9 Tahun Beroperasi di Indonesia, Julo Salurkan Kredit Sebesar Rp27 Triliun

Julo merayakan hari ulang tahun yang ke-9. (Sumber: dok. julo)

Techverse.asia - Usaha rintisan (startup) di bidang teknologi finansial, Julo pada 2025 ini menandai sembilan tahun mereka beroperasi di Indonesia, mengklaim telah menjangkau sebanyak 3,28 juta pemakai di seluruh Tanah Air, mulai dari Sabang sampai Merauke. Sampai bulan ini, Julo telah menyalurkan total kredit pembiayaan senilai Rp27 triliun untuk bermacam-macam keperluan.

Dari nominal itu, senilai Rp6,3 triliun dipakai buat kebutuhan modal usaha di berbagai sektor, termasuk toko daring, kuliner, hingga jasa. Julo pun mendukung akses pendidikan lewat penyaluran kredit sebesar Rp1,8 triliun yang dipakai untuk membayar SPP, beli seragam, hingga buku pelajaran.

Tak hanya mendukung pendidikan maupun kegiatan usaha, Julo juga telah membantu lebih dari 154 ribu pemakai merealisasikan tempat tinggal yang lebih nyaman lewat pembiayaan dengan tujuan renovasi rumah dengan total Rp1 triliun.

Baca Juga: Antler Dukung 14 Perusahaan Rintisan AI dengan Daya Tarik Komersial Awal

Sedangkan, sebanyak 195 ribu pengguna lainnya juga sudah merasakan manfaat batasnya senilai total Rp755 miliar untuk biaya kesehatan, mulai dari menebus resep sampai konsultasi ke dokter di ribuan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Selain fokus terhadap pembiayaan, startup fintech ini juga menawarkan kemudahan pembayaran sebagai bagian dari komitmennya terhadap inklusi keuangan yang berkelanjutan.

Dengan bunga rendah mulai dari 0,1 persen per hari, pemakai punya fleksibilitas dalam mencicil saat gajian, mendapat banyak keuntungan ketika melakukan pembayaran lebih awal, dan memilih berbagai opsi pembayaran, mulai dari autodebit hingga pembayaran di minimarket.

Didukung oleh skema pembiayaan yang bertanggung jawab dan sistem pembayaran yang mudah diakses, Julo sukses menjaga Tingkat Keberhasilan Bayar (TKB90) di angka 98,69 persen per November 2025, sejalan dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga: Privy x Julo: Sediakan Tanda Tangan Elektronik untuk Platform Tekfin Julo

"Selama sembilan tahun perjalanan Julo, kami melihat langsung bagaimana akses pembiayaan yang tepat bisa membantu masyarakat meningkatkan kualitas hidup mereka," ujar Presiden Direktur Julo Harri Suhendra, Kamis (25/12/2025).

Dikatakan Suhendra, kepercayaan dan loyalitas para pemakai jasanya menjadi cerminan bahwa upaya Julo dalam mendorong inklusi keuangan telah memberikan dampak yang nyata. Ke depan, Julo akan terus memperluas jangkauan layanan sekaligus literasi supaya pemanfaatan kredit bisa dilakukan secara sehat, aman, dan bertanggung jawab.

Agar dapat menjangkau lebih banyak orang, Julo telah resmi meluncurkan aplikasinya di platform iOS pada tahun ini, melengkapi layanan yang sebelumnya dioptimalkan di Android.

Seiring dengan perluasan tersebut, Julo juga secara konsisten memperkuat aspek keamanan dan perlindungan data pengguna dengan memperbarui sertifikasi bertaraf internasional, termasuk menyelesaikan audit ISO 27001:2022 dan ISO 27701:2019 dengan hasil yang memuaskan pada 2025.

Baca Juga: Julo Cetak Pendapatan Tahunan Sebesar Rp1,8 Triliun, Portofolio Juga Tumbuh 50%

Anisa, pemakai Julo sejak 2023, memanfaatkan limit kreditnya untuk mewujudkan keinginan memulai usaha. Anisa sudah lama ingin mulai usaha kecil-kecilan untuk tambahan penghasilan dan tabungan.

"Setelah dapat limit di Julo, saya langsung pakai untuk modal usaha. Prosesnya cepat, tidak ribet, dan langsung cair. Sampai sekarang, usaha makanan ringan yang saya jalankan bisa menjadi sumber penghasilan tambahan tiap bulan," katanya.

Dengan limit hingga Rp50 juta yang dapat digunakan berulang kali, Julo memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengelola berbagai kebutuhan keuangan secara bersamaan. Gita, pengguna Julo asal Semarang sejak 2023, memanfaatkan plafonnya untuk kebutuhan usaha dan pendidikan anak.

"Saya pakai aplikasi ini untuk perputaran kas bisnis agar operasional lancar. Di saat yang bersamaan, pernah ada kebutuhan sekolah anak yang cukup besar, jadi saya pakai limit Julo lagi. Selama ini semuanya lancar karena saya selalu membayar sebelum jatuh tempo begitu ada pemasukan," ujarnya.

Baca Juga: Startup Gapai Bantu Salurkan Tenaga Kerja Migran, Kurangi Pengangguran di Indonesia

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI