BII Investasi Langsung ke Xurya, Siap Danai Startup Climatech di Asia Tenggara

Rahmat Jiwandono
Rabu 17 Desember 2025, 10:11 WIB
Ilustrasi panel surya dari Xurya.

Ilustrasi panel surya dari Xurya.

Techverse.asia - British International Investment (BII), lembaga pembiayaan pembangunan Inggris, telah resmi mengumumkan komitmen pembiayaan iklim sebesar 308 juta Poundsterling atau setara dengan Rp6,89 triliun di seluruh kawasan Asia Tenggara sebagai bagian dari periode strategi saat ini, dengan target untuk menyalurkan hingga 500 juta Poundsterling atau sekitar Rp11,19 triliun pada tahun depan.

Komitmen regional ini menyusul investasi ekuitas langsung BII di Xurya, usaha rintisan (startup) penyedia tenaga surya atap komersial dan industri terkemuka di Indonesia, yang didukung oleh AC Ventures Capital.

Baca Juga: TransTRACK Raih Halal Logistics Excellence Award

Seiring dengan meningkatnya eksposur modal institusional terhadap transisi energi Asia Tenggara, platform alias pelantar dengan rekam jejak operasional yang mapan semakin berfungsi sebagai titik acuan untuk investasi lebih lanjut.

Komitmen regional BII sebesar Rp6,89 triliun tersebut, menyusul investasinya di Xurya, yang mencerminkan peran model tenaga surya atap dan terdistribusi yang dapat diskalakan dalam memenuhi permintaan komersial dan tujuan dekarbonisasi nasional.

Di Indonesia sendiri, Xurya telah menjadi peserta kunci dalam pertumbuhan pasar tenaga surya atap, mempelopori model sewa tanpa biaya di muka untuk pelanggan komersial dan industri (C&I). Perusahaan telah mengamankan kapasitas proyek tenaga surya lebih dari 200 MWp, menyediakan solusi menyeluruh mulai dari studi kelayakan dan desain sistem hingga instalasi dan operasi.

Sejalan dengan Rencana Bisnis Penyediaan Listrik (RUPTL) Indonesia periode 2025–2035, Xurya telah memperluas bisnisnya ke proyek tenaga surya off-grid untuk sektor komersial dan industri (C&I) serta Independent Power Producer (IPP), yang menjawab kebutuhan permintaan skala besar dan akses energi di daerah terpencil dan kurang terlayani.

Baca Juga: 6 Tahun Beroperasi, Xurya Membangun Lebih dari 100 MW PLTS

Energi surya diperkirakan akan menjadi kontributor terbesar terhadap target kapasitas energi terbarukan Indonesia sebesar 38 GW pada 2035 yang akan datang.

Ekspansi ini dibangun di atas investasi berkelanjutan dalam kemampuan teknis, penyimpanan baterai, dan kesiapan operasional, bersamaan dengan penguatan kelembagaan untuk mendukung pengembangan proyek jangka panjang.

Sehingga posisi Xurya mencerminkan meningkatnya minat investor pada platform yang menggabungkan eksekusi lokal dengan kemampuan untuk berkembang di berbagai segmen rantai nilai energi.

“Keputusan ini bukan hanya langkah bisnis, tetapi juga langkah maju dalam menjadikan energi bersih lebih mudah diakses dalam skala besar. Dengan meningkatnya komitmen pemerintah terhadap sektor tenaga surya melalui RUPTL, kami melihat momentum yang kuat baik dalam tenaga surya terdistribusi maupun IPP,” kata Eka Himawan selaku Pendiri & Direktur Utama Xurya belum lama ini kami lansir, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga: Ada Kesenjangan Gender dalam Akses Modal Startup, AC Ventures Berpartisipasi dalam We Fund Climate

Eka mengatakan bahwa Xurya siap berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan dan menerapkan pengalaman mereka dalam mengembangkan dan mengoperasikan proyek tenaga surya untuk mendukung transisi energi Indonesia.

Sebelumnya pada November lalu, Xurya melakukan ekspansi secara masif ke pasar tenaga surya Komersial dan Industri (C&I) dan Produsen Listrik Independen (IPP) di luar jaringan listrik. Langkah ini menggarisbawahi komitmen perusahaan rintisan tersebut untuk mendukung kemandirian energi nasional dan memperkuat perannya sebagai pemain kunci dalam transisi energi bersih dan tujuan pembangunan berkelanjutan di dalam negeri.

Ekspansi ini sejalan dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2035, yang menargetkan pembangkitan energi terbarukan sebesar 38 GW pada 2035 mendatang, dengan tenaga surya diharapkan menjadi kontributor terbesar. RUPTL ini juga menekankan perlunya memperluas akses di wilayah terpencil dan di luar jaringan listrik, area di mana Xurya bermaksud memainkan peran penting.

Baca Juga: Arysun Dapat Pendanaan Awal Rp9,5 Miliar, Sediakan Tenaga Surya Terjangkau

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)