Mahasiswa Unhar di Amerika Serikat Bakal Diajar Oleh Chatbot AI

Uli Febriarni
Kamis 29 Juni 2023, 18:51 WIB
Universitas Harvard (Sumber : Harvard Edu)

Universitas Harvard (Sumber : Harvard Edu)

Baca Juga: Kereta Di Jepang Juga Pernah Telat Kok, Salah Satunya Karena Si Masinis Lupa Password Tablet

Universitas Harvard berencana untuk menggunakan chatbot kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mirip dengan ChatGPT, sebagai instruktur pada kursus coding. Kabar ini ditulis oleh laman The Independent, yang kami lansir pada Kamis (29/6/2023).

Dalam rencana universitas, nantinya mahasiswa yang terdaftar di program Ilmu Komputer 50: Pengantar Ilmu Komputer (CS50) akan didorong untuk menggunakan alat kecerdasan buatan, saat kelas dimulai pada September 2023. Dosen AI ini kemungkinan akan bekerja pada model bahasa OpenAI GPT 3.5 atau GPT 4, menurut instruktur kursus.

Profesor CS50, David Malan, mengungkap bahwa pada akhirnya, mereka berharap dapat memperkirakan rasio guru:siswa 1:1 untuk setiap siswa di CS50. Karena dengan memberi mereka alat berbasis perangkat lunak itu selama 24 jam dalam tujuh hari, itu dapat mendukung pembelajaran mereka dengan cepat.

"Memberikan dukungan yang disesuaikan dengan pertanyaan khusus mahasiswa, telah lama menjadi tantangan dalam skala besar melalui edX dan OpenCourseWare secara lebih umum. Dengan begitu banyak mahasiswa online, sehingga fitur ini akan bermanfaat bagi mahasiswa baik di dalam maupun di luar kampus," kata dia, kepada The Harvard Crimson.

Baca Juga: Efek Kelebihan dan Kekurangan Makan Daging untuk Tubuh

Mahasiswa Diminta Berhati-hati dengan Jebakan Masukan dari Chatbot

Bot AI akan menawarkan umpan balik kepada siswa, membantu menemukan bug dalam kode mereka atau memberikan umpan balik pada pekerjaan mereka, kata Profesor Malan.

Malan menambahkan, para siswa akan diperingatkan tentang jebakan AI, dengan mengatakan mereka harus selalu berpikir kritis ketika disajikan dengan informasi.

"Tetapi alat-alat itu hanya akan menjadi lebih baik melalui umpan balik dari siswa dan guru. Jadi, mereka juga akan menjadi bagian dari proses," ujarnya.

Seperti kita pahami saat ini, ChatGPT OpenAI menjadi aplikasi dengan pertumbuhan tercepat sepanjang masa sejak diluncurkan pada November 2022.

Chatbot mencapai 100 juta pengguna aktif dalam waktu dua bulan setelah diluncurkan, dengan pengguna tertarik dengan kemampuannya untuk melakukan berbagai tugas; mulai dari menulis puisi dan esai, hingga membuat kode komputer.

Baca Juga: The Dog and The Boy: Anime Netflix Jepang yang Dibuat Menggunakan AI

Alat AI lain yang diluncurkan untuk bersaing dengan ChatGPT termasuk Bard Google, yang memiliki kemampuan serupa dengan saingannya.

Pembaruan terbaru untuk Bard, memungkinkannya untuk tidak hanya menulis kode tetapi juga mengeksekusinya sendiri; yang diklaim Google, memungkinkannya untuk memecahkan masalah pada tingkat yang jauh lebih dalam daripada sistem AI generatif saat ini.

Meski demikian, pihak Harvard mengakui bahwa keakuratan dan 'halusinasi' AI tetap menjadi masalah signifikan dengan teknologi semacam itu. Bahkan Google telah memperingatkan, Bard tidak akan selalu benar, meskipun ada peningkatan.

Sederetan Chatbot yang 'Gantikan' Peran Manusia

1. Chatbot Menggantikan Hakim

Kali pertama, seorang hakim di Kolombia, yakni Hakim Juan Manuel Padilla Garcia, yang memimpin Pengadilan Sirkuit Pertama di kota Cartagen, menggunakan ChatGPT untuk membuat keputusan pengadilan.

Ia mengatakan, menggunakan alat AI untuk mengajukan pertanyaan hukum tentang kasus tersebut dan menyertakan tanggapannya dalam keputusannya, menurut dokumen pengadilan tertanggal 30 Januari 2023.

Kasus tersebut melibatkan perselisihan dengan perusahaan asuransi kesehatan, tentang apakah seorang anak autis harus menerima pertanggungan untuk perawatan medis.

Menurut dokumen pengadilan, pertanyaan hukum yang dimasukkan ke dalam alat AI termasuk "Apakah anak di bawah umur autis dibebaskan dari pembayaran biaya terapi mereka?" dan "Apakah yurisprudensi mahkamah konstitusi membuat keputusan yang menguntungkan dalam kasus serupa?"

2. Chatbot Jadi Alternatif Pegawai Pemerintahan

Sejumlah kota di Jepang dikabarkan akan memakai ChatGPT, untuk menggantikan pekerja manusia. Hal itu dilakukan oleh pemerintah distrik di negara setempat, untuk menyiasati kekurangan sumber daya manusia.

Kabar penggunaan tenaga kecerdasan buatan dan ChatGPT itu dilaporkan oleh The Japan Times, yang kami akses pada Minggu (30/4/2023).

Mereka menuliskan, di antara lembaga keuangan besar di negara itu, Broker Daiwa Securities telah memimpin dalam mengadopsi chatbot ChatGPT, untuk membantu karyawannya bekerja lebih efisien.

Daiwa Securities mulai menggunakan ChatGPT dan teknologi itu dan menggambarkan keputusan itu memiliki 'potensi yang sangat besar'. Daiwa Securities menggunakannya dengan tujuan untuk merampingkan tugas sehari-hari, termasuk pengumpulan informasi dalam bahasa Inggris.

3. Chatbot Menjadi Pemimpin Ibadat di Gereja

Di gereja sekitar kita, seorang pendeta atau pastor mungkin masih dipercaya menjadi pemimpin ibadat bersama jemaat. Tetapi pada Juni 2023, chatbot ChatGPT karya OpenAI memimpin ibadat bagi jemaat Kristen Protestan di gereja St. Paul, wilayah Kota Fuerth, Bavaria, Jerman.

Arstechnica mengabarkan, ini merupakan gagasan dari Jonas Simmerlein, seorang teolog dan filsuf dari Universitas Wina. Isi khotbah berfokus pada topik meninggalkan masa lalu, mengatasi rasa takut akan kematian, dan tidak pernah kehilangan keyakinan kepada Yesus Kristus.

Dalam laman berita Associated Press, dituliskan kalau sosok buatan ChatGPT itu dihadirkan berbentuk empat avatar dengan persona berbeda-beda; dua lelaki dan dua perempuan. Sosok yang diciptakan chatbot berkhotbah kepada lebih dari 300 orang yang hadir sekitar 40 menit lamanya. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)