Desty Resmi Diakuisisi oleh Mekari, Merambah ke Sektor Perdagangan Digital

Rahmat Jiwandono
Senin 01 September 2025, 15:17 WIB
Mekari resmi akuisisi Desty. (Sumber: istimewa)

Mekari resmi akuisisi Desty. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Perusahaan rintisan (startup) Software-as-a-Service (SaaS), Mekari pada 2024 lalu telah mengakuisisi Jojonomic, dan sekarang startup ini melakukan akuisisi platform omnichannel commerce yakni Desty yang dipakai oleh banyak pelaku usaha untuk mengelola penjualan lintas kanal.

Baca Juga: Mekari Akuisisi Jojonomic, Dorong Implementasi Digital dalam Bisnis Makin Luas

Akuisisi tersebut menandai ekspansi Mekari dari solusi back office ke sektor perdagangan digital, yang kini semakin penting dengan pergeseran perilaku konsumen dan digitalisasi ritel. Lewat integrasi Desty ini, memungkinkan bisnis untuk mengelola stok, gudang, produk, pesanan, sampai keuangan.

"Selain itu, mengintegrasikan percakapan pelanggan dari beragam lokapasar yang secara otomatis terhubung langsung dengan sistem keuangan, operasional, dan sumber daya manusia (SDM) yang sudah ada di platform kami," ungkap Chief Executive Officer (CEO) Mekari Suwandi Soh lewat keterangan resminya, Senin (1/9/2025).

Dengan Desty, sambungnya, Mekari bisa membantu pelaku usaha dalam mengurangi kompleksitas penjualan lintas kanal dan menghubungkannya langsung ke sistem SDM, keuangan, dan operasional yang ada di Mekari.

Menurut dia, akuisisi Desty dilandasi oleh visi bersama guna menghubungkan bisnis dengan berbagai teknologi yang menjawab kebutuhannya secara menyeluruh. Visi Mekari sendiri yaitu supaya setiap bisnis yang ada di dalam negeri, mulai dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga enterprise, dapat mengakses teknologi yang selama ini cuma dimiliki oleh para pemain besar.

Baca Juga: Qiscus Bertransformasi Jadi AI-Powered Omnichannel Customer Engagement Platform

"Dengan Desty, kami memperluas ekosistem Mekari dari office ke commerce," katanya. Sekadar informasi, Mekari dikenal sebagai penyedia jasa bisnis terpadu yang telah dipakai oleh lebih dari 35 ribu korporasi dan satu juta profesional di Tanah Air.

Lewat produk-produk seperti Mekari Talenta (HR dan payroll), Mekari Jurnal (akuntansi dan operasional), Mekari Qontak (CRM dan ominchannel engagement), Mekari Officeless, Mekari Sign, Mekari Expense, dan lain-lain. Perusahaan rintisan SaaS ini meghadirkan platform yang komplet guna membantu bisnis tumbuh lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.

"Integrasi Desty ke dalam ekosistem kami akan membantu pelaku bisnis untuk mengurangi kompleksitas operasional. Mulai dari keuangan, stok sampai komunikasi pelanggan - semuanya dapat dikelola dalam satu pelantar yang terpadu. Tujuannya sederhana yakni membuat bisnis lebih efisien, supaya mereka dapat fokus pada pertumbuhan," katanya.

Baca Juga: Kozystay Akuisisi BaliSuperHost: Segera Ekspansi ke 3 Daerah Ini

Sementara itu, CEO Desty Dennis Harsono menamabahkan bahwa bagi pengguna pelantarnya, enggak ada yang berubah kecuali lebih banyak peluang. Dengan ekosistem Mekari, katanya, layanan Desty bakal menjadi lebih kuat, lebih terintegrasi, dan membuka akses kepada kapabilitas anyar yang sebelumnya tak tersedia.

"Omnichannel bukan lagi suatu pilihan, namun sebuah kebutuhan. Dengan dukungan dari Mekari, kami mau memastikan supaya setiap merchant, mulai dari skala kecil sampai brand besar, bisa tumbuh dengan cara yang lebih cerdas dan lebih cepat," katanya.

Desty sendiri didirikan empat tahun lalu, yang menawarkan sejumlah layanan untuk mengelola kanal luring dan daring, termasuk laman penjualan, toko, kasir, percakapan pelanggan, dan orkestrasi omninchannel.

Baca Juga: Riset Mekari x Litbang Kompas: Perangkat Lunak Berbasis Cloud Punya Dampak Positif untuk Korporasi

"Desty pun berkembang menjadi Desty Store, Desty Chat, Desty POS, hingga Desty Omni. Solusi ini memungkinkan bisnis ritel dan mereka untuk mengelola kanal online maupun offline dalam sistem terpadu," ujar Dennis.

Dengan demikian, Mekari memperkuat posisinya sebagai penyedia one-stop-solution di Indonesia, menghadirkan ekosistem lengkap mulai dari sumber daya manusia (HR), keuangan, pajak, hingga omnichannel commerce guna membantu bisnis tumbuh efisien, cepat, dan berkelanjutan. Namun, keduanya tak mengungkapkan nilai dan detail akuisisi tersebut.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)