Stetoskop Bertenaga AI Mampu Tingkatkan Deteksi Dini Gagal Jantung

Rahmat Jiwandono
Rabu 19 Juni 2024, 14:25 WIB
Ilustrasi stetoskop. (Sumber: freepik)

Ilustrasi stetoskop. (Sumber: freepik)

Techverse.asia - Stetoskop sudah ada di dunia selama hampir 200 tahun dan hingga kini masih dikalungkan di leher setiap dokter atau dimasukkan ke dalam saku jas lab. Alat ini berguna untuk penilaian terhadap suara detak jantung, apakah normal atau tidak.

Dengan stetoskop, dokter dapat mengetahui irama jantung yang tak teratur. Pemeriksaan awal dengan memakai stetoskop tanpa segala fitur tambahan berfungsi untuk mengetahui dengan cepat, apakah orang tersebut sakit dan perlu perawatan darurat untuk menyelamatkan nyawanya.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Anwar Santoso mengungkapkan peran stetoskop dalam mendiagnosis penyakit jantung serta pembuluh darah masih dibutuhkan oleh semua dokter yang melayani pasien.

Baca Juga: Apple Resmi Menghentikan Apple Pay Later, Ini Gantinya

"Peran stetoskop ini terutama untuk (diagnosis) penyakit katup jantung (katup mitral, katup aorta, katup trikuspid dan katup pulmonal); penyakit jantung kongenital, misalnya Atrial Septal Defect (ASD), Verticular Septal Defect (VSD), Tetralogy Fallot (TF), tricuspid atresia, pulmonal stenosis, dan penyakit jantung paru (Cor Pulmonale)," katanya.

Sementara itu, untuk penegakan diagnosis penyakit jantung koroner, mulai dari angina pektoris stabil sampai acute myorad infraction dan gagal jantung, yang merupakan komplikasi dari beragam penyakit jantung, peran stetoskop saja tak cukup besar.

"Buat penyakit jantung koroner dan gagal jantung, peran stetoskop tak cuma begitu besar. Kecuali stetoskop yang dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), sehingga energi suara dari jantung dan paru akan ditransmisikan menjadi data digital," paparnya.

Baca Juga: New BMW 330i Touring M Sport Resmi Dipasarkan di Indonesia, Jumlah Terbatas

Ke depannya, tampak seperti grafik dan gambar yang disebut dengan phonocardiography. Bahkan dengan modalitas stetoskop tersebut bisa ditransformasikan energi energi suara itu tersebut menjadi gambar secara real-time serta dipindai (scan) lewat layar laptop atau smartphone.

Penyematan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) juga menjanjikan dalam diagnosis penyakit jantung. Salah satu pemakaian stetoskop pintar berteknologi AI. Menurut Anwar, AI-smart stethoscope akan menjadi keniscayaan dalam praktik kedokteran.

"Itu karena akan meningkatkan reabilitas dan akurasi diagnosis dengan stetoskop konvensional yang auskultasi dan mendengarkan suara jantung," paparnya.

Dijelaskannya, prinsip dari AI ialah mengumpulkan big data dari suara jantung dan bunyi murmur suara jantung dan akan ditangkap serta dianalisis dalam beragam algoritma dan juga dilakukan analisis bootstrapping. Dengan begitu, akan lebih meningkatkan akurasi pemakaian diagnosis secara auskultasi.

Baca Juga: AI Ultrasound dan Radiografi Digital dari Samsung Dukung Kerja Dokter Indonesia

"Dampak teknologi AI sangat bermanfaat untuk skrining oleh dokter layanan primer di Puskesmas dan klinik-klinik sebelum dirujuk ke rumah sakit," ujarnya.

Pemanfaatan stetoskop bertenaga AI sudah diuji coba di Inggris guna membantu dokter meningkatkan deteksi dini gagal jantung bagi pasien serta mengurangi biaya perawatan. Penelitian ini dilakukan di National Heart and Lung Institute and Center for Cardiac Engineering, Imperial College London, yang diterbitkan dalam sebuah jurnal.

Jurnalnya berjudul point-of-care screening for heart failure with reduced ejection fraction using AI during ECG-enabled stethoscope examination in London, UK: a prospective, observational, multicentre study.

