Wisatawan Kini Bisa Pakai QRIS untuk Bayar Naik Andong di Kota Yogyakarta

Rahmat Jiwandono
Kamis 06 November 2025, 14:07 WIB
Naik andong di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, kini bisa bayar pakai QRIS. (Sumber: istimewa)

Naik andong di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, kini bisa bayar pakai QRIS. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Wisatawan dan masyarakat yang ingin naik andong di kawasan Malioboro, Keraton Yogyakarta, dan sekitarnya, sekarang sudah bisa melakukan pembayaran memakai QRIS mulai Rabu (5/11/2025) kemarin. Inovasi ini resmi dihadirkan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai bagian dari program digitalisasi di sektor pariwisata di Kota Pelajar ini.

Baca Juga: Australia Barat Tawarkan Pengalaman Liburan yang Ramah bagi Umat Muslim

Langkah modernisasi tersebut adalah inisiatif bersama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, Bank Indonesia, dan Bank BPD DIY. Tujuannya untuk memberikan kemudahan serta kecepatan transaksi, sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata di Kota Yogyakarta lewat layanan pembayaran yang lebih praktis, efisien, dan aman.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta Kadri Renggono mengatakan bahwa andong adalah salah satu simbol budaya yang sudah melekat kuat dalam identitas Kota Gudeg ini. Menurutnya, Kota Yogyakarta dikenal luas sebagai tujuan wisata budaya dengan kekayaan tradisi yang masih hidup sampai saat ini.

"Salah satunya adalah andong wisata tersebut, alat transportasi tradisional yang enggak cuma berfungsi sebagai sarana angkut, namun juga sebagai simbol keaslian dan kehangatan masyarakat Yogyakarta," ungkap Kadri kami kutip pada Kamis (6/11/2025).

Dijelaskannya, andong yang beroperasi di kawasan sekitar Keraton, Maliboro, sampai alun-alun utara punya peran penting dalam memperkuat citra kota budaya. Meski demikian, di tengah perkembangan teknologi, para penarik andong masih sangat menggantungkan pada transaksi tunai sehingga menemui keterbatasan dalam hal akses sistem keuangan yang modern.

Baca Juga: Nasi Kuning Muna Cung, Kuliner Langganan Keluarga Keraton Yogyakarta

"Sebab selama ini pembayaran andong masih didominasi memakai uang tunai yang kurang efisien, rawan risiko, dan enggak mendukung pencatatan transaksi secara akurat," ujarnya.

Naik andong bisa bayar pakai QRIS.

Dengan kehadiran QRIS tersebut, para kusir kini sudah bisa terhubung ke sistem pembayaran nasional, mendapat akses layanan perbankan, hingga meningkatkan profesionalisme dalam melayani wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo menyampaikan, digitalisasi itu adalah langkah strategis guna memperkuat inklusi keuangan di sektor wisata tradisional. Dengan begitu, kusir andong dapat terhindar dari uang palsu, tak perlu lagi menyiapkan uang kembalian, dan transaksinya akan tercatat secara otomatis untuk membangun credit profile.

"Hal ini juga bisa membantu meningkatkan pendapatan para pelaku andong," kata Darmadi.

Baca Juga: Segoro Amarto: Motif Batik Baru Khas Kota Yogyakarta, Begini Filosofinya

Pencatatan transaksi secara digital akan membuka peluang bagi penarik andong guna memperoleh akses pembiayaan usaha ke depannya. Program digitalisasi ini, sambungnya, diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang riil bagi kusir andong dan meningkatkan kualitas layanan wisata.

"Selain itu, juga untuk memperkuat DIY ini sebagai kota budaya yang mampu beradaptasi dalam era smart city," tambahnya.

Salah satu kusir andong, Ismanto mengapresiasi inovasi baik itu. Menurut Ismanto, wisatawan kekinian banyak yang enggak membawa uang tunai. Dengan penggunaan QRIS jadi lebih mudah, jadi merasa lebih aman, dan tak bingung lagi memberi uang kembalian.

