Seorang Penjual Makanan di Malaysia Meninggal Dunia, Usai Tercebur dalam Wajan Berisi Minyak Mendidih

Uli Febriarni
Sabtu 23 September 2023, 13:24 WIB
ilustrasi minyak goreng panas (Sumber : freepik)

ilustrasi minyak goreng panas (Sumber : freepik)

Baca Juga: Nilai Transaksi Digital di Indonesia Meningkat Sampai 32 Persen, Tapi Literasi Keuangan Masih Harus Ditingkatkan

Baca Juga: Nio Phone: Smartphone yang Dibuat Oleh Merek Mobil, Tersedia Bukan Hanya untuk Pengguna Mobil Nio

Seorang pedagang di Malaysia meninggal dunia, setelah ia mengalami pingsan dan jatuh tertelungkup ke dalam wajan berisikan minyak panas mendidih. Pedagang jalanan berjenis kelamin laki-laki itu, meninggal dunia setelah jatuh dengan area wajah terlebih dahulu.

Insiden ini awalnya menyebar usai dikabarkan lewat surat kabar lokal Malaysia berbahasa mandarin, Sin Chew Daily. Media itu menuliskan, peristiwa tragis itu terjadi di sebuah pujasera (foodcourt) di kota Kuala Kangsar, 25 km barat laut ibu kota Perak, Ipoh.

Surat kabar itu mengidentifikasi pria tersebut sebagai Liu Youcai, yang terkenal karena harga nasi ayamnya yang terjangkau, serta pakaian sehari-harinya yang berupa rompi dan bakiak kayu.

"Liu menderita luka bakar parah di wajah, dada dan punggungnya," ungkap laporan The Straits Times, dikutip Sabtu (23/9/2023).

Pria berusia 58 tahun itu masih hidup ketika dilarikan menggunakan ambulans, menuju ke rumah sakit Kuala Kangsar -rumah sakit terdekat-, tetapi meninggal 90 menit kemudian.

Baca Juga: Indocomtech 2023 Siap Digelar Oktober Besok, Segini Harga Tiket Masuknya

Kakak lelakinya, Liu Youming, mengatakan bahwa laporan otopsi menyebutkan penyebab kematian korban dikarenakan sesak napas dan luka bakar tingkat dua, akibat menghirup asap.

Menurut Liu Youming, semasa hidupnya, Liu Youcai menderita tekanan darah tinggi selama bertahun-tahun.

Youming telah menasihati saudaranya untuk lebih banyak istirahat dan menjaga kesehatannya, namun pedagang asongan itu tidak mau melakukannya karena dia gila kerja, lapor media itu. 

Seorang operator makanan di pujasera tersebut, mengungkap korban yang bekerja enam hari dalam sepekan. 

Baca Juga: Setelah 3 Tahun Vakum, Honor Kini Kembali ke Pasar Smartphone India

"Bahkan pada hari Senin ketika kiosnya tutup, dia akan kembali untuk menyiapkan bahan masakannya," kata dia. 

The Independent yang juga melaporkan berita ini menuliskan, Liu Youcai adalah seorang penjaja terkenal di daerah itu, terkenal karena menjual potongan ayam dan nasi dengan harga £1,73 per piring. Harga makanannya yang terjangkau menarik banyak pengunjung, kata pedagang asongan lainnya.

Para penjaja lain yang pernah bekerja bersama Liu, memberikan penghormatan kepadanya, dengan mengatakan bahwa nasi potong ayam seharga RM10 (S$2,90) miliknya telah menarik banyak pelanggan.

Baca Juga: American Honda Motor Collection Hall Resmi Berdiri, Ini Daftar Koleksi Mobil Honda yang Dipajang

Baca Juga: Ada Kesalahan Data Muncul di ChatGPT, OpenAI Diinvestigasi Pemerintah Polandia

Ia juga dikenal sebagai orang yang ceria dan penyayang binatang. Liu Youcai memelihara 10 anjing liar di rumahnya dan menghabiskan rata-rata RM200 sebulan untuk makanan mereka. Selain itu, dia memasak sepanci besar nasi dengan ubi setiap hari untuk memberi makan hewan liar di dekat pujasera.

