Program Travel Rehearsal dari Maskapai Emirates Kini Hadir di Pulau Dewata

Rahmat Jiwandono
Rabu 25 Februari 2026, 19:13 WIB
Ilustrasi maskapai penerbangan Emirates. (Sumber: istimewa)

Ilustrasi maskapai penerbangan Emirates. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Maskapai penerbangan Emirates menyelenggarakan program 'Travel Rehearsal' pertamanya di Kota Denpasar, Provinsi Bali, baru-baru ini. Tujuan dari program tersebut ialah untuk menjadikan perjalanan udara lebih mudah untuk diprediksi serta nyaman bagi individu dengan kebutuhan aksesbilitas perjalanan.

Baca Juga: A380 Emirates Akhirnya Terbang Ke Bali

Sebagai bagian dari pendekatan Emirates yang bertajuk 'Perjalanan yang Bisa Diakses untuk Semua' atau 'Accessible Travel for All', program ini pertama kali diperkenalkan di hub Emirates Dubai dua tahun yang lalu dengan melibatkan sedikitnya 30 keluarga.

Langkah tersebut sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menciptakan peluang perjalanan udara yang lebih mudah untuk diakses, inklusif, dan nyaman bagi semua penumpang. Kemudian diperluas ke berbagai kota di seluruh dunia, termasuk Barcelona, Brisbane, Denpasar, Dubai, Madrid, Manilla, hingga Toronto.

Guna meningkatkan pemahaman mengenai autisme, sensitivitas sensorik, dan mekanisme dukungan yang tepat, lebih dari 30 ribu awak kabin dan staf darat Emirates telah mengikuti pelatihan khusus.

Pada Februari ini, program Travel Rehearsal itu digelar di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang diikuti sebanyak 17 peserta, terdiri atas delapan anak dengan autisme beserta para pendampingnya, termasuk orang tua dan guru.

Baca Juga: Wings Air Buka Rute Penerbangan Langsung Jogja-Bandung, Terbang 7 Kali dalam Sepekan

Para peserta diajak untuk mengikuti simulasi terpandu yang mereplikasi semua proses perjalanan udara secara komprehensif. Sesi ini dibuat untuk membantu anak-anak yang memiliki neurodiverse mengenal proses perjalanan udara serta mengurangi kecemasan yang muncul akibat lingkungan bandara yang kaya rangsangan sensorik.

Para peserta tersebut dipandu lewat setiap tahapan perjalanan, mulai dari kedatangan di International Drop Zone, proses check-in, pemeriksaan imigrasi, keamanan, boarding, pengalaman duduk di kabin dan in-flight, proses turun dari pesawat, pengambilan bagasi, pemeriksaan bea cukai, imigrasi kedatangan, sampai area penjemputan.

"Dengan mengalami semua tahapan ini sebelumnya, anak-anak dan keluarga mereka diharapkan bisa mendapat rasa percaya diri dan ketenangan sebelum melakukan perjalanan udara yang sesungguhnya," kata Country Manager Emirates Indonesia Majid Al Falasi.

Baca Juga: Indonesia AirAsia Resmikan Penerbangan Langsung Denpasar-Kinabalu, Catat Jadwalnya

Falasi mengungkapkan, tahun lalu, Emirates adalah maskapai pertama di dunia yang menjadi Autism Certified Airline, yang menandaskan komitmen jangka panjangnya terhadap perjalanan yang bisa diakses oleh semua kalangan.

"Melalui upaya Emirates Autism Centre dan para mitra, kami bersyukur bisa menghadirkan program tersebut ke Kota Denpasar dan turut berperan aktif dalam meningkatkan pengalaman perjalanan bagi orang-orang dengan keperluan perjalanan yang gampang diakses," paparnya.

Tak cuma di bandara saja, Emirates pun mendorong kesadaran akan neurodiversitas lewat sistem hiburan dalam pesawatnya yang telah mendapat berbagai penghargaan. Para penumpang Emirates juga bisa mengakses aneka judul film, siniar (podcast), dokumenter, hingga program televisi yang sudah terkurasi dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan inklusi di level global.

Baca Juga: Makin Banyak Pilihan Menu Vegan Selama Penerbangan dengan Emirates

Pada April 2025, Emirate telah merilis sebuah video khusus yang menunjukkan perjalanan aksesbilitas mereka dan peluncuran program Travel Rehearsal secara global.

