Reku Optimistis Minat Terhadap Saham AS Semakin Melejit di Kalangan Muda

Rahmat Jiwandono
Jumat 25 Oktober 2024, 17:03 WIB
Co-CEO Reku Jesse Choi.

Co-CEO Reku Jesse Choi.

Techverse.asia - Minat terhadap investasi di kalangan muda seperti milenial dan Gen Z semakin meningkat. Hal ini turut tercermin pada proporsi investor Saham AS yang baru-baru ini diluncurkan Reku, penyedia investasi aset global kripto dan Saham AS.

Jesse Choi selaku Co-CEO Reku sejak peluncuran Saham AS, Reku mencatat pertumbuhan positif dimana 70 persen pengguna Saham AS merupakan generasi milenial dan Gen Z.

"Ini menggambarkan besarnya minat dan kesadaran generasi muda dalam berinvestasi. Hal tersebut turut didorong oleh terjangkaunya akses berinvestasi Saham AS bahkan mulai dari US$1 (Rp15 ribuan) juga menjadi poin menarik bagi pemula," ujarnya, Jumat (25/10/2024).

Baca Juga: Realme GT 7 Pro Siap Meluncur dengan Chipset Snapdragon 8 Elite

Kemudian, fitur-fitur yang mudah dan nyaman semakin meminimalisir barriers seperti kebingungan dalam berinvestasi. Sehingga berinvestasi bukan lagi menjadi hal yang rumit dan menakutkan bagi kalangan muda.

Walaupun mayoritas investor muda baru memiliki pengalaman kurang dari tiga tahun, Jesse mengungkapkan potensi return juga masih menjadi daya tarik dalam memilih instrumen investasi.

"Mereka cenderung mencari alternatif investasi berpotensi memberikan imbal hasil yang stabil, namun tetap optimal dibandingkan instrumen lain yang sudah sudah dimiliki sebelumnya," terangnya.

Karakteristik tersebut dapat ditemukan di Saham AS yang pertumbuhannya positif secara jangka panjang. Selama 10 tahun terakhir, Saham AS tumbuh rata-rata 15 persen, menggambarkan stabilitas performa instrumen ini.

Baca Juga: Mau Pakai THR untuk Investasi Saham? Perhatikan 5 Tips Memilih Saham

"Sehingga Saham AS menjadi pilihan diversifikasi yang strategis bagi investor muda," katanya.

Oleh karena itu, Jesse optimistis bahwa pihaknya mampu menjangkau lebih banyak investor muda ke depannya. Seiring dengan pertumbuhan minat investor muda, dia percaya tren berinvestasi di kalangan ini akan tumbuh berlipat ganda pada tahun ini dan 2025.

"Reku juga sudah menyiapkan rencana pengembangan produk yang akan semakin memudahkan investor berinvestasi Saham AS, untuk melengkapi fitur yang sudah ada saat ini," ujarnya.

Walau demikian, tingkat literasi khususnya generasi milenial dan Gen Z masih harus terus ditingkatkan. Apalagi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tingkat literasi keuangan Gen Z hanya sebesar 44,04 persen atau lebih rendah 3,94 persen dari generasi milenial.

Baca Juga: Noplace: Media Sosial Gabungan Myspace dan Twitter Buat Gen Z

Untuk itu, Reku terus berupaya melakukan program literasi ke berbagai generasi, termasuk kalangan investor muda. Berdasarkan riset yang mereka lakukan, 40 persen masyarakat menghadapi kesulitan dalam memahami berita terkait Saham AS.

"Oleh karena itu, melalui fitur Insights, Reku merangkum informasi dengan berbagai metodologi dan teknik analisis yang mudah dipahami dalam satu skor untuk memudahkan investor dalam mengambil keputusan," kata dia.

Investor pun dapat dengan mudah mengetahui pemberitaan di media massa dan perbincangan di media sosial, serta memberikan notifikasi kepada investor ketika suatu perusahaan Saham AS tiba-tiba viral di Buzz Score.

Baca Juga: Pasar Kripto Sempat Terkoreksi, Reku: Potensi Rally Masih Terbuka

Kemudian, investor juga bisa memantau status harga Saham AS yang sedang diskon di Valuation Score yang serta mengidentifikasi perusahaan dengan fundamental yang kuat dan performa positif di Quality Score.

Selain itu, Jesse mengatakan fitur lain yang digemari generasi muda ialah Packs yang membantu investor berinvestasi ke sejumlah Saham AS dengan performa positif sekaligus serta berinvestasi seperti investor global ternama seperti Nancy Pelosi dan Harvard Endowment Fund.

"Ke depannya, kami akan melanjutkan pengembangan fitur-fitur serta program edukasi yang bukan hanya menjembatani investor muda untuk berinvestasi, namun juga turut meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat khususnya generasi milenial dan Gen Z di Indonesia," tambahnya.

Baca Juga: Bitcoin Berpotensi Tertekan di Pertengahan Tahun, Reku: Aktivitas Investor Besar Mulai Terlihat

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 Juli 2026, 15:59 WIB

Manson Cheung Siap Hadir di IMX 2026

Dia adalah Sosok di Balik Kolaborasi Ikonik Pop Culture Hingga Hot Wheels Formula 1 Collection.
HWCCI x IMX Dinner. (Sumber: istimewa)
Techno29 Juli 2026, 15:28 WIB

Alasan Kecerdasan Buatan akan Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Pesatnya perkembangan AI juga akan berdampak terhadap konstelasi politik dunia.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)
Startup29 Juli 2026, 14:07 WIB

East Ventures Sebut Talenta Muda Jadi Kunci Kemajuan Indonesia di Era AI

Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun fondasi digitalnya.
Ilustrasi talenta digital muda. (Sumber: East Ventures)
Techno29 Juli 2026, 14:05 WIB

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin Kini Melampaui Jumlah Identitas Manusia

Dengan semakin pesatnya adopsi AI agentik, tool identitas yang terfragmentasi menciptakan kesenjangan tata kelola yang tidak mampu ditangani oleh arsitektur keamanan tradisional.
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (Sumber: istockphoto)
Travel29 Juli 2026, 12:08 WIB

The St. Regis Bali Gelar Jack's Club Mulai Juli-September 2026, Suguhkan Musik Jazz

Pengunjung dapat menikmati musik jazz sekaligus makanan atau minuman khas yang fancy.
Jack's Club hadir di The St Regis Bali. (Sumber: ist)
Techno29 Juli 2026, 11:34 WIB

Qualcomm akan Segera Menaikkan Harga Mulai 1 September 2026

Kenaikan harga akan diterapkan pada prosesor yang dikirim setelah tanggal tersebut.
Qualcomm. (Sumber: Getty Images)
Lifestyle29 Juli 2026, 09:53 WIB

Ryan Gosling Bakal Membintangi Film Ghost Rider, Tayang 2028?

Sementara itu, Black Panther III akan tayang pada tanggal 15 Desember 2028.
Ryan Gosling akan memainkan karakter Ghost Rider. (Sumber: Marvel Studio)
Techno29 Juli 2026, 09:51 WIB

Oppo A6c: Ponsel Entry Level dengan Baterai 7000mAh

Perangkat ini memiliki dua varian memori.
Oppo A6c. (Sumber: Oppo)
Techno28 Juli 2026, 16:15 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Dijual di Indonesia, Beda Varian Beda Harga

Gawai ini diposisikan sebagai solusi ideal bagi profesional yang membutuhkan performa AI kuat, portabilitas tinggi, serta keandalan bisnis dalam satu paket.
ExpertBook P5 G2. (Sumber: ASUS)