Sam Altman Bukan Lagi CEO OpenAI, Karena Dewan Direksi Kecewa?

Uli Febriarni
Sabtu 18 November 2023, 11:50 WIB
CEO OpenAI Sam Altman (Sumber : Getty Image via Fortune)

CEO OpenAI Sam Altman (Sumber : Getty Image via Fortune)

Jumat (17/11/2023) menjadi hari yang cukup mengejutkan di kalangan pengamat teknologi, karena Sam Altman dipecat sebagai CEO OpenAI.

Selanjutnya, perusahaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) itu menunjuk Mira Murati, yang sebelumnya Chief Technology Officer (CTO) sebagai CEO sementara dan berlaku efektif segera.

"Proses pencarian sedang berlangsung untuk mengidentifikasi penerus permanen," demikian diumumkan OpenAI, dikutip Sabtu (18/11/2023).

Dewan direksi OpenAI, mengumumkan sendiri bahwa Sam Altman akan mengundurkan diri sebagai CEO dan meninggalkan dewan direksi. Lanjut kabar itu.

Sam Altman Dipecat Karena Direksi Kecewa?

Pengumuman itu mengungkap, kepergian Altman dari OpenAI diawali oleh proses peninjauan yang telah dilakukan oleh dewan. Mereka menyimpulkan, Sam Altman tidak secara konsisten jujur dalam komunikasinya dengan dewan, sehingga menghambat kemampuan dewan untuk melaksanakan tanggung jawabnya.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Usaha Warung Kopi Begitu Banyak dan Terus Bertambah

Baca Juga: Indonesia dan Singapura Memimpin Pendanaan Fintech di Asia Tenggara

"Dewan tidak lagi percaya pada kemampuannya untuk terus memimpin OpenAI," tegas dewan.

Dewan direksi juga berterimakasih atas kontribusi Sam Altman selama pendirian dan pertumbuhan OpenAI. Meski demikian, dalam tulisan itu, dewan direksi menilai perlu adanya kepemimpinan baru untuk bergerak memajukan misi perusahaan, yaitu memastikan kecerdasan umum buatan bermanfaat bagi seluruh umat manusia.

Menurut The Information, pemecatan Altman menyusul argumen internal mengenai apakah OpenAI mengembangkan teknologi kecerdasan buatan dengan cara yang aman.

Selama pertemuan setelah pemecatan Altman, karyawan bertanya kepada kepala ilmuwan OpenAI, Ilya Sutskever: Apakah pemecatan CEO adalah 'kudeta' atau 'pengambilalihan pihak yang bermusuhan?'.

Hal ini sepertinya menyiratkan bahwa, sejumlah personel bertanya-tanya apakah pemecatan Sam Altman karena Altman dinilai terlalu cepat mengomersialkan teknologi OpenAI, sehingga mengorbankan potensi masalah keamanan.

CTO Mira Murati Diangkat Jadi CEO OpenAI

Dewan direksi juga mengungkap alasan penunjukkan Mira Murati sebagai CEO OpenAI sementara. Yakni, Mira dianggap telah memainkan peran penting dalam evolusi OpenAI menjadi pemimpin AI global.

"Dia memiliki keahlian yang unik, pemahaman tentang nilai-nilai, operasi, dan bisnis perusahaan, dan telah memimpin fungsi penelitian, produk, dan keselamatan perusahaan," kata perusahaan.

Mira juga dinilai memiliki pengalaman tata kelola dan kebijakan, atas pertimbangan itulah dewan direksi yakin bahwa ia memenuhi syarat untuk peran tersebut.

"Mira sangat memenuhi syarat untuk menjabat sebagai CEO sementara. Kami sangat yakin dengan kemampuannya memimpin OpenAI selama masa transisi ini," demikian ditulis pula dalam pengumuman.

Baca Juga: Minat Terhadap Paylater Tinggi: Pengguna Kredivo Naik 20 Kali Lipat Hanya Dalam 5 Tahun, Sasaran Berikutnya Kota Tier 2 dan Tier 3

Bukan hanya Sam Altman yang digeser dari kepemimpinannya di OpenAI, melainkan juga Greg Brockman; ia akan mengundurkan diri sebagai ketua dewan direksi dan akan tetap menjalankan perannya di perusahaan, melapor kepada CEO.

Tetapi laman Reuters mengabarkan, Greg Brockman mengundurkan diri dari perusahaan, ia mengumumkan pada platform perpesanan X.

"Berdasarkan berita hari ini, saya berhenti," tulisnya.

Mengenai kabar ini, Sam Altman lewat akun X miliknya memberikan pernyataan atas pergantian CEO perusahaan yang turut membesarkan namanya tersebut.

Baca Juga: Pawprints Raih Pendanaan Rp27 Miliar, Tahun Depan Launching Produk Makanan Anjing Insect-Based

"saya menyukai waktu saya di openai. ini sangat transformatif bagi saya pribadi, dan semoga dunia sedikit berubah. yang terpenting, saya senang bekerja dengan orang-orang berbakat seperti itu.

akan berbicara lebih banyak tentang apa yang akan terjadi selanjutnya nanti," tulis Sam Altman.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)