Rilis Movie Gen, Meta: Movie Gen Bukan untuk Menggantikan Peran Seniman dan Animator!

Uli Febriarni
Senin 07 Oktober 2024, 17:21 WIB
Layar tangkap video hasil buatan Meta Movie Gen (Sumber: Meta)

Layar tangkap video hasil buatan Meta Movie Gen (Sumber: Meta)

Meta mengumumkan peluncuran model kecerdasan buatan (AI) baru bernama Movie Gen. Teknologi ini mampu menghasilkan klip video dan audio realistis berdasarkan permintaan pengguna.

Movie Gen dapat menghasilkan musik latar belakang dan efek suara yang disinkronkan dengan konten video. Pengguna juga dapat mengedit video yang ada dengan model.

Pada laman mereka, di bagian teratas, Meta menunjukkan contoh video kreasi Movie Gen berupa video bayi kuda nil yang sedang berenang di air yang terdapat sejumlah bunga terapung. Sejumlah ikan yang berenang ke arah berlawanan, gerakan air, warna dan 'benda air yang melayang', serta bebatuan di dasar air terlihat nyata.

Baca Juga: Konten Mukbang di YouTube Ditonton Lebih dari 3 Miliar Kali

Layar tangkap video AI Meta Movie Gen (sumber: Meta)

Nampak pula video yang dibuat dengan perintah 'Koala abu dan putih yang gembul sedang berselancar di atas papan berwarna kuning. Hidungnya bulat. Koala berpegangan pada papan dengan menggunakan cakarnya. Ekspresi wajah Koala fokus. Cahaya matahari bersinar' pada kolom prompt Meta Movie Gen.

Belum lagi video hasil perintah spesifik yang berbunyi: 'Seekor sloth berkacamata pink sedang berbaring di atas ban apung berbentuk donat di kolam. Sloth itu memegang tropical drink. Lingkungan di sekitarnya tropical. Cahaya matahari menghasilkan bayangan', berikut contoh-contoh video lainnya yang nampak tak kalah realistis.

Tangkapan layar video yang dihasilkan Meta Movie Gen (sumber: Meta)

Menurut tim riset di Meta, Movie Gen ini memiliki empat kemampuan umum, yakni: pembuatan video, pembuatan video yang dipersonalisasi, pengeditan video yang tepat, dan pembuatan audio.

"Kami telah melatih model-model ini dengan kombinasi dataset berlisensi dan yang tersedia untuk umum," kata Meta, seperti diakses dari pernyataan di blognya, Senin (7/10/2024).

Meski berhasil membuat alat yang begitu canggih, Meta juga menegaskan sesuatu tentang alat ini, yang mungkin menjawab kekhawatiran AI akan menggantikan kemampuan manusia.

"Penting untuk dicatat bahwa AI generatif bukanlah pengganti pekerjaan seniman dan animator. Kami membagikan penelitian ini, karena kami percaya pada kekuatan teknologi ini untuk membantu orang mengekspresikan diri mereka dengan cara-cara baru, dan memberikan kesempatan kepada orang-orang yang mungkin tidak memilikinya," demikian ditegaskan Meta.

Baca Juga: Rebut Kembali Minat Pengguna Dewasa Muda, Facebook Dorong Konten Lokal

Baca Juga: Lewat Kampanye Unlock Your Courage, Coach Memperkenalkan Koleksi Musim Gugur 2024

Meta menilai Movie Gen sebagai bagian dari rekam jejak mereka dalam membagikan penelitian AI fundamental kepada masyarakat.

Gelombang pertama pekerjaan AI generatif Meta, dimulai dengan rangkaian model Make-A-Scene yang memungkinkan pembuatan gambar, audio, video, dan animasi 3D.

Dengan munculnya model difusi, Meta kemudian memanfaatkan gelombang kedua dengan model fondasi Llama Image, yang memungkinkan pembuatan gambar dan video dengan kualitas yang lebih tinggi, serta pengeditan gambar.

Maka selanjutnya, Movie Gen adalah level gelombang ketiga mereka, yang menggabungkan semua modalitas dan memungkinkan kontrol yang lebih baik bagi orang-orang yang menggunakan model-model ini dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya.

Serupa dengan generasi sebelumnya, Meta memungkinkan berbagai produk baru yang dapat mempercepat kreativitas tercipta dari model baru mereka kali ini.

"Harapan kami adalah bahwa mungkin suatu hari di masa depan, semua orang akan memiliki kesempatan untuk mewujudkan visi artistik mereka dan membuat video dan audio definisi tinggi menggunakan Movie Gen," imbuh perusahaan.

