AI Pin: Perangkat Kecerdasan Buatan yang Bisa Kamu Pakai di Baju, yang Minat Bisa Membelinya 16 November 2023

Uli Febriarni
Senin 13 November 2023, 17:18 WIB
AI Pin buatan Humane (Sumber : Humane)

AI Pin buatan Humane (Sumber : Humane)

Perangkat kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) saat ini jamak kita temukan. Namun, banyak di antaranya berupa bot, robot, robot humanoid, drone dan perangkat komputasi yang berukuran besar. Melihat kebutuhan akan adanya perangkat AI yang lebih wearable dan enteng, maka sebuah perusahaan di Silicon Valley, Humane, membuat sebuah perangkat AI yang dinamakan AI Pin.

Pin AI ini menjadi perangkat AI yang bisa digunakan dengan cara ditempel di kemeja, blus, bahkan mungkin dressmu. 

AI Pin dapat mengambil foto, mengirim teks, menggunakan laser untuk digunakan sebagai proyektor, dan dilengkapi dengan asisten virtual setajam ChatGPT.

AI Pin mulai dijual di Amerika Serikat, 16 November 2023. Pesanan akan mulai dikirimkan pada awal 2024.

"Masih terlalu dini untuk mengatakan 'apakah harapan Humane bahwa AI Pin dapat membantu orang untuk hidup lebih baik pada saat ini akan terbukti benar?, atau 'apakah itu hanya akan memberikan cara baru untuk menjadi terobsesi secara tidak sehat dengan teknologi?'," ungkap laman Wired, dilansir Senin (13/11/2023).

Baca Juga: Gabungkan AI dan Dansa K-pop, Platform Stepin Kini Tersedia di Ratusan Negara

Baca Juga: Sugoi! John Wick Bakal Dibuat Jadi Anime

CEO Humane, Bethany Bongiorno, meyakini daya tarik AI Pin dan menyebutnya sebagai komputer kontekstual pertama di dunia. Menurutnya, AI kini telah menjadi sesuatu yang membuat semua orang penasaran dan ingin tahu bagaimana AI akan mengubah hidup mereka.

"Kami menawarkan kesempatan pertama untuk membawanya ke mana saja. Hal ini benar-benar menyentuh orang-orang dari berbagai latar belakang, setiap kelompok umur, secara global, dalam hal apa yang kami rasakan dan lihat dalam masukan," terangnya. 

AI Pin (Sumber: Humane)

Ia menuturkan, bentuk perangkat ini mirip dengan bros, kaleng permen, atau bungkus rokok yang dipotong menjadi dua. 

AI Pin hadir dalam tiga warna; warna hitam di sekelilingnya, hitam dengan warna silver di bagian tepinya, dan putih dengan tepian silver.

Untuk bisa dikenakan, AI Pin terdiri dari dua bagian: perangkat persegi dan baterai yang menempel dengan magnet ke pakaian pengguna atau permukaan lainnya.

Baca Juga: Volvo EM90: Mobil Listrik Terbaru Volvo, Tampil Mewah Luar Dalam

Klip yang dijual terpisah, memungkinkan untuk memasang AI Pin ke pakaian yang lebih tebal atau tali tas. Sementara itu, magnet yang lebih ringan yang disertakan dengan perangkat ini berfungsi untuk pakaian sutra atau perlengkapan olahraga.

AI Pin ditenagai oleh prosesor Snapdragon, meskipun demikian belum diketahui jelas model chipset yang mana yang digunakan, ulas The Verge

AI Pin memiliki berat sekitar 34 gram dan booster baterainya menambahkan beratnya sebesar 20 gram lagi, maka totalnya sekitar 54 gram. Kamera internal AI Pin dapat mengambil foto dengan resolusi 13 megapiksel.

Co Founder Humane, Imran Chaudhri, menegaskan bahwa orang yang menggunakan alat pacu jantung, jika ingin menggunakan AI Pin, ia harus berkonsultasi dengan dokter mereka tentang potensi gangguan magnet.

AI Pin Humane memiliki lampu indikator, yang menunjukkan kepada orang-orang di sekitar saat mikrofon atau kamera diaktifkan.

Baca Juga: Peneliti NASA Temukan Gugus Galaksi Berbentuk Seperti Pohon Natal

Chaudhri mengatakan, lampu ini dirancang sedemikian rupa. Maka jika dirusak, perangkat tersebut tidak dapat dioperasikan, sehingga tidak dapat digunakan untuk memata-matai.

Pin dikontrol dengan ketukan, gerakan tangan, dan perintah suara. Ketukan dua kali dengan dua jari pada panel sentuh di bagian depan perangkat, akan mengambil foto
Ketuk dua kali lalu tahan tempat itu untuk merekam video.

Tetapi kemampuan video tidak akan diluncurkan hingga pembaruan perangkat lunak pada awal 2024.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)