Bandara YIA Didorong Jadi Tempat Transit Penerbangan ke Australia

Rahmat Jiwandono
Kamis 14 Agustus 2025, 20:06 WIB
Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). (Sumber: istimewa)

Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X pada minggu ini telah menyambut kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier. Bertempat di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, pertemuan ini membahas kerja sama antara DIY dan Australia di bidang pariwisata dan pendidikan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DIY, Imam Pratanadi yang mendampingi Sri Sultan dalam pertemuan ini mengatakan, pihak Australia memiliki keinginan untuk meningkatkan jumlah wisatawan asal negara kangguru itu ke DIY. Hal ini tentu mendapatkan sambutan baik dari Raja Yogyakarta.

Baca Juga: Mengenal Gejala Duck Syndrome, Setop Berpura-pura Terlihat Baik-baik Saja

“Ngarsa Dalem (sebutan Sri Sultan HB X) juga mengusulkan agar bisa diatur kerja sama terkait dengan penerbangan dari Australia. Harapannya, penerbangan jarak jauh dari Australia bisa transit di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo. Tentu hal ini untuk mendorong semakin banyak warga Australia bisa sampai di DIY,” ujarnya.

Imam pun mengatakan bahwa jumlah turis asing asal Australia yang berkunjung ke Indonesia berkisar lebih dari satu juta orang pertahunnya. Namun dari angka tersebut, tidak sampai 10 ribu turis Australia yang menjadikan DIY sebagai destinasi wisatanya.

Dan dengan adanya usulan ini diharapkan mampu mendongkrak angka wisatawan asal Australia yang mengunjungi DIY.

Baca Juga: Kementerian Pariwisata Perkenalkan Event By Indonesia: Akun Resmi Penyedia Informasi Event

“Usulan Ngarsa Dalem ini disambut baik oleh Duta Besar Rod. Namun memang upaya ini tidak mudah, karena tentu harus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan RI sebagai penentu kebijakan. Tapi kalau usulan ini terlaksana, kami sangat yakin bisa mendongkrak jumlah wisatawan asal Australia,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, Sri Sultan HB X juga sudah mengusulkan adanya kerja sama di bidang pendidikan dengan Australia, khususnya yang berkaitan dengan teknologi. Kerja sama ini bisa berupa beasiswa, pelatihan atau pendampingan pengembangan teknologi maupun program pendidikan yang bisa dikerjakan bersama Australia.

“Duta Besar Australia Roderick Brazier juga mengungkapkan kekagumannya terhadap budaya yang betul-betul dilestarikan di Kota Gudeg ini, khususnya soal penggunaan bahasa Jawa di bandara. Beliau pun menegaskan komitmen pihak Australia untuk terus mengembangkan kerja sama dengan Indonesia, termasuk DIY ke depannya,” katanya.

Baca Juga: Daftar Tempat Wisata di Australia Barat, Bisa Eksplorasi Kota dan Alam

Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick mengaku merasa senang karena diterima oleh Gubernur DIY pada kunjungan pertamanya ke DIY sebagai duta besar Australia. Ia pun berharap semakin banyak warga Australia yang menikmati keindahan DIY sebagai destinasi wisata.

“Ini sungguh kehormatan besar buat saya dan pemerintah Australia karena diterima oleh Ngarsa Dalem. Tadi kami berdiskusi beberapa hal, khususnya hubungan dekat antara Australia dan Indonesia. Harapan saya lebih banyak lagi wisatawan Australia yang berkunjung ke Yogyakarta, menikmati candi-candi, makanan khususnya gudeg, dan yang pasti Keraton Yogyakarta yang begitu spesial,” paparnya.

Disinggung mengenai kerja sama DIY x Australia, Brazier pun mengungkapkan sangat senang dengan kerja sama di bidang pendidikan yang telah dijalankan kedua negara selama ini. Salah satu agenda kerja yang akan dilakukannya di Yogyakarta ialah bertemu dengan para alumni program beasiswa.

“Kerja sama di bidang pendidikan menjadi hal yang kami banggakan, karena mahasiswa yang kembali ke Indonesia membawa semangat yang sangat besar untuk pembangunan Indonesia,” imbuhnya.

Baca Juga: Terminal 2 Bandara Internasional Changi Singapura Selesai Direvitalisasi, Ada The Wonderfall dan Dreamscape

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)