Review Avatar Fire and Ash: Konflik Keluarga yang Berlapis dan Kritik Ekologis

Rahmat Jiwandono
Rabu 17 Desember 2025, 18:36 WIB
Varang adalah pemimpin dari Suku Ash (Mangkwan). (Sumber: 20th Century Studios)

Varang adalah pemimpin dari Suku Ash (Mangkwan). (Sumber: 20th Century Studios)

Techverse.asia - James Cameron cuma perlu waktu tiga tahun untuk melanjutkan waralaba Avatar. Film ketiganya Avatar: Fire and Ash yang merupakan iterasi dari Avatar The Way of Water siap menghipnotis lagi penonton akan dunia Pandora yang menakjubkan. Kamu sudah bisa menontonnya mulai sekarang di bioskop-bioskop terdekat di kotamu.

Avatar: Fire and Ash masih dibintangi muka-muka lama dari film sebelumnya, antara lain Sam Worthington, Zoe Saldana, Britain Dalton, Sigourney Weaver, dan Trinity Jo-Li Bliss. Selain deretan aktor dan aktris ini, ada wajah baru yang ikut meramaikan Avatar 3, yaitu David Thewlis dan Oona Chaplin.

Baca Juga: Sinopsis Film Para Perasuk, Ini Daftar Para Pemainnya

Mengambil latar satu tahun usai kematian Neteyam, putra dari Jack Sully dan Neytiri. Mereka masih dalam suasana berkabung sembari beradaptasi di lingkungan Suku Air (Metkayina), namun keduanya harus berhadapan dengan klan Na'vi dari wilayah vulkanik yang sangat agresif, yakni Suku Abu (Mangkwan).

Varang.

Mangkwan sendiri memiliki seorang pemimpin bernama Varang. Suku Abu juga sangat membenci Dewi Eywa. Hal ini kontras dengan klan Na'vi yang hidup selaras dengan alam. Ini menyibak sisi-sisi Pandora yang belum sepenuhnya dijelajahi.

Inti dari film ini sebenarnya masih sama: keluarga Jack bersama 'suku pribumi' di dunia Pandora melawan Quatrich dan pihak Resources Development Administration (RDA) dengan tujuan mereka masing-masing. Namun berbeda dengan film pendahulunya, kini konflik yang disajikan berlapis, sehingga durasi yang membuat pantat kita mati rasa enggak bakal terasa membosankan.

Baca Juga: Bocoran Film Avatar 3, James Cameron: Ada Na'vi yang Jahat

Jake dan Neytiri masih belum bisa sepenuhnya ikhlas akan kepergian Neteyam. Hal ini mengubah duka yang dirasakan oleh Neytiri menjadi dendam kepada manusia. Sedangkan, Lo'ak dituntut dewasa lebih cepat dari waktunya, menggantikan peran sang kakak. Ia sekarang punya tanggung jawab besar guna melindungi adik-adiknya.

Neytiri (kiri) dan Jake Sully.

Tak ketinggalan, kisah persahabatan Lo'ak dengan Tulkun (cerita utama pada Avatar 2) juga kembali disuguhkan dalam durasi yang pas. Dinamika relasinya dengan Jack juga menjadi bumbu cerita pada Avatar: Fire and Ash.

Di sisi lain, adik perempuannya, Kiri, juga berupaya mencari tahu mengenai asal usulnya dan kekuatan yang ia miliki. Karakter Spider yang berasal dari bangsa manusia juga memainkan alur yang penting dalam film ini. Anak-anak tersebut berupaya mencari tempatnya masing-masing di keluarga Jack Sully.

Baca Juga: Avatar: The Way of Water Jadi Film Keenam dalam Sejarah yang Melampaui $2 Miliar

Lebih lanjut, yang menjadi catatan penulis ialah kurangnya eksplorasi karakter Varang beserta klannya, yang enggak terlalu dalam seperti Metkayina di Avatar 2. Selama film diputar, lokasi tanah penuh abu dan gunung berapi cuma jadi pemanis belaka bagi Mangkwan. Pun kurang digali motif kebencian mereka kepada Dewi Eywa.

Avatar: Fire and Ash.

Enggak ketinggalan, James Cameron pun menyisipkan kritik ekologis melalui film Avatar: Fire and Ash ini. Itu digambarkan lewat ambisi RDA untuk melakukan kolonialisasi di dunia Pandora dan mengeksploitasi segala sumber daya yang dimiliki. Audiens diajak merefleksikan kondisi bumi kita yang kini dieksploitasi habis-habisan oleh manusia.