"Harapan saya dengan adanya digitalisasi ini dapat meningkatkan jumlah penumpang sekaligus menjadikan layanan andong semakin modern tanpa meninggalkan tradisi," kata Ismanto.

Baca Juga: Pasar Berdaya Digital Hadir di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Mendigitalisasi Pelaku Usaha

Sebagai informasi, awal mulanya Andong merupakan kendaraan mewah yang cuma boleh dipakai oleh keluarga Keraton sebagai penanda status sosial. Penggunaan andong oleh rakyat biasa baru diizinkan pada masa Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) VIII. Saat itu, andong banyak dipakai oleh pedagang buat mengangkut barang dagangan.

Namun, saat ini telah terjadi pergeseran fungsi, di mana andong lebih banyak berguna sebagai sarana wisata di area-area populer seperti Maliboro, Keraton, dan situs bersejarah lainnya, baik untuk membawa wisatawan berkeliling maupun sebagai ikon budaya dalam perayaan seperti Grebeg.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno08 Juni 2026, 18:16 WIB

Motorola Menghadirkan Moto Buds 2, Punya Fitur Peredam Kebisingan Lingkungan

Produk ini menawarkan audio berkualitas tinggi.
Motorola Moto Buds 2. (Sumber: Motorola)
Startup08 Juni 2026, 17:58 WIB

JumpStart Tambah Pendanaan Seri C, Akselerasi Ekspansi Mesin Penjual di Indonesia

Meski demikian, nominal pendanaan tersebut tak diungkap ke publik.
Vending machine milik JumpStart. (Sumber: dok. jumpstart)
Startup08 Juni 2026, 17:24 WIB

Floq Kantongi Pendanaan Senilai Rp203 Miliar, Menambah Daftar Pelantar Penukaran Kripto

Pendanaan ini akan dialokasikan untuk beberapa hal yang berkaitan dengan ekspansi perusahaan.
Floq. (Sumber: ist)
Techno08 Juni 2026, 15:41 WIB

Harga dan Spek Lengkap Shokz OpenDots Air, Bobotnya Hanya 6,3 Gram

Model unggulan OpenDots Air ini dipasarkan di segmen earbud kelas menengah.
Shokz OpenDots Air. (Sumber: Shokz)
Techno08 Juni 2026, 15:20 WIB

ASUS Luncurkan TUF Gaming 16 2026, Cek Spesifikasinya

Laptop gaming dengan gaya TUF Gaming klasik dan performa bertenaga tinggi.
ASUS TUF Gaming 16.
Automotive08 Juni 2026, 15:07 WIB

Jetour T1 Resmi Diniagakan di Indonesia, Ada 2 Pilihan Varian

Kendaraan ini memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen Indonesia untuk model EV atau ICE.
Jetour T1. (Sumber: Jetour)
Automotive08 Juni 2026, 14:20 WIB

Hot Wheels Legends Tour akan Hadir Kembali di IMX 2026

Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) adalah pameran otomotif dan lifestyle di Indonesia.
Hot Wheels Legends Tour ke Indonesia. (Sumber: NMAA)
Techno08 Juni 2026, 13:48 WIB

Amazfit Cheetah 2 Ultra Dirancang Guna Menaklukkan Jalur Pegunungan Terberat

Smartwatch ini menggabungkan masa pakai baterai yang lama, navigasi presisi, dan wawasan pelatihan lanjutan untuk menempuh jarak lebih jauh.
Amazfit Cheetah 2 Ultra. (Sumber: amazfit)
Techno05 Juni 2026, 20:43 WIB

Lintasarta Dorong Investasi Infrastruktur AI untuk Indonesia

Sejak 1988, Lintasarta merupakan penyedia komunikasi data, internet dan IT Services untuk berbagai sektor industri.
Lintasarta. (Sumber: Ist)
Techno05 Juni 2026, 18:25 WIB

Acer Swift Spin 14 AI Ditenagai Prosesor Snapdragon X2 Series

Laptop konvertibel baru dari Acer yang menawarkan penggunaan serbaguna di lingkungan apa pun.
Acer Swift Spin 14 AI. (Sumber: Acer)