Kanada Desak TikTok untuk Menutup Kantornya, Namun Aplikasi Tak Diblokir

Rahmat Jiwandono
Selasa 12 November 2024, 18:04 WIB
Kanada. (Sumber: unsplash)

Kanada. (Sumber: unsplash)

Techverse.asia - Kanada telah memerintahkan penutupan operasi ByteDance di negaranya - khususnya kantor TikTok Technology Canada, Inc. - dengan alasan risiko keamanan nasional. Dengan langkah tersebut, maka TikTok akan dipaksa untuk 'menutup' semua bisnis di negara tersebut, meskipun Pemerintah Kanada tidak melarang aplikasi tersebut tetap beroperasi.

Dengan begitu pun para penggunanya masih dapat mengunduh, menggunakan, dan membuat konten untuk TikTok, dan bisnis masih dapat beriklan di aplikasi ini.

"Kami mengambil tindakan untuk mengatasi risiko keamanan nasional tertentu yang terkait dengan operasi ByteDance di Kanada melalui pendirian TikTok Technology Canada, Inc," ungkap Menteri Inovasi, Sains, dan Industri Kanada François-Philippe Champagne dalam sebuah pernyataan resmi disadur pada Selasa (12/11/2024).

Baca Juga: Samsung ViewFinity S9 Hadir dengan Resolusi 5K, Cek Spek dan Harganya

Champagne menyatakan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada informasi dan bukti yang telah dikumpulkan selama peninjauan dan atas saran dari komunitas keamanan dan intelijen Kanada serta mitra pemerintah lainnya.

Kendati demikian, temuan tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut tentang risiko keamanan nasional. Namun, TikTok sendiri telah diawasi selama bertahun-tahun atas cara menangani data pengguna di platform tersebut.

Kritikus menuduh secara beragam bahwa data pengguna TikTok dipanen oleh Pemerintah China dan dengan cara yang tidak dapat diaudit sepenuhnya. TikTok pun telah berulang kali membantah bahwa hal ini benar.

Penutupan TikTok tersebut akan berdampak pada 'ratusan' pekerjaan di Kanada, sehingga TikTok berencana untuk mengajukan banding di pengadilan atas keputusan tersebut. "Menutup kantor TikTok di Kanada dan menghancurkan ratusan pekerjaan lokal yang bergaji tinggi bukanlah kepentingan terbaik siapa pun, dan perintah penutupan ini akan menyebabkan hal itu," kata juru bicara TikTok dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: TikTok Menambahkan 4 Fitur Keamanan Baru untuk Melawan Misinformasi

"Kami akan menentang perintah ini di pengadilan. Platform TikTok akan tetap tersedia bagi para kreator untuk menemukan audiens, mengeksplorasi minat baru, dan agar bisnis dapat berkembang pesat," lanjut bunyi pernyataan tersebut.

TikTok baru-baru ini merekrut puluhan posisi di bidang operasi, teknik, dan pemasaran di berbagai lokasi di negara tersebut.

Menurut salah satu perkiraan, TikTok memiliki sekitar 15 juta pengguna terdaftar di Kanada, yang berarti penetrasinya mencapai sekitar 41 persen dari populasi. Sejalan dengan penggunaannya di tempat lain, di antara orang dewasa, mereka yang berusia 18 hingga 24 tahun lebih terlibat, menurut eMarketer.

Tapi, penelitian tersebut tidak mencakup anak-anak, yang seperti orang ketahui juga menyukai aplikasi TikTok. Hal ini merupakan masalah kontroversial karena kekhawatiran atas kesehatan mental anak-anak.

Baca Juga: TikTok Bakal Dilarang di Montana

Meskipun sangat populer, TikTok telah lama menjadi bahan perdebatan di Kanada. Perkembangan terbaru ini merupakan hasil dari tinjauan keamanan nasional berdasarkan UU Investasi di Kanada. Tinjauan tersebut dilakukan setelah Kanada melarang penggunaan TikTok di semua perangkat pemerintah pada Februari 2023. Larangan tersebut tetap berlaku hingga kini.

Situasi perusahaan yang tidak menentu di negara tersebut mungkin juga berdampak pada cara TikTok dalam mengembangkan layanan lebih lanjut di sana.

TikTok Shop, platform e-commerce dalam aplikasi milik perusahaan tersebut untuk menjual dan membeli barang, diharapkan akan diluncurkan di Kanada pada akhir tahun lalu, tetapi hal itu belum terjadi. Creator Rewards Program, untuk kreator yang membayar, juga belum diluncurkan di sana.

Baca Juga: Pemerintah Texas Menggugat TikTok Karena Dianggap Melanggar Privasi Data Anak

Kanada bukanlah satu-satunya negara yang berupaya mengendalikan TikTok.

Selain masalah yang dihadapi TikTok secara khusus di negara lain, aplikasi tersebut juga terjerat dalam penilaian ulang yang lebih luas terhadap media sosial secara umum. Baru kemarin, Pemerintah Australia mengumumkan usulan untuk melarang semua media sosial bagi pengguna yang berusia di bawah 16 tahun.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)