ini muncul menyusul di tengah tekanan Paramount terhadap WBD.
Logo Netflix.
Automotive15 Januari 2026, 17:37 WIB

Hyundai Staria Electric Debut Global, Begini Spesifikasinya

Mobil jenis MPV ini akan mulai dijual di Korea Selatan dan Eropa pada paruh pertama tahun ini.
Hyundai Staria Electric. (Sumber: Hyundai)
Techno15 Januari 2026, 17:09 WIB

ASUS ROG Kithara Dilengkapi Driver Planar Magnetik Hifiman

Menghadirkan panggung suara yang sangat luas dan berdimensi dengan pemisahan suara yang jernih untuk pencitraan yang tepat dan peningkatan kesadaran spasial.
ASUS ROG Kithara. (Sumber: ASUS)
Automotive15 Januari 2026, 15:13 WIB

Honda UC3 Segera Dipasarkan di Thailand dan Vietnam: Motor Listrik dengan Baterai Tetap

Honda juga berupaya mengembangkan infrastruktur pengisian daya di kota-kota besar di kedua negara tersebut.
Honda UC3. (Sumber: Honda)
Techno15 Januari 2026, 14:51 WIB

Infinix Rilis 2 Kacamata Pintar Baru Bertenaga Kecerdasan Buatan

AI Glasses Series dengan Desain Stylish yang Membawa AI Tanpa Batas ke Kehidupan Sehari-hari.
Infinix AI Glasses Pro warna Classic Black. (Sumber: Infinix)
Lifestyle15 Januari 2026, 14:24 WIB

CIMB Niaga Luncurkan CIMB Private Wealth, Ini 3 Benefit yang Bisa Didapat

Layanan ini ditujukan khusus untuk segmen High Net-Worth Individuals.
CIMB Niaga memperkenalkan CIMB Private Wealth. (Sumber: dok. CIMB Niaga)
Techno15 Januari 2026, 13:36 WIB

Harga dan Spek Instax Mini Evo Cinema, Bisa Aplikasikan 10 Efek Foto Berbeda

Untuk pertama kalinya, kamera instan hibrida ini dilengkapi Gen Dial.
Fujifilm Instax Mini Evo Cinema. (Sumber: Fujifilm)
Techno14 Januari 2026, 20:04 WIB

LG Rilis UltraGear OLED GX7: Monitor Gaming dengan Dual Mode

LG UltraGear OLED GX7 adalah monitor gaming OLED LG yang paling terang hingga saat ini.
LG UltraGear OLED GX7. (Sumber: LG)
Startup14 Januari 2026, 19:54 WIB

Lagi, Atome Umumkan Pendanaan Utang Ratusan Juta Dolar

Untuk apa alokasi dana pinjaman yang mereka dapat?
Atome Financial (Sumber: istimewa)