Strava Beli Aplikasi Runna: Bantu Membuat Rencana Lari yang Dipersonalisasi

Rahmat Jiwandono
Senin 21 April 2025, 17:03 WIB
Strava x Runna. (Sumber: Strava)

Strava x Runna. (Sumber: Strava)

Techverse.asia - Strava belum lama ini resmi mengumumkan telah mengakuisisi Runna, sebuah perusahaan teknologi yang berkantor pusat di Inggris dan mengembangkan bimbingan serta rencana latihan lari yang lebih dipersonalisasi.

Dengan begitu, keduanya menyatukan komunitas kebugaran terbesar di dunia dengan aplikasi terdepan untuk lari yang sangat aktif untuk menciptakan nilai yang menarik bagi pengguna ataupun pemegang saham Strava dan Runna.

"Berbekal kecepatan inovasi dan pertumbuhan kami pada tahun lalu yang belum pernah terjadi sebelumnya, inilah momen yang tepat untuk mencari bisnis pelengkap yang bisa memberikan nilai lebih besar bagi para pengguna aplikasi Strava," jelas Chief Executive Officer (CEO) Strava Michael Martin.

Baca Juga: Mode Gelap dan Heat Map: Fitur Terbaru Strava, Temani Kamu yang Baru Sempat Lari Ketika Malam

Michael mengatakan, olahraga lari sedang tren di seluruh dunia di mana tercatat hampir satu miliar aktivitas lari tercatat di Strava pada 2024. Sementara itu, misi Runna yakni menyediakan rencana yang dipersonalisasi bagi setiap pelari guna mencapai tujuan mereka.

"Misi tersebut benar-benar cocok," ujarnya.

Berdasarkan data Year In Sport Strava, lari merupakan olahraga yang paling cepat berkembang di seluruh dunia. Khususnya di kalangan Generasi Z atau Gen Z yang beralih ke olahraga ini untuk membangun komunitas dan koneksi.

Sehingga terjadi peningkatan yang cukup tajam dalam partisipasi lomba lari, di mana 43 persen pengguna Strava ingin memenangkan lomba atau acara besar di tahun ini. Permintaan akan rencana latihan telah berkembang pesat sebab semakin banyaknya atlet yang mencari panduan yang dipersonalisasi.

Baca Juga: Chipolo Pop: Pelacak Bluetooth Bekerja dengan Jaringan Pencarian Punya Apple dan Google

Salah satu Founder dan CEO Runna Dom Maskell mengaku senang karena bisa menjadi bagian dari Strava. Runna akan terus fokus untuk menyediakan rencana latihan yang paling sesuai dan dipersonalisasi di seluruh dunia.

"Kami telah menghabiskan banyak waktu dengan manajemen senior di Strava, dan kami senang dapat berada di tim yang sama," ujar Dom.

Runna pun ingin sekali menyediakan rencana latihan dan bimbingan yang mumpuni bagi setiap pelari. Dengan investasi tersebut, maka pihaknya bisa lebih jauh meningkatkan seluruh pekerjaannya di Runna guna memberi manfaat bagi pelari di dunia.

Meskipun Strava telah mengakuisisi Runna, namun rencananya kedua aplikasi ini akan tetap berdiri sendiri di masa mendatang. Strava telah melakukan investasi untuk mengembangkan tim Runna dan lebih mengakselerasi pengembangan aplikasi tersebut.

Baca Juga: 6 Tips Sebelum Memilih dan Membeli Sepatu Lari

Kesepakatan itu ialah bagian dari inisiatif Strava bagi lebih dari 150 juta penggunanya yang telah terdaftar dan investasi mendalam di komunitas pengembang antarmuka pemrograman aplikasi (API) di Strava.

Sampai saat ini terdapat lebih dari 100 aplikasi latihan yang terhubung ke API Strava guna menyediakan fitur dan fungsi yang lebih baik lagi bagi pengguna. Strava berkomitmen untuk mempertahankan peran sebagai platform terbuka untuk kebugaran dan mendukung semua pengembang, bersama Runna.

"Kami senang bisa mendapat kesempatan untuk mengetahui dan berinvestasi pada pengembang API seperti Runna. Strava sendiri adalah komunitas bagi orang-orang yang aktif tanpa memandang jenis olahraga, lokasi, aplikasi, perangkat, ataupun tingkat keahlian," ujarnya.

Baca Juga: Zepp Health Rilis Zepp OS 4, Amazfit Kini Terintegrasi dengan GPT-4o

Untuk diketahui, Runna adalah salah satu aplikasi bimbingan olahraga lari terbaik di dunia yang tersedia di iOS dan Android. Runna didirikan pada 2021 lalu oleh penggemar lari yaitu Dom Maskell dan Ben Parker.

Diluncurkan secara resmi pada Maret 2022, aplikasi yang berbasis langganan ini telah membantu jutaan pelari menyelesaikan lomba lari pertama. Runna telah tersedia di lebih dari 180 negara dan menjadi satu dari tiga finalis Apple's App of the Year tahun 2024.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup04 Mei 2026, 19:40 WIB

Jogja Spark X Pemkot Yogyakarta Dorong Talenta Lokal ke Level Global

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Jogja Spark kepada para pemangku kepentingan yang akan terlibat dalam pengembangan dan implementasinya ke depan.
Ilustrasi startup. (Sumber: pexels)
Techno04 Mei 2026, 18:20 WIB

Orka O1 Pro: Alat Bantu Dengar dengan Fitur Peredam Bising Aktif Pertama di Dunia

Perangkat ini menjanjikan masa pakai hingga 35 jam dan beratnya cuma 3,5 gram per earpiece.
Orka O1 Pro.
Automotive04 Mei 2026, 17:41 WIB

Omoda 4 Resmi Mulai Diproduksi Massal, Bawa Konsep Cyber Mecha

Estetika Cyber Mecha akan membentuk identitas visual eksklusif pada Omoda 4.
Omoda 4 Cyber Mecha. (Sumber: Chery)
Techno04 Mei 2026, 17:25 WIB

Netflix Clips Bantu Temukan Baru dari Cuplikan-cuplikan dari Programnya

Beginilah tampilan tayangan video vertikal baru Netflix.
Netflix Clips. (Sumber: Netflix)
Lifestyle04 Mei 2026, 15:31 WIB

The Blibli Match Series akan Diselenggarakan di 3 Kota

Event ini hadirkan pengalaman bermain padel dan terkoneksi dalam satu ekosistem.
Kompetisi padel The Blibli Match Series. (Sumber: dok. blibli)
Techno04 Mei 2026, 15:11 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Book 6 Enterprise Edition, Ditenagai Prosesor Intel Core Ultra dengan Intel vPro

Dibuat untuk penerapan perusahaan dengan pencitraan OS yang disesuaikan, konfigurasi BIOS, dan kemampuan penandaan aset.
Samsung Galaxy Book 6 Enterprise Edition. (Sumber: Samsung)
Startup04 Mei 2026, 14:11 WIB

Xurya Garap Lebih dari 300 Panel Surya di Indonesia Sepanjang 2025

Adopsi energi surya semakin didorong oleh stabilitas biaya dan ketahanan operasional.
Xurya Project. (Sumber: dok. xurya project)
Techno04 Mei 2026, 13:56 WIB

Garmin Instinct 3 Series Kini Ditawarkan dalam 3 Kelir Anyar

Padukan Street Style dan Ketangguhan untuk Urban Explorer.
Garmin Instinct 3 punya warna baru. (Sumber: Garmin)
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)