Selain alam yang rusak, perburuan fauna di alam juga Pandora semakin masif. Sebagai informasi, dalam film Avatar 2, hewan bernama Tulkun menjadi buruan utamanya untuk diekstrak cairan yang ada di dalam tubuhnya. Pesan yang ingin dia sampaikan adalah penting untuk menjaga alam dan hewan dari perilaku serakah manusia.

Aspek visual Avatar: Fire and Ash pastinya enggak perlu diragukan lagi. Sinematografi sentuhan Russell Carpenter memamerkan alam Pandora yang mengagumkan. Perpaduan antara makhluk-makhluk fiktif berukuran raksasa, karakter motion-capture, hingga aktor sungguh yang muncul di lokasi yang sama terlihat begitu mulus walau adalah hasil render digital.

Baca Juga: Review Legenda Kelam Malin Kundang, 'Warna Baru' Genre Film Indonesia

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive11 Mei 2026, 18:40 WIB

Spesifikasi Lengkap Audi E7X yang Dilansir di China, Tersedia 2 Varian Powertrain

SUV premium listrik berukuran besar ini menggabungkan kenyamanan dan keserbagunaan yang luar biasa dengan performa dinamis.
Audi E7X. (Sumber: Audi)
Techno11 Mei 2026, 16:58 WIB

Garmin x JL Audio Hadirkan Audio Rumah dengan Sistem Primacy Terbaru

Pengalaman akustik yang tak tertandingi memadukan suara berkinerja tinggi dengan keanggunan visual.
Garmin JL Audio Primacy. (Sumber: Garmin)
Automotive11 Mei 2026, 16:46 WIB

Changan Deepal S05 REEV Tampil Perdana di Indonesia, Begini Speknya

Ini bagian dari visi global Changan ‘Sharing The Future’, yang kini mulai diwujudkan untuk pasar Indonesia.
Changan Deepal S05 REEV. (Sumber: ist)
Techno11 Mei 2026, 15:43 WIB

Huawei Nova 15 Max Bawa Kapasitas Baterai Terbesar di Lininya

Huawei Nova 15 Max memiliki baterai terbesar yang pernah perusahaan pasangkan di sebuah ponsel.
Huawei Nova 15 Max.
Startup11 Mei 2026, 15:19 WIB

Innovate for Impact Day Jakarta 2026 Berupaya Satukan Inovasi Startup Asia Tenggara

Acara ini mendorong supaya perusahaan rintisan di Asia Tenggara berkolaborasi lintas sektoral.
Innovate for Impact Day Jakarta 2026. (Sumber: istimewa)
Techno11 Mei 2026, 14:34 WIB

Google Hadirkan Fitbit Air, Perangkat Wearable Bertenaga Kecerdasan Buatan

Perangkat wearable tanpa layar terbaru dari Google yang ringan dan memberikan wawasan kesehatan paling mendalam yang pernah kami dapatkan.
Google Fitbit Air. (Sumber: Google)
Startup11 Mei 2026, 13:39 WIB

Waste4Change Berkembang Seiring Asia Tenggara Mengevaluasi Kembali Ekonomi Pengelolaan Sampah

Waste4change sedang membangun infrastruktur pengelolaan limbah yang terintegrasi.
Operasi pemulihan limbah dan pengolahan hilir di fasilitas Waste4Change. (Sumber: istimewa)
Techno11 Mei 2026, 13:24 WIB

DJI Osmo Mobile 8P Meluncur Global, Ada Fitur Pembingkaian dan Pelacakan

Kini Para Kreator Dapat Membuka Fitur Gimbal Tingkat Lanjut dengan Osmo FrameTap, ActiveTrack 8.0, dan Apple DockKit
Osmo Mobile 8P. (Sumber: DJI)
Techno08 Mei 2026, 20:32 WIB

Intel Hadirkan Prosesor Core Series 3, Siap Mendukung Pemakaian AI

Prosesor ini menghadirkan fitur-fitur canggih dan arsitektur terbaru Intel untuk pembeli yang mengutamakan perangkat komersial dan perangkat edge yang penting.
Intel Core Series 3. (Sumber: Intel)
Techno08 Mei 2026, 19:11 WIB

Mantle, Bybit, dan Fluxion Bawa Tokenisasi Ekuitas xStocks ke Standar Institusional

Mantle memposisikan dirinya sebagai lapisan distribusi dan gerbang utama bagi institusi dan TradFi untuk terhubung dengan likuiditas on-chain dan mengakses aset dunia nyata.
Mantle x Bybit x Fluxion. (Sumber: istimewa)