Peristiwa kecelakaan kerja yang menimpa pedagang makanan bukan kali pertama terjadi di Malaysia. Sebelum ini, pada 2022, diketahui seorang penjual pisang goreng berusia 74 tahun di Penang meninggal dunia dengan kronologi serupa seperti mendiang Liu Youcai.

Pedagang di Penang itu mengalami pingsan dan terjatuh ke dalam wajan berisi minyak mendidih. Wanita tersebut, yang diidentifikasi sebagai Zhong Bixuan, menderita luka bakar parah dan kemudian meninggal di rumah sakit.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Juni 2026, 17:52 WIB

Logitech Meluncurkan Mouse dan Keyboard Seri G3 untuk Gaming PC

Lihat spesifikasi lengkap dan harga dari dua perangkat ini.
Keyboard gaming dan mouse gaming Logitech G3 Series. (Sumber: logitech)
Techno17 Juni 2026, 15:28 WIB

4 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kejahatan Siber

Banyak risiko tersebut berawal dari kebiasaan digital yang terlihat sepele.
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)
Techno17 Juni 2026, 15:14 WIB

Harga dan Spesifikasi JBL EasySing Mic Mini: Mikrofon Nirkabel Berukuran Saku

Mikrofon saku bertenaga AI ini memungkinkan pemakainya menjadi pusat perhatian kapan saja dan di mana saja.
JBL EasySing Mic Mini. (Sumber: JBL)
Techno17 Juni 2026, 14:40 WIB

Sandisk Hadirkan Produk Resmi Berlisensi untuk Piala Dunia 2026

Mengabadikan dan Menyimpan Momen Bersejarah Sepak Bola.
Koleksi Sandisk untuk Piala Dunia 2026. (Sumber: Sandisk)
Techno17 Juni 2026, 13:52 WIB

Microsoft Surface Laptop dan Surface Pro dengan Prosesor Snapdragon X2 Meluncur Global

Dua laptop baru ini juga memiliki pilihan warna-warna baru yang mewah.
Microsoft Surface Laptop (kiri) dan Surface Pro. (Sumber: Microsoft)
Techno17 Juni 2026, 13:23 WIB

Google Resmi Merilis Sistem Operasi Android 17, Lihat Apa Saja yang Baru

Jelajahi fitur-fitur terbaru di Android 17, termasuk multitasking yang lebih cepat, alat pembuatan konten yang lebih baik, dan peningkatan keamanan.
Android 17. (Sumber: Google)
Techno17 Juni 2026, 12:53 WIB

Snap Specs: Kacamata Augmented Reality Seharga Hampir Rp39 Juta

Snap akhirnya meluncurkan kacamata AR yang telah lama ditunggu-tunggu, Specs.
Snap Specs. (Sumber: Snap)
Techno16 Juni 2026, 18:12 WIB

SailPoint Umumkan Integrasi Baru dengan Claude Compliance API

Tujuannya untuk memberikna keamanan identitas tingkat perusahaan bagi platform AI.
SailPoint x Claude. (Sumber: istimewa)
Techno16 Juni 2026, 18:03 WIB

Peringati 2 Dekade ROG, ASUS Meluncurkan Motherboard Crosshair 2006

Desain ini menampilkan warna tembaga yang dominan dengan sentuhan kecil warna biru dan putih.
Motherboard Crosshair 2026. (Sumber: ASUS ROG)
Startup16 Juni 2026, 17:52 WIB

Futurepreneur Lab 2026 Dukung 20 Startup Universitas untuk Dapat Modal

Selain Khong Guan, ada dukungan dari Komdigi, Garuda Spark, dan Taka Lab.
Futurepreneur Lab 2026.