Eksplorasi AI untuk Kesehatan Mental, Lenovo Ajak Gen Z dan Keluarga untuk Lebih Dekat, Lebih Hangat

Uli Febriarni
Jumat 07 Juni 2024, 12:13 WIB
Peduli kesehatan mental gen Z, Lenovo buat eksperimen sosial avatar memanfaatkan AI (Sumber: null)

Peduli kesehatan mental gen Z, Lenovo buat eksperimen sosial avatar memanfaatkan AI (Sumber: null)

Lenovo melakukan sebuah eksperimen sosial inovatif memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), bertujuan meningkatkan kesadaran Gen Z akan kesepian dan kecemasan mereka, yang diperburuk oleh perbedaan besar dalam kehidupan nyata dan online.

Penelitian baru dari Lenovo menemukan, 60% responden Gen Z berharap mereka dapat melakukan percakapan sulit dengan keluarga di kehidupan nyata.

Hampir separuh dari mereka (48%) mengatakan, berbicara dengan profesional terlatih akan memberi mereka kepercayaan diri untuk berbicara lebih terbuka dengan orang yang mereka cintai di dunia nyata.

Mengetahui hasil temuan itu, Lenovo ™ merilis iterasi terbaru dari proyek Work For Humankind, bertajuk 'Meet Your Digital Self'.

Baca Juga: Simak Kebaikan Yoghurt untuk Kesehatan Mental

Proyek Meet Your Digital Self menyoroti peran teknologi cerdas dan AI, dalam membantu memajukan perubahan dan mendukung profesional kesehatan mental, dalam mengatasi krisis kesehatan mental remaja global.

"Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi kaum muda, ketika menjalani kehidupan yang berbeda di dunia nyata dibandingkan di dunia maya. Karena dua pertiga (67 persen) Gen Z merasakan keterputusan antara dunia daring dan luring, sehingga memicu perasaan kesepian dan kecemasan," ungkap Lenovo, seperti dikutip Jumat (7/6/2024).

Meskipun hampir separuh (49%) Gen Z mengatakan lebih mudah mengekspresikan diri secara online dibandingkan offline, 60% berharap mereka dapat melakukan percakapan yang sulit dengan keluarga dan orang-orang terkasih di kehidupan nyata.

Lenovo mengeksplorasi peran teknologi AI dalam mendukung kesehatan mental gen Z (sumber: Lenovo)

Dalam eksperimen sosial pertama ini, Lenovo memfasilitasi percakapan yang menyentuh hati dan berdampak antara para peserta, anggota keluarga mereka, dan para avatar – percakapan yang mungkin tidak akan terjadi sebaliknya, dalam kehidupan nyata.

Anggota keluarga tersebut, awalnya tidak mengetahui tentang dunia online peserta Gen Z atau tidak memahami dan menerimanya: baik itu pilihan karier atau identitas gender mereka.

Kemudian, setelah mengajukan pertanyaan tentang avatar digital dan melakukan percakapan secara real-time, setiap anggota keluarga memperoleh wawasan berharga tentang jati diri orang yang dicintai Gen Z keluarga mereka (seperti yang diungkapkan para Gen Z di dunia online).

"Mereka juga dapat lebih memahami serta terhubung kembali dalam kehidupan nyata," klaim Lenovo.

Untuk diketahui, avatar 3D tidak hanya menyerupai setiap peserta, tetapi juga dibuat agar dapat merespons percakapan secara real-time – menyesuaikan nada, gerakan, dan ekspresi wajah berdasarkan diskusi. Supaya dapat melakukan itu, para avatar dilatih berdasarkan data yang datang langsung dari persona online masing-masing peserta.

Versi digital dari dua peserta Gen Z dibuat dengan menyatukan data dari seluruh media sosial, blog, dan forum mereka secara aman dengan persetujuan mereka.

Data dilatih dan diuji, dan proyek dirancang dan diwujudkan dengan perangkat, layanan, perangkat lunak, server, dan solusi cloud Lenovo. Ini adalah kali pertama solusi Lenovo bersatu untuk mengembangkan avatar semacam ini.

Perangkat dan solusinya mencakup workstation Lenovo ThinkStation™; komputer desktop ThinkCentre™; laptop Lenovo Legion™, ThinkBook™ dan Yoga™; tablet Lenovo; Monitor dan aksesori ThinkVision™; ponsel pintar motorola razr; Server Tepi ThinkEdge™ SE450; Layanan Profesional AI dan Lenovo | Penyimpanan Awan Dropbox.

Baca Juga: Mahasiswa Perlu Jaga Kesehatan Mental: Miliki Support System dan Hobi yang Digemari

Baca Juga: Anak Muda Rentan Alami Gangguan Kesehatan Mental, Sosiolog: Bisa Berdampak pada Ekonomi

Seorang peserta Gen Z dari Jepang, Chinatsu Hoashi, berkomentar usai mengikuti eksperimen sosial Meet Your Digital Self, yang menurutnya jelas membantu memperkuat hubungan dengan keluarga.

"Dengan menggunakan teknologi dan AI, saya bisa lebih terbuka dan menyampaikan apa yang saya selalu ingin mereka ketahui. Hal ini berdampak positif pada kesehatan mental saya. Saya akhirnya dapat mengungkapkan perasaan yang selama ini saya hindari untuk diungkapkan kepada orang lain karena saya terlalu malu," ungkapnya.

Sementara itu peserta gen Z dari Inggris, Oscar Jackson-Walsh, merasa terbantu jadi lebih percaya diri dan menjembatani kesenjangan antara dirinya dan kepribadian onlinenya, setelah ikut dalam eksperimen ini.

"Hal ini juga memungkinkan saya untuk melakukan percakapan yang lebih terbuka dengan keluarga saya seputar identitas saya. Itu tidak hanya membuat saya merasa lebih dicintai dan diterima dibandingkan sebelumnya, tetapi juga tidak terlalu sendirian dan cemas dalam ruang keluarga," imbuh dia.

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Mental Saat Hadapi Tekanan Kiri Kanan: Cukup Tidur Dan Jangan Lupa Makan

Wakil Presiden Global dan CMO Intelligent Devices Group dan Pasar Internasional di Lenovo, Emily Ketchen, menyebut Lenovo menyadari pentingnya mencapai keseimbangan digital yang sehat untuk kesejahteraan mental kita secara keseluruhan.

Dengan kemajuan besar dalam AI dan teknologi yang lebih cerdas, sekarang adalah waktu yang tepat, untuk mengeksplorasi dan menguji coba cara-cara baru yang kreatif dalam menggunakan teknologi seperti AI dengan bijaksana dan bertanggung jawab, demi kebaikan yang lebih besar.

"Kami berharap, melalui eksperimen sosial 'Meet Your Digital Self' dapat memicu percakapan bermakna, yang berkontribusi terhadap kesejahteraan mental individu dan komunitas di seluruh dunia," tuturnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)