Kota Yogyakarta Berupaya untuk Mendatangkan Wisatawan dari China

Rahmat Jiwandono
Jumat 22 Agustus 2025, 17:48 WIB
Tugu Golong Gilig, simbol kawasan Kota Yogyakarta (Sumber: Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta)

Tugu Golong Gilig, simbol kawasan Kota Yogyakarta (Sumber: Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta)

Techverse.asia - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta lewat Dinas Pariwisata saat ini sedang menggagas kerjasama dengan maskapai penerbangan asal China yakni Long Air serta Hainan Airlines guna membuka rute penerbangan langsung alias direct flight dari Kota Pelajar ini.

Program tersebut punya dua program besar, yaitu pemberangkatan jemaah umrah langsung dari Yogyakarta menuju Jeddah, Arab Saudi, dan meningkatkan kedatangan wisatawan mancanegara atau inbound tourism. Selama ini, jemaah umrah yang berasal dari Kota Yogyakarta dan sekitarnya harus terlebih dahulu transit di Kota Jakarta sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga: Mau Umrah Langsung dari Semarang dan Solo, Kini Bisa Pilih Penerbangan Bersama Lion Air

Dengan adanya kerja sama itu, diharapkan penerbangan dapat dilakukan langsung dari Kota Yogyakarta melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dengan transit di Negeri Tirai Bambu, sebelum melanjutkan penerbangan ke Jeddah. Skema ini diyakini akan menekan biaya perjalanan, sebab jemaah enggak perlu lagi menanggung biaya tambahan untuk bermalam di Jakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menyatakan, potensi jemaah umrah dari Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya, termasuk Provinsi Jawa Tengah bagian selatan relatif sangat masif. Pasarnya sendiri bisa mencapai lebih dari 20 juta orang per tahunnya.

"Hal ini yang mau kami garap melalui kolaborasi inovatif," ujar Wawan.

Tak hanya membahas soal umrah saja, kerja sama tersebut juga guna mendukung sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Selama ini, inbound tourism yang datang dari luar negeri lebih banyak masuk lewat Pulau Bali, baru kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta.

Baca Juga: 9 Startup Finalis Climate Impact Innovations Challenge 2025

"Maka dengan adanya penerbangan langsung nanti dari sini ke China diharapkan para wisatawan asing dari sana bisa langsung menjadikan Yogyakarta sebagai destinasi utama sebelum ke Bali," kata dia.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko menyebutkan, data menunjukkan bahwa rata-rata lama tinggal dan tingkat pengeluaran wisatawan mancanegara tiga sampai empat kali lebih besar ketimbang wisatawan dari dalam negeri atau domestik.

"Perputaran uang wisatawan mancanegara di Kota Yogyakarta pada tahun lalu kami mencatat sekitar Rp11 juta per orang. Sedangkan untuk wisatawan domestik sendiri, spending mereka cuma sekitar Rp2,3 jutaan. Untuk itu, kalau inbound tourism meningkat, maka potensi perputaran ekonomi pun dapat mencapai miliaran rupiah," katanya.

Baca Juga: 5 Makanan dari Kota Yogyakarta Ini Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda, Apa Saja?

Merespons usulan itu, Direktur Shintian Jaya Aviasi Emerson Lo Vun Zet, yang menjadi mitra strategis dalam perencanaan ini, menandaskan akan pentingnya keberlanjutan penerbangan. Menurutnya, penerbangan setidaknya harus dilaksanakan minimal tiga kali dalam seminggu supaya tetap dapat bertahan.

"Dengan kapasitas narrow body sekitar 160 kursi, potensi pergerakan penumpang per minggu bisa tembus hampir 500 orang. Dalam jangka waktu dua tahun, dampak ekonominya juga bisa sangat signifikan," papar Emerson.

Salah satu pelaku usaha yang mendukung program itu, Edwin Himna berharap bahwa kolaborasi tersebut akan dilakukan pembahasan teknis lebih lanjut. Sehingga, proses perizinannya dengan otoritas terkait jadi lebih gampang dan lancar, tapi dia optimistis direct flight umrah sekaligus bisa segera terealisasi dalam waktu dekat ini.

