Techverse.asia - Akhir Januari kemarin, Pgytech resmi menghadirkan Retrova Vintage Imaging Kit. Alat ini didesain untuk meningkatkan kualitas fotografi iPhone hingga melampaui batasan ponsel pintar konvensional, Retrova Vintage Imaging Kit menjadi langkah anyar bagi perusahaan dalam menawarkan solusi mobile imaging berstandar profesional.
Pgytech Retrova Vintage Imaging Kit dijual dalam dua kategori paket. Pertama, paket dengan phone grip dan phone case harganya senilai US$72 atau setara dengan Rp1,2 jutaan, sedangkan paket dua yakni grip kit lengkap bersama lensa telefoto dibanderol US$184 atau sekitar Rp3 jutaan.
Alih-alih memosisikan ponsel pintar sebagai sarana memotret yang cuma bisa digunakan sekali, Pgytech Retrova Vintage Imaging Kit dikembangan dengan satu gagasan utama yaitu mobile photography layak untuk mendapatkan tingkat keseriusan, pengendalian, dan pengalaman kreatif yang setara dengan kamera konvesnional.
Baca Juga: DJI Perkenalkan Gimbal Kamera RS 5 Ringan untuk Para Pembuat Video
"Smartphone telah menjadi kamera yang paling banyak dipakai di seluruh dunia, tapi pengalaman memotret belum begitu berkembang seiring dengan pemakaiannya," papar Director Product Development Pgytech Wei lewat keterangan tertulisnya kami kutip, Rabu (4/2/2026).
Melalui Retrova Vintage Imaging Kit, sambungnya, Pgytech mau mengubah mobile photography dari sudut pandang kreator - menghadirkan lagi interaksi fisik, keaslian optik, hingga craftmanship.
"Perangkat ini adalah langkah penting dalam komitmennya guna membangun sistem mobile imaging yang praktis," katanya.
Retrova Vintage Imaging Kit mengubah iPhone 16 dan iPhone 17 Pro serta Pro Max menjadi sebuah sistem fotografi terpadu yang memadukan sistem kontrol fisik, performa optik, hingga desain alur kerja yang berorientasi pada proses kreatif.
Baca Juga: Apple Rilis iPhone 17 Pro dan Pro Max, Tersedia Penyimpanan Sebesar 2TB
Itu mencakup pengendalian fisik yang terinspirasi oleh kamera konvensional. Pegangan ergonomis dengan tombol shutter fisik, sistem kontrol berbahan logam, dan sentuhan tekstur kulit klasik menghadirkan lagi sensasi memotret dengan kamera, mendorong proses kreatif yang lebih imersif dan fokus.
Pgytech Retrova Vintage Imaging Kit bisa disesuaikan lewat komponen modular guna berbagai kebutuhan kreatif, mulai dari fotografi jalanan sampai travel, syuting video maupun pemotretan dengan tripod.
Lebih jauh, dikombinasikan dengan aplikasi pencitraan Pgytech, produk tersebut menawarkan antarmuka bergaya vintage dan pemrosesan visual seperti film secara waktu nyata sehingga kreator dapat menghasilkan jepretan foto bergaya khas secara langsung dari kamera.
Retrova juga memiliki sistem lensa telefoto khusus, menambah jangkauan iPhone dengan optik nyata, menghasilkan detail yang lebih bersih, kompresi gambar yang lebih baik, hingga kedalaman visual yang lebih maksimal dibandingkan dengan digital zoom.
Baca Juga: Vivo X300 Series Segera Rilis di Indonesia, Tersedia Juga Pro Photography Kit
Selain itu, Pgytech Retrova Vintage Imaging Kit telah didukung dengan perekaman microSD guna mendukung pengambilan video beresolusi video 4K berdurasi panjang dan bitrate tinggi tanpa harus khawatir akan kehabisan memori, menciptakan sarana kerja seluler yang jauh lebih profesional.
Hadirnya Retrova Vintage Imaging Kit menandai evolusi signifikan dari portofolio tersebut dengan menjembatani kebutuhan profesional dan penggemar mobile photography.
Produk ini menegaskan arah perusahaan dalam membangun ekosistem mobile imaging yang menyeluruh, melayani kreator profesional maupun penggemar fotografi, serta ikut membentuk masa depan fotografi ponsel pintar.
Baca Juga: Realme 13 Pro Series 5G Menawarkan Fotografi Kelas DSLR yang Lebih Praktis
Sebelumnya, Pgytech juga telah memperkenalkan berbagai solusi mobile photography, seperti ProShot Phone Video Cage Kit, sistem phone video cage kelas profesional untuk advanced mobile filmmaking, serta MagCam 2 Phone Grip, solusi grip untuk kreator sehari-hari yang membutuhkan stabilitas dan pengendalian yang lebih baik.
"Bagi kami, Retrova Vintage Imaging Kit bukan sekadar peluncuran produk baru, melainkan juga ekspansi strategis ke smartphone photography yang terus berkembang - sektor yang akan menjadi fokus investasi jangka panjang," tambahnya.