"Film ini menceritakan tentang realitas emosional yang dihadapi oleh penumpang neurodiverse dan menunjukkan bagaimana persiapan secara terstruktur dan staf terlatih bisa secara signifikan mempermudah pengalaman perjalanan mereka," tambah dia.

Selain itu, Emirates juga terus memperkuat standar perjalanan yang mudah diakses di seluruh jaringannya. Yang terbaru adalah Emirates mendukung pelatihan kesadaran autisme dan kualitas layanan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS), yang menyatukan otoritas bandara, tim garda depan, dan mitra maskapai untuk meningkatkan pengalaman perjalanan bagi penumpang dengan kebutuhan khusus.

Baca Juga: Lion Air Buka Direct Flight Surabaya-Kuala Lumpur Pulang Pergi, Ini Jadwal Penerbangannya

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 April 2026, 18:22 WIB

MyRepublic Air Hadir di Indonesia, Targetkan Beroperasi di 90 Kota

MyRepublic Air resmi meluncur, perluas akes internet ke luar kota besar.
MyRepublic Air.
Techno17 April 2026, 17:56 WIB

Pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 Dibuka Mulai 28 April 2026

Samsung mengajak generasi muda Indonesia mengembangkan ide inovatif berbasis teknologi untuk menjawab berbagai tantangan di sekitar mereka.
Samsung Solve for Tomorrow 2026. (Sumber: dok. samsung)
Culture17 April 2026, 17:29 WIB

Perkembangan Teknologi Bisa Bantu Memperkenalkan Seni Karawitan

Seni Karawitan Mencari Ruang Pentas.
Ilustrasi gamelan. (Sumber: gamelab)
Startup17 April 2026, 17:07 WIB

Privy x HIPMI Kota Bandung Dorong Legalitas Dokumen Bisnis di Era Coretax

Privy telah dipercaya oleh lebih dari 71 juta pengguna individu terverifikasi dan ratusan ribu perusahaan dan institusi di Indonesia.
Privy x HIPMI Kota Bandung. (Sumber: istimewa)
Automotive17 April 2026, 16:31 WIB

Amflow PX dan PR: Sepeda eMTB Ringan Bertenaga yang Bisa Tempuh Jarak Ratusan Km

Ditenagai sistem Avinox M2S dan M2 terbaru memungkinkan batas daya puncak 1.500W dan 1.100W.
Amflow PX. (Sumber: Amflow)
Lifestyle17 April 2026, 15:09 WIB

Pengisi Suara Chainsaw Man: Kikonosuke Toya Bakal Hadir di Tailan

Para penggemar di Negeri Gajah Putih dapat bertemu dengan pengisi suara Denji versi Jepang.
Kikunosuke Toya.
Techno17 April 2026, 14:57 WIB

Studi: Anak-anak di Australia Masih Bermain Sosial Media Meski Sudah Dilarang

Survei yang dilakukan oleh Molly Rose Foundation melibatkan lebih dari seribu anak berusia antara 12-15 tahun pada Maret 2026.
Ilustrasi anak bermain sosial media. (Sumber: freepik)
Techno17 April 2026, 14:32 WIB

ASUS Rilis Tetikus Nirkabel ZenMouse MD202, Punya 2 Varian Warna

Tetikus ASUS pertama dengan penutup atas Ceraluminum menawarkan estetika yang disempurnakan dan sensor Track-on-Glass canggih.
ASUS ZenMouse MD202. (Sumber: ASUS)
Techno16 April 2026, 19:06 WIB

Roblox Resmi Memperkenalkan Tingkatan Akun yang Wajib Berdasarkan Usia

Orang yang tidak melakukan verifikasi usia hanya dapat mengakses gim yang ramah keluarga.
Akun anak-anak memiliki warna latar belakang yang berbeda. (Sumber: Roblox)
Startup16 April 2026, 18:30 WIB

Baskit Umumkan Pendanaan Seri A Senilai Puluhan Miliar, Segera Ekspansi ke Filipina

Ada kesamaan struktural antara Indonesia dengan Filipina dalam hal fragmentasi rantai pasok.
Tim manajemen Baskit. (Sumber: dok. baskit)