Dari Ratusan Juta Sandi, Sebanyak 45% Dapat Dibobol Kurang dari 1 Menit

Uli Febriarni
Kamis 04 Juli 2024, 15:47 WIB
(ilustrasi) Jutaan sandi bisa dibobol dalam waktu kurang dari 1 menit (Sumber: Pexels)

(ilustrasi) Jutaan sandi bisa dibobol dalam waktu kurang dari 1 menit (Sumber: Pexels)

Sebuah studi skala besar terbaru yang dilakukan pada bulan lalu, oleh Kaspersky, mendapati bahwa sebanyak 45% dari semua kata sandi dapat ditebak oleh penipu dalam waktu satu menit. Beberapa di antaranya bahkan bisa dibobol kurang dari satu menit!

Dalam studi itu, peneliti Kaspersky memeriksa 193 juta kata sandi yang ditemukan di web gelap, dan menemukan bahwa hanya 23% (44 juta) kombinasi yang ternyata cukup kuat, sehingga butuh waktu lebih dari satu tahun untuk memecahkannya. Penelitian ini juga mengungkap kombinasi karakter mana yang paling umum digunakan saat membuat kata sandi.

Telemetri Kaspersky menunjukkan lebih dari 32 juta upaya serangan terhadap pengguna dengan pencuri kata sandi pada 2023. Angka-angka ini, menunjukkan pentingnya kebersihan digital dan kebijakan kata sandi yang tepat waktu.

"Hasil penelitian Kaspersky juga menemukan, sebagian besar kata sandi yang ditinjau tidak cukup kuat dan dapat dengan mudah dibobol dengan menggunakan algoritma tebakan cerdas," ungkap Kaspersky, seperti dikutip Kamis (4/7/2024).

Berikut adalah rincian seberapa cepat pembobolan jutaan kata sandi itu dapat terjadi (M untuk Million (juta)):

  • 45% (87M) dalam waktu kurang dari 1 menit

  • 14% (27M) – dari 1 menit hingga 1 jam

  • 8% (15 juta) – dari 1 jam hingga 1 hari

  • 6% (12M) – dari 1 hari hingga 1 bulan

  • 4% (8M) – dari 1 bulan hingga 1 tahun

"Para ahli mengidentifikasi hanya 23% (44 juta) kata sandi yang resistan – untuk membobolnya dibutuhkan waktu lebih dari 1 tahun," lanjut mereka.

Mayoritas kata sandi yang diperiksa (57%) mengandung kata dari kamus, yang secara signifikan mengurangi kekuatan kata sandi. Di antara rangkaian kosakata yang paling populer, beberapa kelompok dapat dibedakan:

  • Nama : “ahmed,” “nguyen,” “kumar,” “kevin,” “daniel.”

  • Kata-kata populer : “selamanya,” “cinta,” “google,” “peretas,” “gamer.”

  • Kata sandi standar : “password,” “qwerty12345,” “admin,” “12345,” “team.”

Analisis menunjukkan, hanya 19% dari semua kata sandi yang mengandung tanda-tanda kombinasi yang kuat–kata yang tidak ada dalam kamus, huruf kecil dan besar, serta angka dan simbol.

Pada saat yang sama, penelitian tersebut mengungkapkan bahwa 39% dari kata sandi tersebut masih dapat ditebak, menggunakan algoritma cerdas, membutuhkan waktu kurang dari satu jam.  

Bahkan, penyerang tidak memerlukan pengetahuan mendalam atau peralatan mahal untuk memecahkan kata sandi itu.

"Misalnya, prosesor laptop yang kuat akan dapat menemukan kombinasi yang tepat untuk kata sandi yang terdiri dari 8 huruf kecil atau angka menggunakan brute force hanya dalam 7 menit. Selain itu, kartu video modern akan menangani tugas yang sama dalam 17 detik," lanjut mereka.

Baca Juga: Spek Lengkap dan Harga BMW X5, Mobil SUV dengan Teknologi iDrive

Algoritma cerdas untuk menebak kata sandi mempertimbangkan penggantian karakter ("e" dengan "3", "1" dengan "!" atau "a" dengan "@") dan urutan populer ("qwerty", "12345", "asdfg").

Kepala Digital Footprint Intelligence di Kaspersky, Yuliya Novikova, mengatakan bahwa secara tidak sadar, manusia menciptakan kata sandi 'manusia' – yang berisi kata-kata dari kamus dalam bahasa asli mereka, yang menampilkan nama dan angka, dan lainnya.

"Bahkan kombinasi yang tampaknya kuat pun jarang sekali benar-benar acak, sehingga dapat ditebak oleh algoritma," tuturnya.

Mengingat hal itu, solusi yang paling dapat diandalkan adalah membuat kata sandi yang benar-benar acak, menggunakan pengelola kata sandi yang modern dan andal. Aplikasi semacam itu dapat menyimpan data dalam jumlah besar dengan aman, memberikan perlindungan yang komprehensif dan kuat untuk informasi pengguna, imbuh dia.

Baca Juga: Belajar dari Kematian Mendadak Atlet di Yogyakarta, Ini Pentingnya Ada AED di Tempat Umum

Cara memperkuat kata sandi:

  • Gunakan kata sandi berbeda untuk setiap layanan. Dengan demikian, meskipun salah satu akun kita dicuri, akun lainnya tidak akan ikut dicuri,

  • Frasa sandi mungkin lebih aman saat kata-kata yang tidak terduga digunakan.

    Bahkan jika kita menggunakan kata-kata umum, aturlah dalam urutan yang tidak biasa, dan memastikan kata-kata tersebut tidak saling berhubungan.

    Kaspersky menekankan untuk menggunakan layanan daring yang akan membantu memeriksa apakah kata sandi cukup kuat.

  • Jangan gunakan kata sandi yang mudah ditebak seperti tanggal lahir, nama anggota keluarga, hewan peliharaan, atau nama kita sendiri. Ini sering kali menjadi tebakan pertama yang akan dicoba oleh penyerang.

  • Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA)

    Meskipun tidak terkait langsung dengan kekuatan kata sandi, mengaktifkan 2FA menambahkan lapisan keamanan ekstra.

    Hal ini cukup membantu, karena jika seseorang menemukan kata sandi kita, mereka tetap memerlukan bentuk verifikasi kedua untuk mengakses akun. Pengelola kata sandi modern menyimpan kunci 2FA dan mengamankannya dengan algoritma enkripsi terbaru.

  • Gunakan solusi keamanan yang andal, jika sudah measa perlu meningkatkan perlindungan. Solusi ini memantau internet dan Dark Web, serta memberi peringatan jika kata sandi kita perlu diubah.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)