Jurnal yang terbit di The Lancet Digital Health pada 5 Januari 2022 melaporkan bahwa para peneliti melakukan penggabungan algoritma stetoskop AI baru dengan EKG. Hasilnya, perangkat itu mampu mendeteksi gagal jantung dengan tingkat sensitivitas mencapai 91 persen dan spesifitas yang tinggi di angka 80 persen dibandingkan dengan tes diagnostik rutin yang invasif dan mahal.

Baca Juga: Indonesia Ternyata Masih Kekurangan Profesi Dokter

Temuan tersebut menyoroti potensi skrining penyakit jantung di tempat perawatan yang murah dan dilakukan secara non-invasif untuk diagnosis dan pengobatan lebih dini. Selanjutnya, teknologi kecerdasan buatan di atas dijajal secara nasional pada layanan kesehatan primer di Inggris guna membantu dokter dalam mengevaluasi gagal jantung.

"Proyek ini menilai apakah perangkat stetoskop AI berkemampuan EKG dapat meningkatkan diagnosis terhadap penyakit gagal jantung," kata dia.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno18 Maret 2026, 19:48 WIB

Lenovo Umumkan Legion Go Fold Concept, Dapat Dipakai dalam 4 Mode

Layarnya bisa dilebarkan dari 7 hingga 11 inci.
Konsep Legion Go Fold dalam mode layar penuh horizon. (Sumber: Lenovo)
Travel18 Maret 2026, 19:35 WIB

Pengiriman Hewan Peliharaan Melonjak Sekitar 6% Saat Arus Mudik Lebaran

KAI Logistik berkomitmen menghadirkan layanan pengiriman hewan peliharaan yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Ilustrasi pengiriman hewan peliharaan melalui KAI Logistik. (Sumber: KAI)
Techno18 Maret 2026, 16:18 WIB

Pelanggan Apple Music Mendapatkan Alat Penemuan Musik Baru di TikTok

TikTok sekarang memungkinkan pelanggan Apple Music untuk memutar lagu secara penuh tanpa meninggalkan aplikasi.
Integrasi TikTok x Apple Music. (Sumber: tiktok)
Automotive18 Maret 2026, 15:54 WIB

Ducati Monster Tampil dengan Corak Sport Baru, Lebih Gahar

Tersedia di dealer mulai April 2026, corak Sport ini melengkapi pilihan warna Monster dan Monster Plus.
Ducati Monster dengan corak Sport. (Sumber: Ducati)
Techno18 Maret 2026, 15:26 WIB

Acer Predator Helios Neo Hadir dengan Prosesor dan Kartu Grafis Anyar

Dilengkapi dengan prosesor Intel Core Ultra 200HX Plus series dan GPU laptop Nvidia GeForce RTX 5080.
Acer Predator Helios Neo 18 AI. (Sumber: Acer)
Startup18 Maret 2026, 14:51 WIB

LLV InnoLab: Akses bagi Perusahaan Global Uji dan Komersialisasikan Teknologi

Living Lab Ventures (LLV) adalah corporate venture capital Sinar Mas Land untuk sektor agnostik di Asia Tenggara.
Program Innolab dari LLV. (Sumber: Living Lab Ventures)
Techno18 Maret 2026, 14:11 WIB

Oppo Find N6 Membawa AI Pen Eksklusif dan Free-flow Window

Ponsel lipat baru Oppo ini ditenagai cip Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan punya dua varian warna.
Oppo Find N6. (Sumber: Oppo)
Lifestyle18 Maret 2026, 13:36 WIB

Trailer Dune: Part Three: Kemunculan Anya Taylor-Joy dan Robert Pattinson

Bersiaplah untuk kunjungan terakhir Anda ke Arrakis.
Poster Dune 3. (Sumber: Warner Bros)
Techno17 Maret 2026, 19:22 WIB

ASUS Rilis NUC 16 Pro Mini PC Generasi Baru, Intip Spesifikasi Lengkapnya

Menampilkan performa Intel Core Ultra Series 3, grafis 1,5 kali lebih cepat, dan keamanan tingkat perusahaan.
ASUS NUC 16 Pro Mini PC. (Sumber: ASUS)
Lifestyle17 Maret 2026, 19:10 WIB

Adidas Hyperboost Edge: Memulai Era Baru Lari di Jalan Raya

Hyperboost Edge memperkenalkan era baru lari di jalan raya dengan menggabungkan bantalan maksimal, pengembalian energi tinggi, dan performa ringan dalam satu sepatu.
Adidas Hyperboost Edge. (Sumber: Adidas)