Meta Meluncurkan Fitur Anyar untuk Perlindungan terhadap Penipuan

Rahmat Jiwandono
Kamis 19 Maret 2026, 15:49 WIB
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)

ilustrasi online scam (Sumber: freepik)

Techverse.asia - Meta pada bulan ini baru saja mengumumkan akan menghadirkan lebih banyak alat deteksi penipuan ke platform mereka, yaitu Facebook, WhatsApp, dan Messenger, yang dapat membantu pengguna melindungi akun mereka.

Baca Juga: POCO X8 Pro Series Rilis Global, Cek Spesifikasi Lengkapnya

Raksasa teknologi ini menyatakan bahwa fitur-fitur baru tersebut dirancang untuk memperingatkan pengguna sebelum mereka berinteraksi dengan sesuatu yang mencurigakan, dengan mencatat bahwa penipu mencoba menghindari deteksi dan mungkin tidak langsung menggunakan akun secara jahat.

Pertama, Meta akan meluncurkan alat berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengidentifikasi peniru merek dan selebriti, serta untuk mendeteksi tautan yang menyesatkan, yang seharusnya membantu mereka dengan cepat menindak penipuan.

Kedua, mereka juga sudah menambahkan peringatan baru untuk memperingatkan agar tidak berinteraksi dengan akun yang berpotensi curang.

Baca Juga: Waspada Online Scam Lewat Info Lowongan Kerja! Bisa Berujung Tindak Pidana Perdagangan Orang

Di Facebook, Meta akan meluncurkan peringatan untuk permintaan pertemanan yang mencurigakan, sedangkan WhatsApp mendapatkan peringatan untuk permintaan penautan perangkat, dan Messenger juga akan mengeluarkan peringatan jika sebuah akun tampak mencurigakan.

Pengguna WhatsApp sekarang akan menerima peringatan saat tanda bahaya terdeteksi dalam sinyal perilaku untuk permintaan penautan perangkat, membantu mencegah penipu menautkan akun WhatsApp lain ke perangkat mereka sendiri.

Meta mengatakan bahwa peringatan ini akan menunjukkan kepada pengguna WhatsApp dari mana permintaan mencurigakan itu berasal, memberi mereka kesempatan untuk mempertimbangkan kembali permintaan tersebut sebelum menerimanya.

“Misalnya, mereka mungkin menyamar sebagai kompetisi bakat yang meminta Anda untuk memberikan suara dengan mengunjungi situs web dan memasukkan nomor telepon Anda, diikuti dengan kode tautan perangkat di WhatsApp Anda,” jelas Meta dalam sebuah postingan blog kami lihat, Kamis (19/3/2026).

Baca Juga: WhatsApp Tingkatkan Tambahkan Fitur Stiker dan Tag Anggota di Grup Chat

“Mereka juga mungkin mencoba menipu Anda untuk memindai kode QR dengan dalih palsu, yang kemudian akan menghubungkan perangkat penipu ke akun Anda. Untuk mengantisipasi taktik ini, WhatsApp sekarang akan memberi tahu Anda ketika sinyal perilaku menunjukkan permintaan tautan mungkin mencurigakan,” lanjut bunyi postingan tersebut.

Peringatan serupa juga sedang diuji untuk permintaan pertemanan yang mencurigakan di Facebook. Peringatan eksperimental akan muncul ketika pengguna Facebook mengirim atau menerima permintaan dari “akun yang menunjukkan tanda-tanda aktivitas mencurigakan tertentu,” seperti kurangnya teman bersama atau berada di negara lain.

Kemudian pengguna juga akan melihat peringatan yang meminta untuk meninjau permintaan tersebut untuk membantu mereka memutuskan apakah akan memblokir atau menerimanya. Untuk Messenger, Meta meluncurkan deteksi penipuan canggihnya ke lebih banyak negara bulan ini, tapi perusahaan tidak menyebutkan negara mana saja.

Dengan deteksi penipuan canggih, ketika obrolan dengan kontak baru berisi pola yang umum dikaitkan dengan penipuan, seperti tawaran pekerjaan yang mencurigakan, Meta akan memperingatkan pengguna dan menanyakan apakah mereka ingin membagikan pesan obrolan terbaru untuk ditinjau oleh AI.

Baca Juga: Telegram Tambahkan Opsi Verifikasi Baru untuk Kurangi Penipuan

Jika potensi penipuan teridentifikasi, maka alat ini pun akan mendorong pengguna untuk memblokir atau melaporkan akun yang telah mereka ajak mengobrol. Selain itu, Meta juga akan memberikan informasi lebih lanjut tentang penipuan umum.

Raksasa media sosial ini telah meningkatkan tindakannya terhadap penipuan, khususnya yang dikenal sebagai penipuan yang memanfaatkan selebriti. Bulan lalu, mereka menggugat tiga entitas dari Brasil dan Tiongkok yang berada di balik penipuan yang memanfaatkan gambar dan deepfake orang-orang terkenal untuk mempromosikan produk dan skema investasi yang meragukan.

Meta menyebutkan bahwa selama tahun lalu, mereka telah menghapus sebanyak 159 juta iklan penipuan, 92 persen di antaranya dihapus sebelum ada yang melaporkannya, serta 10,9 juta akun Facebook dan Instagram yang terkait dengan pusat penipuan kriminal.

Baca Juga: Meta Desain Ulang Facebook, Apa Saja yang Berubah?

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)