4 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kejahatan Siber

Rahmat Jiwandono
Rabu 17 Juni 2026, 15:28 WIB
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)

ilustrasi online scam (Sumber: freepik)

Techverse.asia - Ancaman siber meningkat seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital. Menurut data Indonesia Anti Scam Center (IASC), tercatat ada lebih dari 548 ribu laporan kejahatan siber sepanjang Januari 2024 sampai April 2026, dengnan penipuan online serta phishing jadi ancaman yang paling kerap dilaporkan.

Meski terlihat sepele, beberapa kebiasaan saat menggunakan internet dapat membuka celah bagi pelaku kejahatan siber. Ini empat kebiasaan yang biasanya banyak dilakukan. Pertama, banyak orang memiliki kebiasaan membuka tautan saat browsing, lalu membiarkan tab-tab tersebut tetap terbuka selama berhari-hari tanpa menutupnya dengan benar.

Baca Juga: Harga dan Spesifikasi JBL EasySing Mic Mini: Mikrofon Nirkabel Berukuran Saku

Seiring waktu, browser pun dipenuhi puluhan tab yang aktif. Padahal, kebiasaan ini bukan cuma membuat browser terasa lebih berat. Beberapa tab yang tetap aktif dapat menjalankan pelacak, memuat iklan, atau mengambil data di latar belakang tanpa disadari.

Semakin banyak tab yang terbuka, maka semakin besar pula potensi risiko keamanan dan privasi yang bisa muncul. Menutup tab yang sudah tidak digunakan mungkin terdengar sederhana, tetapi kebiasaan ini dapat membantu mengurangi paparan terhadap ancaman digital.

Kedua, saat mengunjungi sebuah situs web, kamu pasti sering menjumpai pop-up yang meminta izin penggunaan cookie. Karena ingin cepat mengakses halaman yang dituju, banyak orang langsung mengklik tombol "Terima Semua" tanpa membaca atau memeriksa pengaturannya terlebih dahulu. 

Padahal, tidak semua cookie berfungsi untuk kebutuhan teknis situs. Sebagian di antaranya digunakan untuk melacak aktivitas pengguna di berbagai situs web guna mengumpulkan data tentang kebiasaan dan minat mereka. Informasi ini kemudian dapat dimanfaatkan untuk menampilkan iklan yang sangat tertarget.

Baca Juga: Begini Cara Mengadukan Penipuan Online

Dalam beberapa kasus, data tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk membuat modus penipuan atau phishing yang terasa lebih meyakinkan karena disesuaikan dengan aktivitas online korbannya. 

Oleh karena itu, penting untuk lebih cermat saat memberikan izin penggunaan cookie. Jika tersedia, luangkan waktu untuk meninjau pengaturan privasi dan menolak cookie yang tidak diperlukan.

Ketiga, ekstensi peramban mungkin bisa membuat aktivitas daring terasa lebih praktis. Mulai dari mendapatkan diskon saat berbelanja, mencatat informasi, atau melakukan kustomisasi. Namun demikian, tidak semua ekstensi aman digunakan.

Baca Juga: Ekonomi Digital di Indonesia Tumbuh Positif, Apa Kabar Keamanan Siber?

Beberapa di antaranya dapat mengumpulkan data penelusuran, memantau aktivitas online, atau meminta akses yang sebenarnya tidak diperlukan untuk menjalankan fungsinya. Dalam kasus yang lebih serius, ekstensi berbahaya bahkan pernah digunakan untuk mencuri informasi login, menyisipkan iklan mencurigakan, atau mengarahkan pengguna ke situs berbahaya tanpa disadari. 

Untuk itu, penting untuk lebih selektif saat memasang ekstensi peramban. Pastikan ekstensi berasal dari sumber tepercaya dan hanya memberikan izin yang benar-benar diperlukan. Beberapa browser juga menerapkan proses peninjauan terhadap ekstensi yang tersedia di toko resminya.

Keempat, banyak pengguna masih menunda pembaruan browser karena merasa semuanya masih berjalan normal. Padahal, pembaruan browser bukan hanya soal menghadirkan fitur baru.

Baca Juga: Hati-hati, Kejahatan Siber Berpotensi Meningkat Di Tahun Depan

Sebagian besar pembaruan juga membawa perbaikan keamanan untuk menutup celah yang baru ditemukan dan berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Jika browser tidak diperbarui, perangkat bisa lebih rentan terhadap malware, phishing, hingga berbagai bentuk serangan siber yang terus berkembang.  

