Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta XXI Dibuka Selama 1 Minggu

Rahmat Jiwandono
Jumat 27 Februari 2026, 19:18 WIB
Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2026. (Sumber: Pemkot Jogja)

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2026. (Sumber: Pemkot Jogja)

Techverse.asia - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XXI Tahun 2026 telah resmi dibuka pada Rabu (26/5/2026) malam di kawasan Pecinan Ketandan dan Jalan Suryatmajan, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Perhelatan budaya ini akan berlangsung hingga 3 Maret 2026 dengan mengusung tema "Warisan Budaya Kekuatan Bangsa", menandaskan pentingnya akan pelestarian nilai-nilai tradisi sebagai fondasi kebangsaan.

Baca Juga: Masyarakat Adat Iban Sadap, Merawat Alam dan Tradisi Melalui Tenun

Pembukaan PBTY XXI berlangsung meriah dengan penampilan kesenian tradisional khas Tionghoa, seperti liong, barongsai, dan atraksi seni lintas budaya yang memadukan unsur budaya Jawa dan Tionghoa. Ribuan orang memadati kawasan Ketandan yang dihiasi oleh ornamen Imlek dan lampion merah.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menyampaikan bahwa gelaran PBTY sebagai ruang perenungan nilai, tak sekadar perayaan tahunan. Dia menegaskan bahwa event ini tak cuma pertemuan tradisi, melainkan momentum perjumpaan kesadaran kolektif masyarakat dalam merawat keberagaman.

"PBTY bukan sekadar agenda rutin tahunan, (tapi) ini merupakan momentum perjumpaan nilai, tak hanya pertemuan tradisi, tetapi juga pertemuan kesadaran tentang pentingnya harmoni dalam keberagaman," kata Ngarsa Dalem, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Program Travel Rehearsal dari Maskapai Emirates Kini Hadir di Pulau Dewata

Memasuki Tahun Kuda Api, menurutnya, energi dan semangat yang menyertai tahun tersebut perlu dituntun supaya membawa terang bagi kehidupan bersama. Semangat tersebut pun harus direalisasikan melalui kerja nyata, penguatan solidaritas, dan komitmen menjaga persatuan bangsa lewat jalur kebudayaan.

"Budaya punya kekuatan menyatukan yang melampaui sekat-sekat identitas. Dengan mengangkat tema itu, PBTY diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa keberagaman adalah modal sosial yang harus dirawat dan dikembangkan," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyambut baik gelaran PBTY XXI. Dia menilai festival ini menjadi ruang nyata untuk melihat perpaduan budaya yang tumbuh dan berkembang di Kota Pelajar ini.

"Dengan adanya PBTY, masyarakat bisa melihat bagaimana akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa terjalin secara harmonis di Kota Yogyakarta. Ini menjadi kekayaan yang tak bisa dimiliki semua daerah," papar mantan Bupati Kulon Progo itu.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Anime Ditonton Saat Tahun Baru Imlek

Dikatakannya, PBTY juga menjadi salah satu destinasi wisata unggulan berbasis budaya di Kota Yogyakarta. Dia optimistis kalau gelaran ini dapat meningkatkan geliat pariwisata, terlebih dengan semakin bertambahnya rute penerbangan baru ke DIY.

PBTY juga memberi dampak ekonomi kepada warga sekitar. Ratusan gerai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut meramaikan festival, mulai dari kuliner khas Tionghoa maupun Nusantara, kerajinan tangan, hingga cindera mata dan produk fesyen.

"Acara seperti ini membuka banyak peluang untuk pelaku UMKM, khususnya sektor kuliner. Perputaran ekonomi juga meningkatn, warga sekitar pun dapat merasakan manfaatnya," katanya.

Dia juga berpendapat supaya ke depannya event PBTY bisa menghadirkan kolaborasi lintas daerah, utamanya dari Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Sebab, dia berencana untuk bertemu dengan Wali Kota Singkawang guna membahas kemungkinan partisipasi kota tersebut di PBTY tahun depan.

Baca Juga: Imlek Datang, Yuk Ikut Santap 7 Buah-buahan Ini Supaya Awet Muda

Singkawang dipilih lantaran perayaan festival Imlek terbesar di Indonesia ada di dua kota yaitu Singkawang dan Yogyakarta. Apabila di Singkawang lebih menonjolkan sisi religiusitasnya, sedangkan di Kota Yogyakarta cenderung kuat dari segi prosesi budayanya.

"Kalau keduanya digabungkan, akan sangat bagus. Bisa menjadi destinasi wisata berbasis Imlek yang kuat secara budaya dan spiritualitas," katanya. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan aglomerasi budaya yang memperkuat posisi Kota Yogyakarta sebagai kota budaya sekaligus destinasi wisata tematik berbasis keberagaman.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)