Apakah AI Akan Menggantikan Kerja Manusia? Sam Altman, CEO OpenAI, Menjawab Begini

Uli Febriarni
Jumat 24 Maret 2023, 15:53 WIB
CEO OpenAI Sam Altman (Sumber : FORTUNE)

CEO OpenAI Sam Altman (Sumber : FORTUNE)

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence (AI)) semakin menjadi tren yang diminati oleh banyak orang, banyak perusahaan, banyak organisasi, dan banyak aplikasi.

Memiliki kemampuan untuk terus berkembang, menyesuaikan dengan masukan yang diterima dari para penggunanya, AI diperlihatkan menjadi teknologi yang bisa melakukan banyak hal.

Di tengah kemampuan AI yang seolah 'serba bisa', muncul keprihatinan dari banyak orang, menyoal kemampuan destruktif dari teknologi ini. Apa itu? AI menggantikan pekerjaan manusia.

Baca Juga: Sam Altman, Sang CEO OpenAI Ini Ternyata Takut dengan Teknologi Kecerdasan Buatan

Baca Juga: Sam Altman, CEO OpenAI: ChatGPT Itu Keren, Tapi Mengerikan

Baca Juga: OpenAI Koneksikan ChatGPT dengan Internet

Dalam wawancara bersama media ABC News, CEO OpenAI, Sam Altman, menjelaskan ini dengan panjang lebar.

Seperti kita ketahui, OpenAI adalah perusahaan yang semakin terkenal di masa kini, usai mengembangkan bot ChatGPT. GPT adalah singkatan dari Generative Pre-trained Transformer. ChatGPT bekerja dengan menciptakan jawaban seperti manusia untuk beragam. Kehadiran ChatGPT menimbulkan tren dan kegemaran baru masyarakat atas AI.

Altman mengatakan, AI kemungkinan akan menggantikan beberapa pekerjaan dalam waktu dekat, dan ia khawatir seberapa cepat itu bisa terjadi.

"Saya pikir selama beberapa generasi, umat manusia telah membuktikan bahwa mereka dapat beradaptasi dengan luar biasa terhadap perubahan teknologi besar," kata Altman, kami lansir pada Jumat (24/3/2023).

Altman kemudian mendorong orang untuk melihat ChatGPT lebih sebagai alat, bukan sebagai pengganti.

"Kreativitas manusia tidak terbatas, dan kami menemukan pekerjaan baru. Kami menemukan hal baru untuk dilakukan," demikian Altman memberi penekanan.

Cara ChatGPT dapat digunakan sebagai alat untuk kemanusiaan lebih besar daripada risikonya, menurut Altman.

"Kita semua dapat memiliki pendidik yang luar biasa di kantong kita yang disesuaikan untuk kita, yang membantu kita belajar," lanjutnya.

Baca Juga: 5 Cara Mendampingi Sahabatmu yang Sedang Berdukacita, Hindari Membandingkan Kesedihan!

Baca Juga: Twitter Akan Hapus Centang Biru dari Akun yang Tidak Berlangganan 'Twitter Blue'

Baca Juga: Berbuka Puasa dengan Gorengan dan Manis-Manis? Ini Aturannya

Ia kemudian disinggung mengenai penggunaan ChatGPT, yang telah menjadi kontroversi di bidang pendidikan. Karena beberapa siswa menggunakannya untuk menyontek saat mengerjakan tugas.

Dan saat bersamaan, pendidik bingung apakah itu bisa jadi perpanjangan dari diri mereka sendiri (ChatGPT dianggap sebagai guru pendamping), atau apakah itu menghalangi motivasi siswa untuk belajar.

"Pendidikan harus berubah, tetapi sering terjadi dengan teknologi. [Dengan ChatGPT], siswa akan dapat memiliki semacam guru yang melampaui ruang kelas. Salah satu hal yang paling membuat saya bersemangat adalah kemampuan untuk memberikan pembelajaran individu; pembelajaran individu yang hebat untuk setiap siswa," tegas Altman.

Di bidang apa pun, Altman dan timnya ingin pengguna menganggap ChatGPT sebagai co-pilo: seseorang yang dapat membantu kita menulis kode komputer ekstensif atau memecahkan masalah.

Altman percaya teknologi kecerdasan buatan akan membentuk kembali masyarakat seperti yang kita kenal. Dia percaya AI adalah teknologi hebat yang pernah dikembangkan manusia untuk meningkatkan kehidupan. Tetapi AI juga datang dengan bahaya nyata.

"Kita harus berhati-hati di sini. Saya pikir orang seharusnya senang bahwa kami sedikit takut akan hal ini," imbuhnya. 

Altman menegaskan, OpenAI membutuhkan regulator dan masyarakat untuk terlibat sebanyak mungkin dengan peluncuran ChatGPT. Ia berkeras bahwa, umpan balik akan membantu mencegah potensi konsekuensi negatif yang dapat ditimbulkan oleh teknologi terhadap umat manusia.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:46 WIB

Shutterstock Memperluas Solusi AI Generatif Komersial dengan AI Video Generator

Sistem kreatif terintegrasi di mana konten premium dan AI berkonvergensi untuk menghasilkan output berkualitas tinggi yang dapat dilisensikan.
Video generator milik Shutterstock. (Sumber: Shutterstock)
Techno01 Mei 2026, 17:36 WIB

Colorful Luncurkan 2 Motherboard Battle-Ax Terbaru dengan Wi-Fi 7

Konektivitas Wi-Fi 7 untuk latensi lebih rendah dan koneksi lebih stabil.
Colorful B860M dan B870M Series. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:08 WIB

Hollyland Melo P1, Studio Nirkabel yang Dirancang untuk Kreasi Audio Cepat

Set ini terdiri dari mikrofon, mixer, earphone, dan remote control.
Hollyland Melo P1.
Techno01 Mei 2026, 16:38 WIB

Saramonic WiTalk9 X: Sistem Interkom Nirkabel Ringan dengan Desain Modular

Desain Modular Pertama di Industri untuk Fleksibilitas Maksimal.
Saramonic WiTalk9 X. (Sumber: Saramonic)
Techno01 Mei 2026, 15:54 WIB

DJI Menghadirkan Mikrofon Nirkabel Mic Mini 2 Baru, Intip Speknya

Mikrofon Nirkabel Ringkas DJI Dilengkapi Penutup Depan Berwarna-warni untuk Menyesuaikan dengan Gaya Apa Pun.
DJI Mic Mini 2. (Sumber: DJI)
Automotive30 April 2026, 17:45 WIB

Hyundai IONIQ V Dipamerkan di Auto China 2026, Daya Jelajah Sampai 600 Km

Tiongkok diposisikan sebagai pusat strategis untuk inovasi EV dan daya saing global.
Hyundai IONIQ V.
Automotive30 April 2026, 17:16 WIB

Toyota Alphard Hybrid Kini Didukung Welcab Access Seat

Tambahan ini bermanfaat Untuk Memberikan Pengalaman yang Nyaman Bagi Keluarga Tercinta.
Toyota Alphard Hybrid EV. (Sumber: Toyota)
Techno30 April 2026, 16:52 WIB

Motorola Edge 70 Pro Debut Global, Pakai Cip Dimensity 8500 Extreme

Motorola meluncurkan Motorola Edge 70 Pro yang ramping dan modis serta pendekatan desain Collections by Motorola yang baru.
Motorola Edge 70 Pro. (Sumber: Motorola)