Oleh karenanya, dengan mengaktifkan pembaruan otomatis atau rutin memperbarui browser dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga keamanan saat beraktivitas di internet. 

Seiring semakin melekatnya teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, kesadaran akan keamanan siber juga perlu ikut meningkat. Pasalnya, keamanan daring tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan pengguna setiap hari saat berselancar di internet.

Baca Juga: Bangun Ekonomi Digital, Indonesia Kerja Sama Dengan Korea Selatan

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno05 Agustus 2026, 16:02 WIB

Kioxia Luncurkan Flash Memory Tanam UFS 5.0, Bisa Pakai AI di Gawai

Dibangun berdasarkan standar Jedex UFS 5.0 terbaru, memiliki performa pembacaan sekuensial hingga 10 GB/detik
Perangkat Flash Memory Tertanam UFS 5.0. (Sumber: Kioxia)
Techno05 Agustus 2026, 15:52 WIB

Ugreen Memperluas Lini Produk Nexode Pro dengan Solusi Pengisian Daya yang Lebih Cerdas

Bank daya baru ini memiliki dua model yakni Nexode Pro 100W 5-Port Charger dan Nexode Pro 10000mAh 55W.
Seri Ugreen Nexode Pro dengan layar pintar. (Sumber: Ugreen)
Automotive05 Agustus 2026, 13:53 WIB

Harley Davidson Umumkan Asia Harley Days 2026, Catat Tanggalnya

Deretan penampilan musik live yang menampilkan band-band rock papan atas Thailand seperti Paradox, Moderndog, Hugo, Lomosonic, dan banyak lagi.
Asia Harley Days 2026 yang akan dilaksanakan di Thailand. (Sumber: Harley Davidson)
Automotive05 Agustus 2026, 13:48 WIB

Nissan Fairlady Z Resmi Debut Perdana di Indonesia Melalui GIIAS 2026

Dirancang untuk Memacu Adrenalin. Direkayasa untuk Performa.
Nissan Fairlady Z mejeng di GIIAS 2026. (Sumber: Nissan)
Techno05 Agustus 2026, 11:10 WIB

Instagram Bakal Izinkan Pengguna untuk Ganti Musik di Unggahan Lawas

Serangkaian fitur baru yang berfokus pada kreator di Instagram baru-baru ini memang bermanfaat bagi para kreator, tetapi hampir tidak bagi siapa pun selain mereka.
Instagram Replace Audio. (Sumber: Meta)
Techno05 Agustus 2026, 11:08 WIB

Vero x Kadence Ungkap Tingkat Kepercayaan Konsumen akan Teknologi di Asia Tenggara

Vero dan Kadence International meluncurkan skor kepercayaan konsumen baru yang membandingkan ekosistem digital di Asia Tenggara.
SEA Tech Trust Score Table. (Sumber: istimewa)
Travel05 Agustus 2026, 09:31 WIB

Peringati Hari Jadi ke-15 Tahun, Tiket.com Selenggarakan Kampanye Ourversary

Program ini hanya berjalan selama 14 hari saja.
Event Ourversary Ini Baru 15timewa. (Sumber: tiket.com)
Travel05 Agustus 2026, 09:27 WIB

Traveloka Gelar Event 8.8 Merdeka Sale

Traveloka bagikan temuan terbaru mengenai dampak event terhadap mobilitas wisatawan domestik dan regional,
8.8 Merdeka Sale. (Sumber: Traveloka)
Startup04 Agustus 2026, 15:08 WIB

Fore Capai Pendapatan Rp1 Triliun di Semester Pertama, EBITDA Melonjak 65%

Perusahaan terus memperluas jaringan ritelnya selama paruh pertama tahun 2026, mencapai 377 toko di seluruh Indonesia dan Singapura.
Fore.
Techno04 Agustus 2026, 15:06 WIB

Apple Upgrade Resmi Meluncur di Amerika Serikat

Program leasing baru yang disediakan oleh Klarna menawarkan opsi pembayaran bulanan kepada pelanggan yang memenuhi syarat untuk perangkat Apple.
Apple Upgrade. (Sumber: Apple)