Layar tangkap video hasil kerja Meta Movie Gen (sumber: Meta)

Baca Juga: BABY-G+PLUS BGD-10KPP, Jam Tangan Bergambar The Power Puff Girls yang Pemberani

Sementara itu, melansir dari Katadata, berikut adalah rangkuman fitur lengkap yang dimiliki Meta Movie Gen:

  • Generator Video dari Teks: Movie Gen dapat menghasilkan klip video berkualitas tinggi berdasarkan deskripsi teks yang diberikan oleh pengguna. Ini memungkinkan pembuatan konten visual yang sesuai dengan narasi atau ide spesifik,

  • Pembuatan Soundtrack Otomatis: Selain video, Movie Gen juga mampu menciptakan soundtrack dan efek suara yang sesuai dengan konten video, memberikan pengalaman audio yang imersif,

  • Personalisasi Konten: Pengguna dapat menyesuaikan aspek-aspek tertentu dari video dan audio, seperti gaya visual, genre musik, dan elemen estetika lainnya, untuk menciptakan konten yang unik dan sesuai dengan preferensi pribadi,

  • Pengeditan Konten yang Ada: Movie Gen menyediakan alat untuk mengedit video yang sudah dibuat atau diunggah, memungkinkan pengguna untuk melakukan modifikasi seperti mengubah adegan, menambahkan efek khusus, atau menyesuaikan audio,

  • Integrasi AI yang Mendalam: Menggunakan algoritma pembelajaran mesin yang canggih, Movie Gen memastikan bahwa video dan audio yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi dan tingkat realisme yang tinggi,

  • Dukungan Multi-Platform: Movie Gen mendukung berbagai format video dan audio, memastikan kompatibilitas dengan berbagai perangkat dan platform distribusi media,

  • Dukungan Bahasa yang Luas: Movie Gen mendukung berbagai bahasa untuk input teks, memungkinkan pengguna dari berbagai wilayah dan latar belakang bahasa untuk memanfaatkan fitur ini secara optimal.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait
Techno

Meta Luncurkan 4 Model Alat Bantu AI

Senin 24 Juni 2024, 13:36 WIB
Meta Luncurkan 4 Model Alat Bantu AI
Berita Terkini
Startup04 Mei 2026, 19:40 WIB

Jogja Spark X Pemkot Yogyakarta Dorong Talenta Lokal ke Level Global

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Jogja Spark kepada para pemangku kepentingan yang akan terlibat dalam pengembangan dan implementasinya ke depan.
Ilustrasi startup. (Sumber: pexels)
Techno04 Mei 2026, 18:20 WIB

Orka O1 Pro: Alat Bantu Dengar dengan Fitur Peredam Bising Aktif Pertama di Dunia

Perangkat ini menjanjikan masa pakai hingga 35 jam dan beratnya cuma 3,5 gram per earpiece.
Orka O1 Pro.
Automotive04 Mei 2026, 17:41 WIB

Omoda 4 Resmi Mulai Diproduksi Massal, Bawa Konsep Cyber Mecha

Estetika Cyber Mecha akan membentuk identitas visual eksklusif pada Omoda 4.
Omoda 4 Cyber Mecha. (Sumber: Chery)
Techno04 Mei 2026, 17:25 WIB

Netflix Clips Bantu Temukan Baru dari Cuplikan-cuplikan dari Programnya

Beginilah tampilan tayangan video vertikal baru Netflix.
Netflix Clips. (Sumber: Netflix)
Lifestyle04 Mei 2026, 15:31 WIB

The Blibli Match Series akan Diselenggarakan di 3 Kota

Event ini hadirkan pengalaman bermain padel dan terkoneksi dalam satu ekosistem.
Kompetisi padel The Blibli Match Series. (Sumber: dok. blibli)
Techno04 Mei 2026, 15:11 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Book 6 Enterprise Edition, Ditenagai Prosesor Intel Core Ultra dengan Intel vPro

Dibuat untuk penerapan perusahaan dengan pencitraan OS yang disesuaikan, konfigurasi BIOS, dan kemampuan penandaan aset.
Samsung Galaxy Book 6 Enterprise Edition. (Sumber: Samsung)
Startup04 Mei 2026, 14:11 WIB

Xurya Garap Lebih dari 300 Panel Surya di Indonesia Sepanjang 2025

Adopsi energi surya semakin didorong oleh stabilitas biaya dan ketahanan operasional.
Xurya Project. (Sumber: dok. xurya project)
Techno04 Mei 2026, 13:56 WIB

Garmin Instinct 3 Series Kini Ditawarkan dalam 3 Kelir Anyar

Padukan Street Style dan Ketangguhan untuk Urban Explorer.
Garmin Instinct 3 punya warna baru. (Sumber: Garmin)
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)