Baca Juga: Pemprov Bali Segera Terapkan Kuota Bagi Wisatawan Asing

"Berkat kehadiran maskapai penerbangan Hainan Airlines otomatis harapan kami bakal semakin banyak wisatawan dari China nantinya juga berlibur ke Kota Yogyakarta. Bersyukur juga karena sudah ada titik terang (mengenai kerja sama itu)," ujarnya.

Dengan demikian, harapannya, selain melayani para jemaah umrah berangkat ke Tanah Suci, penerbangan ini juga membuka peluang ekspor produk lokal asli Yogyakarta hingga meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, utamanya dari China.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno10 Maret 2026, 15:03 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Nothing Headphone (a), Tersedia 4 Kelir

Headphone over-ear terbaru dari Nothing's mampu memutar musik selama lima hari dengan sekali pengisian daya.
Nothing Headphone (a). (Sumber: Nothing)
Lifestyle10 Maret 2026, 14:51 WIB

ASICS Luncurkan Nagino Collection untuk Merayakan Hari Perempuan Internasional

Koleksi ini sekarang sudah tersedia di beberapa gerai ASICS tertentu di seluruh Indonesia.
ASICS Nagino Collection. (Sumber: istimewa)
Techno10 Maret 2026, 14:27 WIB

Xiaomi Rilis Redmi Buds 8 Pro dan UltraThin Magnetic Power Bank

Cek mengenai harga dan spesifikasi lengkap dua produk tersebut.
Redmi Buds 8 Pro. (Sumber: Xiaomi)
Automotive10 Maret 2026, 14:10 WIB

Ford Experience Center Hadir sebagai Multi-functional Hub Pertama di Indonesia

Pembukaan tempat baru tersebut berfungsi untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan.
Peresmian Ford Experience Center oleh Ford RMA Indonesia. (Sumber: istimewa)
Techno10 Maret 2026, 13:58 WIB

Pertama dalam Sejarah Seri V, Vivo V70 FE Disematkan 200MP OIS Main Camera

Traveling Portrait Master, Bawa Kualitas Kamera Paling Jernih di Segmennya.
Vivo V70 FE. (Sumber: Vivo)
Startup09 Maret 2026, 20:16 WIB

Bagaimana Para Perempuan Pendiri Startup Mendorong Pertumbuhan yang Menguntungkan

Usaha rintisan di Asia Tenggara yang didirikan oleh perempuan yaitu Astro, Durianpay, Xendit, hingga Supermom.
Ilustrasi pemimpin startup perempuan. (Sumber: istimewa)
Techno09 Maret 2026, 19:53 WIB

Nothing Luncurkan Phone 4A dan Phone 4A Pro, Desainnya Tampil Berbeda

Desain unibody logam baru menempatkan transparansi Nothing klasik hanya pada modul kamera.
Nothing Phone 4A Pro. (Sumber: Nothing)
Automotive09 Maret 2026, 16:19 WIB

Polytron Sukses Jual Ratusan Unit Mobil Listrik Sepanjang 2025

Penjualan Mobil Listrik disebut Polytron sukses melampui Merek Jepang dan Korea Selatan.
Polytron G3 Plus. (Sumber: Polytron)
Techno09 Maret 2026, 15:45 WIB

Tecno Hadirkan Camon 50 Series, Debut dengan Teknologi TGuard

Seri ini Mendefinisikan Ulang Pencitraan Profesional Melalui Kekuatan AI Praktis.
Tecno Camon 50 Series. (Sumber: dok. tecno)
Hobby09 Maret 2026, 15:22 WIB

Praregistrasi Ragnarok Zero: Global Resmi Dibuka, Dapat Lisensi dari Gravity

Ragnarok model ini akan sangat mendekati versi asli dari Ragnarok Online yang rilis di era 2000an awal.
Ragnarok Zero Global. (Sumber: Gravity Game United)